Musi Online https://musionline.co.id 13 July 2026 @14:27 25 x dibaca 
Pendopo Rumah Dinas Berubah Jadi "Stadion Mini", Bupati Toha Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Ratusan Warga Muba.
Musionline.co.id, Musi Banyuasin – Suasana Minggu pagi yang biasanya identik dengan aktivitas olahraga, bersantai bersama keluarga, atau menikmati akhir pekan, kali ini berubah menjadi lautan semangat sepak bola di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Ratusan warga dari berbagai kalangan memadati area pendopo untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss bersama Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, SH dan Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen, Minggu (12/7/2026).
Kegiatan yang digelar sejak pagi tersebut sukses menghadirkan suasana penuh keakraban dan kebersamaan.
Pendopo Rumah Dinas Bupati Muba pun seolah berubah menjadi sebuah "stadion mini".
Sorak sorai penonton menggema setiap kali kedua tim membangun serangan. Teriakan "gol... gol...!" terdengar bersahutan, diiringi tepuk tangan meriah dan gelak tawa yang membuat atmosfer pertandingan terasa begitu hidup.
Momentum nobar ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam suasana yang santai, hangat, dan penuh semangat kebersamaan.
Sejak pagi hari, masyarakat telah berdatangan ke Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate. Anak-anak, remaja, orang tua, hingga para pecinta sepak bola dari berbagai wilayah di Kabupaten Musi Banyuasin tampak antusias mengambil tempat terbaik untuk menyaksikan laga yang mempertemukan dua tim kuat dunia tersebut.
Setiap peluang emas yang tercipta di atas lapangan langsung memancing reaksi spontan para penonton. Saat Argentina maupun Swiss melakukan serangan berbahaya, ratusan warga serentak berdiri dari tempat duduk mereka sambil memberikan dukungan.
Ketika peluang gagal menjadi gol, suara kecewa pun terdengar bersamaan. Namun beberapa detik kemudian, sorakan kembali menggema saat pertandingan memasuki fase-fase menegangkan.
Kehangatan suasana semakin terasa karena Bupati Muba H. M. Toha Tohet, SH dan Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen turut berbaur bersama masyarakat tanpa sekat. Mereka ikut menikmati jalannya pertandingan sambil sesekali berbincang dengan warga yang hadir.
Momen tersebut menunjukkan kedekatan antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Pendopo yang biasanya digunakan sebagai lokasi kegiatan pemerintahan, pagi itu berubah fungsi menjadi ruang publik yang menghadirkan hiburan sekaligus mempererat hubungan sosial.
Keseruan nobar semakin lengkap dengan adanya kuis interaktif yang diselenggarakan di sela-sela pertandingan. Bank Sumsel Babel sebagai mitra kegiatan turut memberikan dukungan melalui hadiah menarik berupa tumbler dan pouch bagi masyarakat yang berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan panitia.
Suasana semakin semarak ketika nama para pemenang diumumkan. Tepuk tangan dan sorakan kembali terdengar dari seluruh peserta. Anak-anak maupun orang dewasa tampak antusias mengikuti setiap sesi kuis yang berlangsung.
Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi masyarakat. Hadiah-hadiah sederhana yang diberikan menjadi bentuk apresiasi sekaligus menambah semangat para peserta mengikuti rangkaian acara hingga pertandingan selesai.
Tidak hanya menyuguhkan tontonan olahraga kelas dunia, panitia juga menyediakan sarapan pagi bagi seluruh peserta yang hadir. Hal ini membuat suasana kekeluargaan semakin terasa karena masyarakat dapat menikmati pertandingan sambil bersantap bersama.
Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, SH mengatakan bahwa kegiatan nobar tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah menghadirkan ruang interaksi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, sepak bola merupakan olahraga yang memiliki daya tarik luar biasa dan mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang usia, latar belakang, maupun profesi.
"Sepak bola memiliki kekuatan luar biasa untuk menyatukan semua kalangan. Melalui nobar ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan, mempererat silaturahmi, sekaligus memberikan hiburan positif bagi masyarakat, dan meningkatkan UMKM," ujar Bupati Toha.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus menjadi sarana membangun komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Selain memberikan hiburan, acara tersebut juga mampu mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat melalui pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ikut meramaikan kegiatan.
Keberadaan UMKM di sekitar lokasi acara memberikan manfaat tersendiri. Berbagai makanan ringan, minuman, hingga jajanan lokal menjadi pilihan masyarakat yang hadir. Aktivitas tersebut sekaligus memberikan peluang peningkatan pendapatan bagi para pelaku usaha lokal.
Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen juga terlihat menikmati jalannya pertandingan bersama masyarakat. Kehadirannya semakin menambah suasana akrab di tengah ribuan sorakan pendukung kedua tim yang bertanding.
Bagi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, kegiatan nobar ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi media memperkuat rasa persatuan, kebersamaan, dan semangat sportivitas di tengah masyarakat.
Salah seorang peserta nobar, Farhan, anak berusia 12 tahun asal Kampung V Kota Sekayu, mengaku sangat senang dapat menyaksikan pertandingan Piala Dunia bersama Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi momen yang tidak akan mudah dilupakan karena selain dapat menikmati pertandingan secara bersama-sama, dirinya juga memperoleh sarapan pagi dan hadiah dari panitia.
"Senang nian pagi ini, seru sekali. Terima kasih Pak Bupati sudah mengajak nonton bareng, dikasih sarapan pagi, dan terima kasih juga hadiahnya," ungkap Farhan dengan penuh semangat.
Ucapan polos Farhan menjadi gambaran antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Kehadiran anak-anak hingga orang dewasa menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menghadirkan hiburan yang sehat dan positif.
Kegiatan nobar Piala Dunia 2026 di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate juga menjadi bukti bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh sisi sosial dan kebersamaan masyarakat.
Dengan memanfaatkan momentum olahraga dunia yang digemari masyarakat, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berhasil menciptakan ruang publik yang penuh semangat, kekeluargaan, dan sportivitas. Sorak sorai yang menggema sepanjang pertandingan menjadi simbol kebersamaan yang terbangun tanpa sekat antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin erat. Semangat kebersamaan yang tercipta di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate diharapkan dapat terus menjadi energi positif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Musi Banyuasin yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera. (***)
0 Komentar