Musi Online https://musionline.co.id 31 May 2026 @16:29 51 x dibaca 
Bus Palala Tujuan Jakarta–Padang Terbakar di Jalintim Muba, Penumpang Selamat Setelah Evakuasi Dramatis.
Musionline.co.id, Musi Banyuasin — Sebuah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) milik PO Palala dengan nomor polisi BA 7035 PU yang melayani rute Jakarta–Padang mengalami kebakaran hebat di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Jambi, tepatnya di kawasan Pal 11, Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sabtu dini hari, 30 Mei 2026.
Peristiwa kebakaran bus di Jalintim Muba itu sempat menghebohkan warga sekitar karena kobaran api terlihat membesar dan melalap hampir seluruh badan kendaraan. Meski bus hangus terbakar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Seluruh penumpang bersama awak bus berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, bus tersebut sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Kota Padang, Sumatera Barat. Kendaraan dikemudikan oleh Angga Suardi (46), warga Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Insiden bermula saat bus melintas di kawasan Jalintim Palembang–Jambi dan mengalami pecah ban belakang sebelah kanan. Mengetahui adanya gangguan pada kendaraan, sopir langsung mengambil langkah cepat dengan menghentikan bus di tepi jalan untuk melakukan pengecekan sekaligus penggantian ban.
Namun situasi berubah mencekam ketika tidak lama setelah kendaraan berhenti, muncul percikan api dari bagian belakang bus, tepatnya di sekitar roda belakang kanan yang berada dekat dengan ruang mesin. Api kemudian dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian kendaraan.
Dalam hitungan menit, kobaran api melahap hampir seluruh badan bus hingga menyisakan kerangka kendaraan yang hangus.
Kejadian itu sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar yang berdatangan ke lokasi untuk melihat sekaligus membantu proses penanganan awal. Beruntung, sopir dan seluruh penumpang berhasil dievakuasi sebelum kondisi semakin membahayakan.
Kasi Humas Polres Musi Banyuasin, AKP Hutahaean, mewakili Kasat Lantas Polres Muba AKP Rendy Novriady menjelaskan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari pecah ban yang memicu gangguan pada bagian kendaraan di area belakang.
“Berdasarkan keterangan awal, diduga kebakaran dipicu oleh pecah ban yang kemudian menyebabkan korsleting di bagian dekat roda belakang dan mesin sehingga menimbulkan api,” ungkapnya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran bus tersebut. Olah tempat kejadian perkara (TKP) juga terus dilakukan guna mengumpulkan keterangan dan bukti yang diperlukan.
Meski kobaran api cukup besar dan berlangsung cukup lama, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh penumpang dan pengemudi dilaporkan berhasil keluar dari kendaraan tepat waktu.
Dalam keterangan yang disampaikan pihak kepolisian, awak bus bersama penumpang bergerak cepat melakukan evakuasi mandiri setelah menyadari adanya potensi bahaya dari percikan api yang muncul di belakang kendaraan.
Kecepatan respons sopir dan awak bus dinilai menjadi faktor penting yang membantu mencegah jatuhnya korban.
Proses pemadaman api berlangsung hampir dua jam. Petugas dari Polsek Bayung Lencir bersama personel pemadam kebakaran Kecamatan Bayung Lencir turun langsung ke lokasi untuk mengendalikan api. Sejumlah warga sekitar juga ikut membantu proses pemadaman dan pengamanan di sekitar area kejadian.
Upaya pemadaman dilakukan secara bertahap karena kobaran api terus membesar dan menghanguskan sebagian besar badan kendaraan. Setelah berjibaku selama hampir dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi mulai terkendali.
Akibat kejadian tersebut, satu unit Bus Palala bernomor polisi BA 7035 PU mengalami kerusakan berat karena hampir seluruh bagian kendaraan terbakar.
Selain kerugian material, peristiwa ini juga sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalintim Palembang–Jambi, meskipun situasi kemudian dapat kembali normal setelah petugas melakukan pengaturan di lapangan.
Polisi saat ini masih memasang garis polisi atau police line di lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Tim Satlantas Polres Muba juga masih melakukan olah TKP guna memastikan faktor utama penyebab terjadinya kebakaran.
AKP Hutahaean menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kondisi seluruh penumpang dan pengemudi dilaporkan selamat.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara seluruh penumpang dan pengemudi dilaporkan dalam kondisi selamat. Polisi Satlantas Polres Muba masih melakukan olah TKP dan memasang police line,” ujarnya.
Peristiwa kebakaran bus di Jalintim Muba ini menjadi pengingat penting bagi perusahaan transportasi maupun pengemudi angkutan umum untuk rutin melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh.
Pihak kepolisian mengimbau agar pengemudi kendaraan angkutan umum selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, terutama pada bagian ban, sistem kelistrikan, ruang mesin, serta komponen keselamatan lainnya.
Pemeriksaan berkala dinilai penting guna meminimalisasi risiko kecelakaan ataupun kebakaran di tengah perjalanan, terutama pada jalur padat kendaraan seperti Jalan Lintas Timur Sumatera yang menjadi salah satu jalur utama penghubung antardaerah.
Di tengah musibah yang menghanguskan kendaraan, keselamatan seluruh penumpang menjadi kabar baik dari kejadian ini. Respons cepat pengemudi, kesiapan awak bus, serta bantuan petugas dan warga sekitar menjadi faktor penting yang mencegah peristiwa tersebut berubah menjadi tragedi yang lebih besar.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut di lokasi kejadian. (***)
0 Komentar