Musi Online | 950 Peserta SPPI KDKMP dan KNMP Jalani Diklat di Puslatpur Martapura, Dibekali Disiplin dan Loyalitas untuk Bangun Ekonomi Desa
Hut
Home        Berita        Seputar Musi

950 Peserta SPPI KDKMP dan KNMP Jalani Diklat di Puslatpur Martapura, Dibekali Disiplin dan Loyalitas untuk Bangun Ekonomi Desa

Musi Online
https://musionline.co.id 18 June 2026 @18:29
950 Peserta SPPI KDKMP dan KNMP Jalani Diklat di Puslatpur Martapura, Dibekali Disiplin dan Loyalitas untuk Bangun Ekonomi Desa
950 Peserta SPPI KDKMP dan KNMP Jalani Diklat di Puslatpur Martapura, Dibekali Disiplin dan Loyalitas untuk Bangun Ekonomi Desa.

Musionline.co.id, OKU Timur – Sebanyak 950 peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) resmi mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.
Pembukaan kegiatan diklat tersebut ditandai dengan upacara resmi yang digelar pada Rabu, 17 Juni 2026, dan dipimpin langsung oleh Komandan Puslatpur Kodiklatad Martapura, Brigjen TNI Polsan Situmorang, S.E., M.K.P., M.Phil.
Program pendidikan dan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung pembangunan desa, penguatan koperasi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan kawasan nelayan.
Sebanyak 950 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Selatan akan menjalani rangkaian pendidikan selama 45 hari. Seluruh peserta sebelumnya telah melewati proses seleksi dan dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti program tersebut.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Brigjen TNI Polsan Situmorang menegaskan bahwa pendidikan dan pelatihan yang diberikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis peserta. Lebih dari itu, program ini juga dirancang untuk membentuk karakter, kedisiplinan, integritas, serta loyalitas yang tinggi terhadap bangsa dan negara.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik dan keterampilan teknis semata, tetapi juga oleh kualitas karakter yang dimiliki para penggerak pembangunan di lapangan.
“Selain kemampuan teknis dan karakter, peserta juga dibekali disiplin serta loyalitas untuk mengabdi kepada negara,” tegas Brigjen TNI Polsan Situmorang di hadapan seluruh peserta diklat.
Menyiapkan Agen Perubahan di Desa dan Kampung Nelayan
Program SPPI KDKMP dan KNMP merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan mencetak tenaga penggerak pembangunan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Para peserta nantinya akan ditempatkan di berbagai wilayah sesuai kebutuhan program untuk membantu pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih maupun Kampung Nelayan Merah Putih. Mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kelembagaan ekonomi berbasis komunitas.
Melalui pendidikan dan pelatihan yang berlangsung selama satu setengah bulan tersebut, peserta akan mendapatkan berbagai materi yang mencakup pembentukan karakter, kepemimpinan, manajemen organisasi, kerja sama tim, wawasan kebangsaan, hingga pemahaman mengenai pengembangan ekonomi masyarakat.
Pembekalan tersebut dinilai penting agar para peserta memiliki kesiapan mental dan kemampuan yang memadai ketika nantinya bertugas di tengah masyarakat.
Brigjen TNI Polsan Situmorang menjelaskan bahwa disiplin dan loyalitas menjadi fondasi utama yang harus dimiliki setiap peserta. Dengan bekal tersebut, para lulusan program SPPI diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
Puslatpur Martapura Jadi Pusat Pembentukan Karakter Peserta
Pemilihan Puslatpur Kodiklatad Martapura sebagai lokasi penyelenggaraan diklat bukan tanpa alasan. Fasilitas pendidikan militer tersebut selama ini dikenal memiliki pengalaman dalam membentuk karakter, mental, dan kedisiplinan peserta melalui berbagai metode pelatihan yang terstruktur.
Selama menjalani pendidikan, peserta akan dibiasakan dengan pola hidup yang disiplin, tepat waktu, bertanggung jawab, serta memiliki semangat kebersamaan yang tinggi.
Lingkungan pelatihan yang mendukung diharapkan mampu menciptakan generasi penggerak pembangunan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Brigjen TNI Polsan Situmorang juga mengingatkan seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan secara serius dan penuh tanggung jawab.
Selain itu, kesehatan fisik dan mental juga menjadi perhatian penting selama masa pendidikan berlangsung. Para peserta diminta menjaga kondisi tubuh agar dapat mengikuti seluruh program hingga selesai.
“Seluruh peserta harus menjaga kesehatan, membangun kekompakan, dan mengikuti seluruh kegiatan dengan penuh semangat,” ujarnya.
Mendukung Program Penguatan Ekonomi Masyarakat
Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi salah satu solusi dalam memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput.
Melalui pengelolaan yang baik, koperasi dan kelompok usaha masyarakat dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga.
Oleh karena itu, peran para lulusan SPPI nantinya menjadi sangat strategis. Mereka tidak hanya bertugas sebagai pendamping, tetapi juga sebagai fasilitator, motivator, dan penggerak yang mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi ekonomi di daerah masing-masing.
Pemerintah berharap para peserta yang mengikuti diklat ini dapat menjadi ujung tombak dalam mendukung pembangunan nasional dari tingkat desa dan kampung nelayan.
Dengan kemampuan yang diperoleh selama pendidikan, mereka diharapkan mampu membantu masyarakat mengelola potensi daerah secara optimal, meningkatkan produktivitas usaha, serta memperluas peluang ekonomi yang berkelanjutan.
Harapan Menjadi Generasi Penggerak Pembangunan
Menutup sambutannya, Brigjen TNI Polsan Situmorang menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat.
Ia menekankan bahwa tugas yang akan diemban para peserta bukan sekadar pekerjaan biasa, melainkan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara melalui pembangunan ekonomi masyarakat.
Karena itu, semangat pengabdian, integritas, dan tanggung jawab harus terus ditanamkan sejak masa pendidikan berlangsung.
“Ikuti seluruh rangkaian pendidikan dengan penuh semangat, jaga kesehatan, kekompakan dan tunjukkan dedikasi terbaik untuk bangsa dan negara,” tegasnya.
Dengan dimulainya Diklat SPPI KDKMP dan KNMP di Puslatpur Kodiklatad Martapura, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki kemampuan, karakter, serta komitmen kuat dalam mendukung pembangunan Indonesia, khususnya dalam penguatan ekonomi masyarakat desa dan kampung nelayan di berbagai daerah. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top