Musi Online | Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Kurban, Masjid Al Abduh Gelar Pelatihan Syari Bersama Berseri Sumsel
HDCU
Home        Berita        Seputar Musi

Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Kurban, Masjid Al Abduh Gelar Pelatihan Syari Bersama Berseri Sumsel

Musi Online
https://musionline.co.id 19 April 2026 @14:09
Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Kurban, Masjid Al Abduh Gelar Pelatihan Syari Bersama Berseri Sumsel
Kegiatan pelatihan penyembelihan hewan qurban syari

Musionline.co.id, Palembang -- Masjid Al Abduh kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas ibadah masyarakat dengan menggelar kegiatan Pelatihan Pengelolaan dan Pemotongan Hewan Kurban secara syar’i pada Minggu (19/4/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi keagamaan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek ibadah, tetapi juga pada profesionalitas dan standar pelaksanaan kurban yang sesuai syariat Islam.
 
 
Pelatihan ini terlaksana melalui kerja sama dengan Berseri (Belajar Sembelih Syar’i) Sumatera Selatan yang dikenal aktif memberikan edukasi tentang penyembelihan halal dan pengelolaan kurban yang baik. 
 
Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif kepada masyarakat, khususnya para pengurus masjid dan mushollah yang menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan masing-masing.
 
Kegiatan pelatihan disusun secara sistematis dan mencakup berbagai materi penting, mulai dari Fiqih Sembelihan dan Qurban, Manajemen Qurban, Teknik Penyembelihan, hingga pemeriksaan Antemortem dan Postmortem. Materi ini dirancang untuk memastikan peserta tidak hanya memahami aspek hukum, tetapi juga aspek teknis dan kesehatan hewan kurban.
 
 
Tidak hanya bersifat teoritis, pelatihan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung penyembelihan hewan. Peserta diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di bawah bimbingan pemateri yang berpengalaman, sehingga keterampilan yang dimiliki benar-benar dapat diterapkan secara nyata di lapangan.
 
Peserta yang hadir berasal dari berbagai wilayah di Kota Palembang, antara lain perwakilan masjid dan mushollah dari Kecamatan Sematang Borang, Sako, Kalidoni, dan Sekip. Kehadiran lintas wilayah ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap peningkatan kapasitas pengelolaan kurban yang profesional dan sesuai syariat.
 
Ketua DKM Masjid Al Abduh, Muhammad Aliyadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dalam memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan dengan baik dan benar. Ia menekankan pentingnya pemahaman yang utuh agar tidak terjadi kesalahan dalam praktik di lapangan.
 
“Pelatihan ini sangat penting karena ibadah kurban bukan hanya soal menyembelih, tetapi juga menyangkut nilai ibadah, kebersihan, kesehatan, dan kehalalan. Kami ingin memastikan bahwa pengurus masjid memiliki standar yang sama dalam pelaksanaannya,” ujar Muhammad Aliyadi.
 
 
Sementara itu, pemateri dari Berseri Sumsel, Ustaz Budi Sumantri menjelaskan bahwa masih banyak praktik penyembelihan yang belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip syar’i dan kaidah kesejahteraan hewan. Oleh karena itu, edukasi seperti ini perlu terus dilakukan secara berkelanjutan.
 
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa penyembelihan yang benar tidak hanya sah secara agama, tetapi juga harus memperhatikan aspek teknis yang baik agar hewan tidak tersiksa dan daging yang dihasilkan berkualitas,” ungkap Ustaz Budi dalam penyampaiannya.
 
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa manajemen kurban juga menjadi aspek krusial yang sering diabaikan. Pengelolaan yang baik akan berdampak pada distribusi daging yang lebih merata dan tepat sasaran, sehingga nilai sosial dari ibadah kurban dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
 
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Masjid Al Abduh berharap dapat menjadi pusat edukasi keagamaan yang tidak hanya aktif dalam kegiatan ibadah, tetapi juga dalam peningkatan kapasitas umat. Kegiatan ini sekaligus menjadi contoh praktik kolaborasi yang efektif antara lembaga keagamaan dan komunitas edukatif dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pelaksanaan ibadah yang berkualitas.



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top