Musi Online https://musionline.co.id 12 September 2026 @15:15 37 x dibaca 
Anggota DPD RI, dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, M.M
Musionline.co.id, Palembang -- Anggota DPD RI, dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, M.M., mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi bagian dari pemilih, tetapi juga mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin dan young legislators yang mampu memahami demokrasi, kebijakan publik, serta kepentingan daerah. Pesan tersebut disampaikan dr. Ratu dalam Youth Legislative Summit Chapter II yang digelar di Politeknik Negeri Sriwijaya dengan tema “Memperkuat Peran Generasi Muda dalam Demokrasi, Politik, dan Kebijakan Publik”, Palembang, 10 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Ratu mengajak mahasiswa untuk memahami lebih jauh bagaimana lembaga legislatif menjalankan perannya dalam sistem demokrasi. Menurutnya, fungsi legislatif tidak hanya berkaitan dengan pembentukan undang-undang, tetapi juga mencakup fungsi anggaran dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
Pemahaman tersebut dinilai penting karena proses legislasi dan kebijakan publik memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah. Karena itu, generasi muda perlu memahami bagaimana sebuah kebijakan dibentuk, kepentingan apa yang dibawa, serta bagaimana kebijakan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
dr. Ratu juga menjelaskan posisi strategis DPD RI sebagai lembaga yang membawa kepentingan daerah ke tingkat nasional. Aspirasi daerah, termasuk yang berkaitan dengan pembentukan dan pemekaran daerah serta hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah, menjadi bagian dari kepentingan yang perlu diperjuangkan dalam proses kebijakan nasional.
Menurutnya, keberadaan DPD RI menjadi penting untuk memastikan karakteristik dan kebutuhan setiap daerah tetap menjadi pertimbangan dalam pengambilan kebijakan di tingkat pusat, terutama bagi daerah-daerah yang memiliki karakteristik kepulauan dan tantangan pembangunan yang berbeda.
dr. Ratu juga mendorong generasi muda untuk mulai mempersiapkan diri sebagai “young legislators” atau calon legislator masa depan. Untuk itu, terdapat sejumlah kapasitas yang perlu dibangun, mulai dari kemampuan berpikir kritis, memiliki kemampuan komunikasi dan negosiasi, hingga integritas.
Melalui Youth Legislative Summit Chapter II, dr. Ratu berharap generasi muda tidak berhenti sebagai peserta atau penonton dalam proses demokrasi. Mahasiswa perlu mulai mengambil peran sebagai bagian dari proses tersebut, baik melalui gagasan, partisipasi publik maupun keterlibatan dalam perumusan kebijakan.
Dengan bekal pengetahuan, kemampuan analisis, komunikasi, dan integritas, generasi muda diharapkan mampu tumbuh menjadi calon pemimpin dan young legislators yang memahami kebutuhan masyarakat, memperjuangkan kepentingan daerah, serta memiliki komitmen terhadap kepentingan publik.
0 Komentar