Musi Online https://musionline.co.id 23 August 2025 @21:15 217 x dibaca 
Mobilio Ringsek Ditabrak KA Babaranjang di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Muara Enim, 4 Penumpang Selamat.
Musionline.co.id, Muara Enim - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda empat dan Kereta Api Babaranjang kembali terjadi di Kabupaten Muara Enim.
Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi BG 1685 CI ringsek setelah dihantam kereta barang bermuatan batu bara di perlintasan tanpa palang pintu, tepatnya di KM 350 Desa Sigam, Kecamatan Gelumbang, Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Meski kendaraan mengalami kerusakan parah karena terseret sejauh kurang lebih empat meter, beruntung empat penumpang di dalamnya berhasil selamat tanpa mengalami luka serius.
Mereka adalah pengemudi mobil, Heri Setiawan (31), serta tiga penumpang lainnya, yaitu Tatang Irawan (45), Wawan Agustian (56), dan Yulianto (40), yang seluruhnya merupakan warga Prabumulih.
Kapolres Muara Enim, AKBP Jhoni Eka Putra melalui Kasat Lantas AKP Trifonia Situmorang, saat dikonfirmasi pada Sabtu (23/8/2025), membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika pengendara Mobilio hendak melintasi jalur kereta api menuju Dusun I Desa Sigam.
Diduga karena kurang hati-hati, pengemudi tidak menyadari adanya rangkaian KA Babaranjang yang melaju dari arah Lahat menuju Palembang.
“Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak bisa dihindari. Mobil sempat terseret beberapa meter hingga akhirnya berhenti dalam kondisi ringsek. Syukur, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian hanya pada kerusakan material kendaraan,” ungkap AKP Trifonia.
Ia menambahkan, kejadian ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur kereta api, terutama yang tidak memiliki palang pintu maupun penjaga.
Menurutnya, kewaspadaan pengendara sangat penting mengingat jalur KA Babaranjang dikenal padat dengan frekuensi perjalanan tinggi.
“Pengguna jalan wajib berhenti sejenak, menengok ke kiri dan kanan, memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum menyeberang. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Insiden ini kembali membuka perhatian publik terhadap masih banyaknya perlintasan sebidang tanpa palang pintu di wilayah Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Muara Enim.
Kondisi tersebut rawan memicu kecelakaan serupa jika tidak diantisipasi dengan kesadaran pengendara maupun langkah antisipasi dari pihak terkait. (***)
0 Komentar