Musi Online https://musionline.co.id 07 September 2025 @18:50 256 x dibaca 
Pelayanan Cek Kesehatan Gratis Libatkan 40 Puskesmas, Wawako Palembang: Berdayakan Seluruh Petugas.
Musionline.co.id, Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada.
Salah satu program yang kini menjadi prioritas adalah pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga dan pelajar, yang melibatkan 40 puskesmas di wilayah Kota Palembang.
Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang, Prima Salam, mengatakan program ini merupakan bagian dari implementasi program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kesadaran masyarakat, tetapi juga pada kesiapan tenaga medis di lapangan.
“Pelayanan CKG yang dimulai sejak pertengahan Februari 2025 akan semakin kami optimalkan dengan memberdayakan seluruh petugas puskesmas yang tersebar di 18 kecamatan. Semua tenaga medis dilibatkan agar layanan ini benar-benar menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Prima Salam di Palembang, Minggu (7/9/2025).
Menyasar Warga dan Siswa
Program ini tidak hanya menunggu kedatangan warga ke puskesmas, tetapi juga proaktif dengan mendatangi sekolah-sekolah.
Tim medis dari puskesmas dijadwalkan turun langsung untuk melakukan pemeriksaan kesehatan para siswa, mulai dari sekolah dasar hingga tingkat menengah.
Menurut Prima Salam, langkah ini sangat penting agar sejak usia dini anak-anak sudah terbiasa menjaga kesehatan.
“Kesehatan anak-anak dan remaja sangat berpengaruh terhadap masa depan. Jika sejak awal kita bisa mendeteksi potensi masalah kesehatan, maka penanganannya bisa lebih cepat dan tepat,” jelasnya.
Sementara itu, untuk warga umum, puskesmas memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dengan pembagian kelompok berdasarkan usia dan kondisi khusus.
Misalnya, ada layanan khusus untuk anak-anak, remaja, dewasa, ibu hamil, hingga lansia. Setiap kelompok memiliki standar pemeriksaan yang berbeda sesuai kebutuhan medisnya.
Pelaksanaan program CKG di Palembang juga mengacu pada arahan Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan.
Kepala Dinkes Sumsel, Trisnawarman, sebelumnya menjelaskan bahwa pelayanan CKG secara nasional diluncurkan pada 10 Februari 2025.
Secara umum, ada tiga kategori kegiatan dalam program ini:
CKG Ulang Tahun
Setiap warga yang berusia di bawah lima tahun dan masyarakat di atas 18 tahun bisa mendapatkan layanan cek kesehatan gratis dalam periode maksimal satu bulan dari tanggal ulang tahunnya. Pemeriksaan ini dapat dilakukan di puskesmas maupun klinik yang bekerja sama.
CKG Sekolah
Dimulai sejak Juli 2025, layanan ini diperuntukkan bagi siswa berusia 6–18 tahun. Pemeriksaan dilakukan langsung di sekolah-sekolah yang ada di 17 kabupaten/kota di Sumsel, termasuk Palembang.
CKG Ibu Hamil dan Balita
Pelayanan khusus bagi ibu hamil serta balita dilakukan di puskesmas dan posyandu sesuai jadwal yang telah ditentukan. Tujuannya adalah menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan ibu hamil sejak dini.
Pemkot Palembang berharap program ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Dengan pemeriksaan kesehatan sejak dini, warga bisa mengetahui kondisi tubuhnya secara menyeluruh.
Informasi ini nantinya bisa menjadi acuan bagi pemerintah dalam membuat kebijakan yang lebih tepat sasaran di bidang kesehatan.
“Kami ingin seluruh masyarakat Palembang, tanpa terkecuali, bisa merasakan manfaat program nasional ini. Jangan sampai ada warga yang tidak tahu atau enggan memanfaatkan fasilitas gratis yang telah disediakan pemerintah,” tegas Wawako Prima Salam.
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendorong gaya hidup sehat di kalangan masyarakat. Dengan pemeriksaan rutin, potensi penyakit bisa dicegah sejak awal sebelum berkembang menjadi masalah serius.
Meski demikian, program ini tidak lepas dari tantangan. Salah satunya adalah tingkat kesadaran warga untuk memeriksakan kesehatan secara rutin. Tidak sedikit masyarakat yang masih menunggu hingga sakit parah baru mendatangi fasilitas kesehatan.
Untuk itu, Pemkot Palembang bersama jajaran puskesmas aktif melakukan sosialisasi melalui berbagai media, termasuk penyuluhan langsung ke masyarakat, sekolah, hingga forum RT/RW. Dukungan dari tokoh masyarakat dan sekolah juga menjadi kunci keberhasilan agar layanan ini benar-benar bisa menjangkau semua kalangan.
“Jika masyarakat sadar pentingnya kesehatan, maka program CKG ini akan sangat efektif. Kami optimis, dengan sinergi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat, Palembang bisa menjadi kota yang sehat dan produktif,” tutup Prima Salam.
Dengan keterlibatan 40 puskesmas, ratusan tenaga medis, serta dukungan penuh dari pemerintah pusat hingga daerah, Palembang diharapkan dapat menjadi contoh kota yang berhasil mengimplementasikan program nasional Cek Kesehatan Gratis secara optimal. (***)
0 Komentar