Musi Online | Program Sekolah Lansia Tangguh di OKU Resmi Berjalan, Wujudkan Lansia SMART dan Mandiri di Baturaja Timur
HDCU
Hut sumsel
Home        Berita        Seputar Musi

Program Sekolah Lansia Tangguh di OKU Resmi Berjalan, Wujudkan Lansia SMART dan Mandiri di Baturaja Timur

Musi Online
https://musionline.co.id 22 May 2026 @14:04
Program Sekolah Lansia Tangguh di OKU Resmi Berjalan, Wujudkan Lansia SMART dan Mandiri di Baturaja Timur
Program Sekolah Lansia Tangguh di OKU Resmi Berjalan, Wujudkan Lansia SMART dan Mandiri di Baturaja Timur.

Musionline.co.id, Ogan Komering Ulu – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), terus memperkuat perhatian terhadap kesejahteraan warga lanjut usia melalui pembukaan operasional Program Sekolah Lansia Tangguh di Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur. 
Program ini hadir sebagai langkah nyata pemerintah daerah untuk menciptakan lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan mampu menjalani kehidupan secara berkualitas di usia senja.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun kualitas sumber daya manusia tanpa memandang usia. 
Kehadiran Sekolah Lansia Tangguh diharapkan mampu menjadi wadah pembelajaran sekaligus ruang aktivitas positif bagi masyarakat lanjut usia agar tetap produktif dan memiliki peran di lingkungan sosialnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKU, Zwesti Karenia Teddy, pada Kamis (21/5), menyampaikan bahwa Program Sekolah Lansia Tangguh memiliki tujuan besar untuk membentuk lansia SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif.
Menurutnya, program tersebut dirancang khusus bagi masyarakat usia lanjut dengan rentang usia mulai 60 hingga 80 tahun, terutama warga di Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur.
“Pembentukan sekolah lansia ini merupakan salah satu bentuk perhatian dari pemerintah untuk masyarakat, khususnya lansia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perhatian terhadap kelompok usia lanjut menjadi penting mengingat para lansia merupakan bagian masyarakat yang tetap membutuhkan ruang aktualisasi, dukungan kesehatan, pendidikan nonformal, serta lingkungan sosial yang sehat dan inklusif.
Melalui Sekolah Lansia Tangguh, para peserta tidak hanya memperoleh tambahan wawasan mengenai kesehatan fisik, tetapi juga dibimbing untuk menjaga kesehatan mental, meningkatkan kemandirian, serta tetap aktif berinteraksi dengan masyarakat sekitar.
Dengan adanya sekolah tersebut, diharapkan para lansia mampu menjalani masa tua secara lebih bahagia, sehat, dan bermartabat tanpa kehilangan semangat untuk terus belajar dan berkontribusi di lingkungan sekitar.
“Sekolah Lansia Kelurahan Sukaraya diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan positif bagi masyarakat,” harapnya.
Program Sekolah Lansia Tangguh Jadi Wadah Pembelajaran dan Aktivitas Positif
Program Sekolah Lansia Tangguh bukan hanya sekadar aktivitas seremonial, tetapi merupakan upaya edukasi berkelanjutan yang disusun secara sistematis agar para peserta memperoleh manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) OKU, Azwari melalui Manager Sekolah Lansia, Nuryati Hidayah menjelaskan bahwa hingga kini seluruh wilayah di 13 kecamatan Kabupaten OKU telah membentuk Sekolah Lansia.
Jumlah peserta yang mengikuti program tersebut bahkan telah mencapai 796 orang, menunjukkan antusiasme masyarakat lanjut usia terhadap program pendidikan berbasis komunitas ini.
Nuryati menjelaskan bahwa Sekolah Lansia Tangguh dirancang untuk mewujudkan lansia SMART sekaligus lansia yang bermartabat melalui penguatan tujuh dimensi kehidupan.
Tujuh dimensi itu meliputi spiritual, intelektual, fisik, emosional, sosial kemasyarakatan, profesional dan vokasional, serta dimensi lingkungan.
Pendekatan multidimensi ini menjadi salah satu keunggulan program karena tidak hanya fokus pada kesehatan tubuh semata, tetapi juga mendorong keseimbangan hidup lansia secara menyeluruh.
Misalnya, dari sisi spiritual, peserta diarahkan untuk memperkuat nilai keagamaan dan ketenangan batin. Pada aspek intelektual, peserta diajak terus belajar dan menjaga fungsi kognitif agar tetap aktif. Sementara dari sisi sosial, para lansia didorong membangun interaksi sehat dengan masyarakat dan keluarga.
Selain itu, aspek emosional juga menjadi perhatian utama guna membantu lansia tetap memiliki mental yang sehat, optimistis, dan tidak merasa terisolasi di usia senja.
“Sekolah Lansia tidak hanya sekadar mempelajari aspek fisik, namun memiliki keterkaitan antar elemen baik fisik, sosial, psikologis, ekonomi, maupun spiritual,” jelas Nuryati.
Sistem Pembelajaran Selama Enam Bulan untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia
Dalam implementasinya, peserta Sekolah Lansia Tangguh akan mengikuti proses pembelajaran selama enam bulan dengan total 12 kali pertemuan.
Materi yang diberikan disusun agar mudah dipahami oleh peserta lansia dan berorientasi langsung pada kehidupan sehari-hari. Metode pembelajaran juga dibuat lebih komunikatif, interaktif, dan menyesuaikan kondisi peserta sehingga tidak membebani.
Pembelajaran tersebut tidak hanya menghadirkan teori, tetapi juga praktik sederhana yang membantu lansia tetap aktif secara fisik maupun sosial.
Kegiatan ini dinilai menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan peningkatan populasi lansia di masa mendatang. Dengan kondisi usia harapan hidup yang terus meningkat, pemerintah daerah perlu memastikan bahwa kelompok lansia tetap memiliki kualitas hidup yang baik, sehat, dan produktif.
Di sisi lain, program tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga lanjut usia sehingga dapat meminimalisasi rasa kesepian atau ketergantungan berlebihan terhadap keluarga.
Sekolah Lansia Tangguh di Kelurahan Sukaraya juga diharapkan menjadi model pembinaan masyarakat lanjut usia berbasis komunitas yang dapat terus berkembang di Kabupaten OKU.
Dengan kolaborasi pemerintah daerah, PKK, DPPKB, perangkat kelurahan, hingga masyarakat sekitar, keberadaan sekolah lansia diyakini mampu menciptakan lingkungan yang lebih ramah terhadap kelompok usia lanjut.
Wujud Kepedulian Pemerintah Kabupaten OKU terhadap Lansia
Pembukaan operasional Sekolah Lansia Tangguh menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan kualitas hidup masyarakat dari berbagai kelompok usia.
Keberadaan program ini sekaligus memperlihatkan bahwa para lansia tetap memiliki kesempatan untuk berkembang, belajar, dan menjalani aktivitas produktif meski berada pada usia lanjut.
Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, berkelanjutan, serta berbasis kebutuhan masyarakat, Program Sekolah Lansia Tangguh di Kabupaten OKU diharapkan mampu mencetak lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan tetap berdaya dalam kehidupan sosial.
Dengan demikian, visi mewujudkan lansia SMART di Kabupaten OKU tidak hanya menjadi slogan, tetapi dapat diwujudkan secara nyata melalui aktivitas pendidikan dan pemberdayaan yang terstruktur. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top