Musi Online https://musionline.co.id 14 August 2025 @18:22 177 x dibaca 
Ditusuk Gegara Utang Piutang, Satu Pelaku Diamankan Warga, Satu Lagi Masih Buron.
Musionline.co.id, Ogan Ilir – Konflik utang piutang di Desa Kandis II, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, berujung aksi penusukan yang membuat seorang pria harus dilarikan ke rumah sakit.
Kejadian yang berlangsung pada Rabu (13/8/2025) sekitar pukul 16.00 WIB itu melibatkan dua pelaku.
Satu pelaku berhasil ditangkap warga, sementara satu lainnya melarikan diri dan kini masih diburu pihak kepolisian.
Korban diketahui bernama Median Akbar (27), warga setempat.
Dua pelaku yang terlibat dalam aksi ini adalah Agus (27) dan Feri (25), yang juga tinggal di desa yang sama.
Berdasarkan keterangan aparat kepolisian dan saksi mata, peristiwa bermula ketika Agus dan Feri mendatangi rumah Median untuk membicarakan masalah hutang mereka.
Dalam pertemuan itu, kedua pelaku menyampaikan ketidakmampuan untuk melunasi utang kepada Median.
Mendengar pernyataan tersebut, korban lantas meminta sepeda motor milik pelaku dijadikan jaminan.
Situasi yang awalnya hanya berupa pembicaraan berubah memanas ketika korban bersikeras menyita motor tersebut.
Cekcok tak terelakkan, hingga akhirnya pelaku Agus mengeluarkan sebilah pisau dan langsung menusuk bagian bawah ketiak kiri korban.
Luka tusuk itu membuat Median terjatuh dan mengerang kesakitan. Melihat korban terkapar, kedua pelaku panik dan bergegas melarikan diri menuju Sungai Ogan yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Namun, upaya pelarian mereka tidak sepenuhnya berhasil. Warga yang mengetahui insiden itu segera melakukan pengejaran menggunakan perahu.
Dalam aksi cepat tersebut, pelaku Feri berhasil diamankan di rumah Kepala Desa Kandis II. Sementara Agus, yang diduga sebagai pelaku utama penusukan, berhasil lolos dan kini masih dalam pengejaran polisi.
Kapolsek Rantau Alai, Iptu Agus Masyudhi, membenarkan kejadian tersebut.
“Kami langsung mendatangi lokasi kejadian begitu mendapat laporan dari warga. Satu pelaku berhasil diamankan warga dan saat ini sudah kami amankan di Mapolsek. Pelaku lainnya masih kami kejar,” ujarnya pada Kamis (14/8/2025).
Menurut Agus Masyudhi, korban telah mendapatkan pertolongan medis dan kondisinya berangsur membaik.
Polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian untuk memperkuat barang bukti.
“Situasi di desa sudah kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi pihak kepolisian apabila mengetahui keberadaan pelaku yang masih buron,” tegasnya.
Kasus ini menambah catatan betapa persoalan utang piutang kerap menjadi pemicu tindak kekerasan di tengah masyarakat.
Dalam beberapa kasus, perselisihan yang tidak diselesaikan secara baik-baik bisa berujung pada tindakan kriminal yang mengancam nyawa.
Aparat kepolisian pun mengingatkan agar masyarakat mengedepankan musyawarah atau menempuh jalur hukum jika menghadapi masalah serupa.
Sementara itu, warga Desa Kandis II berharap pelaku penusukan segera tertangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Kami khawatir kalau pelaku masih berkeliaran, apalagi dia punya senjata tajam,” ujar salah satu warga yang ikut melakukan pengejaran.
Pihak kepolisian kini telah mengantongi identitas lengkap Agus dan memprediksi arah pelariannya. Tim gabungan dari Polsek Rantau Alai dan Polres Ogan Ilir sedang melakukan penyisiran di beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku. Polisi memastikan akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa masalah keuangan, sekecil apapun, harus diselesaikan dengan kepala dingin. Tanpa itu, konflik bisa dengan cepat berubah menjadi tragedi yang tidak hanya merugikan pihak yang terlibat, tetapi juga menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar. (***)
0 Komentar