Musi Online | Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung di Lahat, Motif Diduga Karena Uang Judi Slot
HDCU
Home        Berita        Hukum Kriminal

Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung di Lahat, Motif Diduga Karena Uang Judi Slot

Musi Online
https://musionline.co.id 09 April 2026 @18:06
Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung di Lahat, Motif Diduga Karena Uang Judi Slot
Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung di Lahat, Motif Diduga Karena Uang Judi Slot.

Musionline.co.id, Lahat - Kasus pembunuhan sadis yang disertai mutilasi menggemparkan warga Kabupaten Lahat. 
Seorang pria berinisial AF (23) tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, SA (63), diduga karena tidak diberi uang untuk bermain judi slot online. 
Peristiwa tragis ini menjadi perhatian publik sekaligus sorotan serius aparat penegak hukum.
Jajaran Polda Sumatera Selatan melalui Polres Lahat bergerak cepat mengungkap kasus tersebut. 
Tersangka berhasil diamankan pada Rabu (8/4/2026) di sebuah penginapan di wilayah Lahat setelah melalui proses penyelidikan intensif.
Pengungkapan kasus bermula dari laporan warga terkait penemuan potongan tubuh manusia yang terkubur di area kebun di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang. 
Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh tim Satreskrim Polres Lahat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan bukti-bukti.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi berhasil mengidentifikasi korban sebagai SA (63), seorang ibu rumah tangga.
Kecurigaan mengarah kepada anak kandung korban sendiri setelah ditemukan sejumlah petunjuk yang menguatkan dugaan keterlibatan pelaku.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pembunuhan terjadi pada Sabtu (28/3/2026) di Desa Danau Belidang, Kecamatan Mulak Sebingkai. 
Tersangka diduga menghabisi nyawa korban menggunakan senjata tajam jenis parang. Aksi keji tersebut dilakukan di dalam rumah korban.
Setelah memastikan korban meninggal dunia, tersangka berupaya menghilangkan jejak dengan cara membakar tubuh korban.
Namun, usaha tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Pelaku kemudian mengambil langkah lebih sadis dengan memutilasi tubuh korban menjadi beberapa bagian.
Potongan tubuh korban dimasukkan ke dalam tiga karung plastik sebelum akhirnya dibawa ke lokasi kebun di Desa Karang Dalam untuk dikuburkan. 
Untuk mengelabui orang lain, tersangka bahkan meminta bantuan seseorang untuk menggali lubang dengan alasan keperluan kebun, tanpa mengungkap tujuan sebenarnya.
Polisi yang melakukan pengembangan kasus berhasil mengamankan barang bukti berupa tiga karung plastik yang digunakan untuk menyimpan potongan tubuh korban. 
Selain itu, sejumlah barang lain yang berkaitan dengan tindak kejahatan juga turut disita guna kepentingan penyidikan.
Dari hasil pendalaman, motif pembunuhan diduga kuat dipicu oleh emosi pelaku yang kesal karena permintaannya untuk diberikan uang tidak dipenuhi oleh korban. 
Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk bermain judi daring jenis slot, yang belakangan diketahui menjadi kebiasaan pelaku.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindak tegas setiap tindak kriminal yang menghilangkan nyawa.
“Kami memastikan proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan tuntas. Penangkapan ini merupakan bukti kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lahat, Muhammad Ridho Pradani, menyampaikan bahwa pihaknya terus melengkapi berkas perkara dengan melakukan pemeriksaan saksi dan penguatan alat bukti.
“Sejak awal laporan diterima, personel langsung bergerak melakukan olah TKP, evakuasi jenazah, serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Kami berkomitmen mengungkap kasus ini secara menyeluruh,” jelasnya.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 458 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman berat, termasuk pidana penjara jangka panjang.
Kasus ini menjadi pengingat keras akan bahaya kecanduan judi online yang tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminal serius. 
Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Pengungkapan kasus ini sekaligus menegaskan komitmen aparat keamanan di Sumatera Selatan dalam menjaga ketertiban dan memastikan setiap kejahatan berat ditangani secara cepat dan profesional demi keadilan bagi korban dan keluarganya. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top