Musi Online | Kunjungan Konjen China ke UNSRI Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan dan Industrialisasi
HDCU
Home        Berita        Seputar Musi

Kunjungan Konjen China ke UNSRI Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan dan Industrialisasi

Musi Online
https://musionline.co.id 19 April 2026 @15:52
Kunjungan Konjen China ke UNSRI Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan dan Industrialisasi
Kunjungan Konjen China ke UNSRI Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan dan Industrialisasi.

Musionline.co.id, Ogan Ilir - Universitas Sriwijaya (UNSRI) menerima kunjungan delegasi Konsulat Jenderal (Konjen) China yang dipimpin oleh Huang He dalam rangka kuliah umum bagi mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional. 
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Rektorat Kampus Indralaya Kabupaten Ogan Ilir dan menjadi momentum strategis dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia–China, khususnya di sektor pendidikan dan industrialisasi.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Alumni UNSRI, Joni Arliansyah, didampingi Sekretaris Universitas, Alfitri. 
Turut hadir pula jajaran pimpinan fakultas, direktorat terkait, serta delegasi dari Konsulat Jenderal China.
Dalam sambutannya, Prof. Joni Arliansyah menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sekaligus menegaskan komitmen UNSRI untuk terus memperluas jaringan kerja sama internasional. 
Menurutnya, kolaborasi lintas negara menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan global, terutama di bidang pendidikan, teknologi, dan inovasi.
“Kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan berbagai terobosan baru yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan Indonesia. UNSRI terbuka untuk belajar dari pengalaman dan kemajuan negara lain, termasuk China yang telah menunjukkan perkembangan pesat di berbagai sektor,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi era globalisasi. 
Salah satu aspek krusial adalah penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Mandarin, yang dinilai semakin relevan dalam dunia kerja internasional. 
Dengan kemampuan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu bersaing secara global dan memanfaatkan peluang kerja sama yang ada.
Sementara itu, Huang He menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari civitas akademika UNSRI. 
Ia mengaku terkesan dengan lingkungan kampus serta kualitas sumber daya manusia yang dimiliki UNSRI, yang menurutnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kemitraan internasional.
Dalam kuliah umum yang disampaikannya, Huang He memaparkan pentingnya industrialisasi sebagai salah satu pilar utama pembangunan suatu negara. 
Ia menegaskan bahwa tanpa industrialisasi yang kuat, sebuah negara akan sulit mencapai kemajuan ekonomi yang berkelanjutan.
“Industrialisasi adalah kunci pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. China siap menjalin kerja sama dengan Indonesia dalam berbagai sektor untuk meningkatkan standar hidup masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, termasuk kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di China. 
Program pertukaran pelajar, beasiswa, hingga kolaborasi riset menjadi beberapa bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan.
Delegasi Konsulat Jenderal China yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Konsul Li Hongwei, Wakil Konsul Jiang Jiawen, serta Konsul Muda Xu Mengqiu. 
Kehadiran mereka semakin memperkuat komitmen kedua pihak dalam menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga wadah diplomasi pendidikan yang strategis. 
Interaksi langsung antara mahasiswa dan perwakilan pemerintah asing memberikan wawasan baru terkait dinamika hubungan internasional, khususnya antara Indonesia dan China.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan UNSRI dapat semakin aktif dalam menjalin kemitraan global yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dan daya saing lulusan. 
Selain itu, kerja sama di bidang industrialisasi juga diharapkan mampu mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan sektor industri.
Ke depan, sinergi antara dunia pendidikan dan sektor industri internasional menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. 
UNSRI pun menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam membangun kerja sama global demi kemajuan bangsa. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top