Musi Online https://musionline.co.id 17 June 2026 @14:41 45 x dibaca 
Kecelakaan Beruntun Tiga Mobil di Jalan Lintas Muara Enim–Prabumulih, Lima Orang Alami Luka-luka.
Musionline.co.id, Muara Enim – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan roda empat terjadi di Jalan Lintas Muara Enim–Prabumulih, tepatnya di Desa Panang Jaya, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Rabain Muara Enim.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden yang sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur utama penghubung Muara Enim dan Prabumulih tersebut.
Kasat Lantas Polres Muara Enim, AKP Nadhya Nabilla, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi BE 1744 DH yang dikemudikan Mihado (53), warga Kota Palembang, melaju dari arah Muara Enim menuju Kota Prabumulih.
Menurutnya, saat tiba di lokasi kejadian yang merupakan ruas jalan menurun di Desa Panang Jaya, pengemudi Avanza berusaha mendahului kendaraan Daihatsu Gran Max BG 8178 ZP yang dikemudikan Adil Sulindri Yawanto (18), warga Kabupaten Lahat.
“Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan Toyota Avanza mencoba mendahului mobil Gran Max yang berada di depannya,” ujar AKP Nadhya Nabilla saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (16/6/2026).
Namun, proses mendahului tersebut diduga tidak dilakukan dengan aman. Saat melakukan manuver menyalip, kendaraan Avanza masuk ke jalur berlawanan. Setelah berhasil melewati Gran Max, pengemudi diduga tidak segera kembali ke jalur semula.
Akibatnya, pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang mobil Daihatsu Taft Hiline tanpa nomor polisi yang dikemudikan Iin Kuswianto (48), warga Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim.
Melihat kendaraan Avanza berada di jalurnya, pengemudi Daihatsu Taft Hiline berupaya menghindari tabrakan dengan mengambil bahu jalan sebelah kiri. Namun jarak yang sudah terlalu dekat membuat benturan tidak dapat dihindari.
“Mobil Avanza menabrak bagian kanan Daihatsu Hiline. Setelah benturan pertama terjadi, Avanza terpental kembali ke jalurnya dan kembali bertabrakan dengan mobil Gran Max yang berada di belakangnya,” jelas AKP Nadhya Nabilla.
Benturan beruntun tersebut menyebabkan kerusakan pada ketiga kendaraan yang terlibat. Sejumlah bagian kendaraan mengalami penyok dan kerusakan cukup serius akibat kerasnya benturan.
Lima Korban Mengalami Luka-luka
Dari data yang dihimpun Satlantas Polres Muara Enim, terdapat lima korban yang mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.
Korban pertama adalah Muhamad Pandu Abdilah (20), penumpang Daihatsu Gran Max asal Kelurahan Pasar II Muara Enim. Ia mengalami luka robek pada bagian kening dan hidung akibat benturan saat kecelakaan terjadi.
Sementara itu, pengemudi Toyota Avanza, Mihado (53), mengalami sesak pada bagian dada dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Tiga penumpang Toyota Avanza lainnya yakni Wal Isro, Nasrudin, dan Boby Heryansyah mengalami patah tulang pada bagian tangan. Ketiganya segera dievakuasi oleh petugas dan warga sekitar menuju Rumah Sakit Rabain Muara Enim untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
“Seluruh korban luka telah dievakuasi ke RS Rabain Muara Enim untuk mendapatkan penanganan medis,” terang Kasat Lantas.
Sedangkan beberapa pihak yang terlibat dalam kecelakaan dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Mereka antara lain pengemudi Gran Max Adil Sulindri Yawanto, pengemudi Daihatsu Taft Hiline Iin Kuswianto, serta seorang penumpang Toyota Avanza bernama Hermijal.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Pasca kejadian, petugas Satlantas Polres Muara Enim langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat kelalaian pengemudi Toyota Avanza saat melakukan manuver mendahului kendaraan di depannya.
Faktor kondisi jalan yang menurun juga diduga turut memengaruhi proses pengambilan keputusan pengemudi saat hendak menyalip kendaraan lain.
Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan kendaraan yang terlibat juga akan diperiksa lebih lanjut sebagai bagian dari proses penyidikan.
“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, penyebab kecelakaan sementara diduga akibat kelalaian pengemudi Avanza yang gagal melakukan manuver mendahului dengan aman. Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Muara Enim masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegas AKP Nadhya Nabilla.
Imbauan Keselamatan Berkendara
Kasus kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Muara Enim–Prabumulih ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain.
Pengemudi diimbau memastikan kondisi jalan aman dan memiliki jarak pandang yang cukup sebelum melakukan manuver menyalip. Selain itu, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi faktor utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Jalan lintas Muara Enim–Prabumulih diketahui merupakan salah satu jalur padat yang setiap hari dilalui kendaraan pribadi, angkutan barang, maupun kendaraan umum. Oleh karena itu, kewaspadaan dan disiplin berlalu lintas sangat diperlukan guna menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Muara Enim.
Dengan tidak adanya korban jiwa dalam peristiwa ini, masyarakat berharap para korban yang mengalami luka-luka dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa. Sementara itu, pihak kepolisian terus mendalami penyebab kecelakaan guna memberikan kepastian hukum serta mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (***)
0 Komentar