Musi Online https://musionline.co.id 02 June 2026 @19:15 18 x dibaca 
Perhatikan Kondisi Tubuh dan Kendaraan saat Berkendara di Tengah Cuaca Panas.
Musionline.co.id, Palembang – Tingginya suhu udara di wilayah Sumatera Selatan menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan bermotor.
Kondisi cuaca panas yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir dinilai dapat memengaruhi kondisi fisik pengendara sekaligus performa kendaraan jika tidak diantisipasi dengan baik.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan, suhu maksimum di wilayah Sumsel pada tahun 2026 sempat mencapai sekitar 34,9 derajat Celsius.
Tingginya suhu tersebut dipicu oleh intensitas sinar matahari yang meningkat serta minimnya tutupan awan di sejumlah daerah.
Kondisi panas ekstrem ini bukan hanya berdampak pada kenyamanan aktivitas harian, namun juga dapat memengaruhi keselamatan berkendara.
Tubuh yang terpapar panas dalam waktu lama berisiko mengalami kelelahan, dehidrasi, hingga menurunnya tingkat konsentrasi saat berada di jalan.
Melihat kondisi tersebut, Astra Motor Sumsel melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kesiapan tubuh dan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama saat cuaca panas.
Safety Riding & Community Supervisor Astra Motor Sumsel, Fathan Nayoda, mengatakan bahwa suhu udara yang tinggi dapat memengaruhi fokus pengendara apabila tidak diantisipasi dengan baik sejak awal.
Menurutnya, keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendarai kendaraan, tetapi juga kondisi fisik pengendara dan kesiapan kendaraan yang digunakan.
“Pengendara perlu menjaga kondisi tubuh tetap fit dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan. Jangan memaksakan diri berkendara saat tubuh mulai lelah karena risiko kehilangan fokus di jalan akan meningkat,” ujar Agung.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat penting bahwa risiko berkendara saat cuaca panas sering kali dianggap sepele, padahal memiliki dampak yang cukup serius. Pengendara yang mengalami kelelahan akibat suhu panas cenderung kehilangan fokus, memperlambat respons, bahkan mengalami microsleep yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Selain itu, kondisi jalan yang panas juga dapat memengaruhi performa kendaraan, terutama bagian ban, sistem pengereman, dan kondisi mesin. Oleh karena itu, pemeriksaan kendaraan secara berkala menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
Sebagai bagian dari edukasi keselamatan berkendara, Astra Motor Sumsel membagikan sejumlah tips aman berkendara saat cuaca panas melalui kampanye Honda #Cari_Aman.
1. Gunakan Helm SNI dan Riding Gear Lengkap
Pengendara disarankan menggunakan helm berstandar SNI dengan ventilasi udara yang baik agar kepala tetap nyaman meskipun berada di bawah paparan sinar matahari.
Selain helm, penggunaan jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu juga penting untuk melindungi tubuh dari panas sekaligus meminimalkan risiko cedera jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
2. Perbanyak Minum Air Putih Sebelum dan Sesudah Riding
Cuaca panas menyebabkan tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Karena itu, pengendara perlu memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan memperbanyak konsumsi air putih sebelum maupun setelah perjalanan agar tidak mudah lemas dan tetap fokus saat berkendara.
3. Hindari Berkendara Terlalu Lama pada Siang Hari
Jika memungkinkan, masyarakat dianjurkan memilih waktu perjalanan pada pagi atau sore hari ketika intensitas panas matahari tidak terlalu tinggi. Hal ini membantu mengurangi rasa lelah dan menjaga stamina tubuh tetap optimal.
4. Istirahat Setiap 1–2 Jam Saat Perjalanan Jauh
Bagi pengendara yang melakukan perjalanan jauh, beristirahat secara berkala sangat penting. Luangkan waktu untuk berhenti sejenak, meregangkan tubuh, dan mengembalikan fokus agar terhindar dari risiko kelelahan maupun microsleep.
5. Gunakan Visor atau Kacamata untuk Mengurangi Silau
Paparan cahaya matahari yang terlalu terang dapat mengganggu pandangan di jalan. Penggunaan visor helm yang nyaman atau kacamata berkendara dapat membantu menjaga visibilitas agar tetap jelas dan aman selama perjalanan.
6. Pastikan Tekanan Ban Sesuai Standar
Suhu jalan yang tinggi dapat memengaruhi tekanan udara pada ban kendaraan. Oleh sebab itu, pengendara perlu memastikan tekanan ban sesuai standar rekomendasi agar kendaraan tetap stabil, nyaman, dan aman dikendalikan.
7. Periksa Oli, Radiator, dan Kondisi Rem Sebelum Berkendara
Mesin kendaraan bekerja lebih berat ketika cuaca panas. Pemeriksaan rutin terhadap kondisi oli, radiator, serta sistem pengereman sangat penting untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal selama digunakan.
8. Gunakan Kecepatan Stabil dan Hindari Manuver Agresif
Astra Motor Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kecepatan tetap stabil saat berkendara. Menghindari manuver mendadak atau agresif dapat membantu pengendara mempertahankan kontrol kendaraan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan.
9. Tetap Jaga Fokus dan Emosi Saat di Jalan
Kondisi panas terkadang membuat seseorang lebih mudah emosional atau kehilangan kesabaran. Karena itu, pengendara diminta tetap tenang, menjaga fokus, dan mengutamakan keselamatan dibanding tergesa-gesa selama perjalanan.
Melalui edukasi ini, Astra Motor Sumsel berharap masyarakat dapat semakin memahami pentingnya menjaga kesiapan fisik dan kondisi kendaraan ketika menghadapi cuaca panas. Kesadaran terhadap keselamatan berkendara dinilai perlu terus dibangun agar risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan.
Kampanye #Cari_Aman juga diharapkan menjadi budaya positif di tengah masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor, sehingga keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.
Dengan memperhatikan kondisi tubuh, menjaga hidrasi, melakukan pengecekan kendaraan, serta menerapkan kebiasaan berkendara yang aman, masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas secara nyaman dan selamat meski di tengah suhu udara yang tinggi. (***)
0 Komentar