Musi Online | Istri Tersangka AYH Kasus Dugaan Korupsi PDPDE Sumsel Diperiksa Kejagung
Pajak
HD
Home        Berita        Seputar Musi,Hukum Kriminal

Istri Tersangka AYH Kasus Dugaan Korupsi PDPDE Sumsel Diperiksa Kejagung

Musi Online
https://musionline.co.id 25 November 2021 @19:45 82 x dibaca
Istri Tersangka AYH Kasus Dugaan Korupsi PDPDE Sumsel Diperiksa Kejagung

Musionline.co.id, Jakarta - Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pembelian gas bumi oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan (Sumsel) terus berlanjut di Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI) di Jakarta.

Hari ini, giliran istri dari tersangka Ahmad Yaniarsah Hasan (AYH) selaku mantan Direktur Utama (Dirut) PT PDPDE Gas diperiksa sebagai saksi di Gedung Bundar Kejagung RI, Kamis (25/11/2021).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Loenard Eben Ezer Simanjuntak SH MH dalam keterangan tertulisnya yang diterima Musionline.co.id membenarkan, perihal pemeriksaan terhadap istri dari tersangka AYH berinisial MB.

Dijelaskan, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejagung melakukan pemeriksaan terhadap seorang saksi berinisial MB selaku istri dari tersangka AYH, terkait dengan perkara dugaan Tipikor pembelian gas bumi oleh BUMD PDPDE Sumsel.

"Saksi yang diperiksa adalah MB merupakan istri dari tersangka AYH. Ia diperiksa terkait penerimaan dana pada rekening yang bersangkutan dan berasal dari rekening an. PT Palsin," jelas Kapuspenkum Kejagung.

Menurutnya, pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan, tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri, guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PDPDE Sumsel.

"Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan antara lain dengan menerapkan 3M," ujarnya lagi.

Dalam perkara dugaan korupsi yang merugikan negara sekitar Rp500 miliar ini,  telah ditetapkan empat orang tersangka. Yaitu mantan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin (AN) dan Mudai Madang (MM) selaku Komisaris Utama (Komut) PT PDPDE Gas. Kemudian Caca Isa Saleh Sadikin (CISS) dan Ahmad Yaniarsah Hasan (AYH) selaku mantan Direktur Utama (Dirut) PT PDPDE Gas. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Sumsel Maju
Maroko
Top