
Musionline.co.id, Palembang - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Palembang masih tiga tahun lagi, atau direncanakan dihelat pada tahun 2024 mendatang. Namun, sejumlah nama sudah digadang-gadang untuk maju pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut, diantaranya Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumsel yang juga Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad dan Wakil Ketua DPW PKS Sumsel yang juga Anggota DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli atau yang akrab disapa MSP.
Dilansir koransn.com, keduanya menyatakan kesiapannya untuk maju pada Pilkada Kota Palembang mendatang. Dikatakan Joncik, kalau memang masyarakat Kota Palembang memercayai Partai Amanat Nasional (PAN) untuk membawa perubahan dan PAN menugaskannya untuk maju, maka dirinya siap menunaikan tugas itu.
“Kita lihat perkembangannya, kalau nanti memang memungkinkan dari sisi popularitas, elektabilitas, dan partai menugaskan saya, maka saya siap ditugaskan dimanapun,” kata Joncik Muhammad diwawancarai usai menjadi narasumber pada diskusi publik bertema “Pemimpin Ideal Palembang, Siapo”, di The Zuri Hotel Palembang, Jalan Radial Palembang, Sabtu (3/7/2021).
Joncik menuturkan, kesiapannya untuk maju, semata-mata karena ingin bermanfaat untuk masyarakat, bukan karena hal lain.
“Saya menilai Palembang tidak melihat seksi atau tidak seksi, tapi melihat azas kemanfaatan, karena sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk orang lain. Itu filosofi hidup yang saya pegang,” ujar mantan Anggota DPRD Sumsel ini.
Ditanya tentang pasangan untuk maju di Pilkada Palembang, salah satunya dengan Mgs Syaiful Padli, dikatakan Joncik, hal itu sangat bergantung pada situasi kedepan. Namun, Joncik mengaku dirinya dan MSP memang sudah memiliki chemistry yang kuat.
“Kalau dengan adinda Syaiful ini, dari dulu punya chemistry, sama-sama menjadi anggota DPR Provinsi, beliau ini aktivis, generasi setelah saya, luar biasa, seorang pemimpn yang visioner, ya kalau kedepan apakah punya chemistry, pasti punya chemistry, namun itu tergantung situasi, karena politik itu selalu ada negosiasi, selalu ada kompromi, ketika titik temunya ketemu, ya kenapa tidak dua-duanya, baik di kancah kota maupun yang lebih tinggi provinsi,” ungkap Joncik.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKS Sumsel Mgs Syaiful Padli menyatakan PKS memiliki mekanisme dalam menentukan siapa yang akan diusung pada pemilihan kepala daerah. Namun, jika ia dipercaya oleh partai untuk maju pada Pilkada Palembang, maka ia siap untuk melaksanakan itu.
“Sebagai kader jika diperintahkan partai untuk maju, saya siap. Saat ini, Kak Joncik masih fokus Bupati Empat Lawang, saya pun masih di DPRD Sumsel, dan politik masih sangat dinamis, pilwako masih tiga tahun lagi,” ujarnya.
Sementara, diskusi publik “Pemimpin Ideal Palembang, Siapo”, Sabtu (3/7/2021) siang di The Zuri Hotel Palembang, Jalan Radial Palembang dimoderasi oleh Novembriono, dan menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Giri Ramandha Kiemas, Sekretaris DPD Partai Golkar Sumsel Herpanto, Sekretaris DPW PAN Sumsel H Joncik Muhammad, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Hanura Sumsel Qodri Usman, Anggota DPRD Sumsel Fraksi PKS Syaiful Padli ST MM, dan Pengamat Politik Bagindo Togar Butar Butar.
Pengamat politik Sumsel, Bagindo Togar menyebut calon pemimpin, haruslah tahu apa persoalan inti Kota Palembang yang urgen.
“Ini yang menyedihkan ada calon pemimpin yang hendak mencalonkan diri menjadi calon Walikota Palembang justru tidak mengetahui jumlah penduduk dan jumlah kelurahan yang ada di Palembang,” kata Bagindo.
Di kesempatan itu, Bagindo berharap agar calon pemimpin kedepan, meniru sistem demokrasi di Negara Swiss yang membangun sistem dengan pemikiran yang realistis. (awj)