Musi Online | Kecelakaan Maut Libatkan Minibus, Motor, dan Truk Fuso di Jalan Sekayu–Lubuklinggau, Satu Korban Tewas Terlindas
Hut
Home        Berita        Hukum Kriminal

Kecelakaan Maut Libatkan Minibus, Motor, dan Truk Fuso di Jalan Sekayu–Lubuklinggau, Satu Korban Tewas Terlindas

Musi Online
https://musionline.co.id 08 September 2025 @17:39
Kecelakaan Maut Libatkan Minibus, Motor, dan Truk Fuso di Jalan Sekayu–Lubuklinggau, Satu Korban Tewas Terlindas
Kecelakaan Maut Libatkan Minibus, Motor, dan Truk Fuso di Jalan Sekayu–Lubuklinggau, Satu Korban Tewas Terlindas.

Musionline.co.id, Musi Banyuasin – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Nasional Sekayu–Lubuklinggau KM 146, tepatnya di Dusun II, Desa Ulak Paceh, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Minggu pagi (7/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. 
Insiden maut ini melibatkan tiga kendaraan sekaligus, yakni sebuah minibus tanpa identitas, sepeda motor Honda Genio dengan nomor polisi BG 5453 BAX, serta truk Fuso Hino bernomor polisi BG 8428 IJ.
Akibat kecelakaan beruntun tersebut, seorang pengendara sepeda motor bernama Wiluna Juniarista binti Pransisko (22) meninggal dunia secara tragis setelah tubuhnya terlindas truk Fuso. 
Sementara pengendara motor yang memboncengnya, Rika Wulan Dari binti Rohisin, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, kecelakaan bermula ketika sebuah minibus yang belum diketahui identitas pengemudinya melaju dari arah Lubuklinggau menuju Sekayu. 
Saat tiba di KM 146, sopir minibus mencoba mendahului truk Fuso Hino BG 8428 IJ yang berada di depannya.
Namun upaya mendahului itu justru berakhir fatal. Minibus yang terlalu mengambil jalur kanan menyerempet sepeda motor Honda Genio BG 5453 BAX yang dikendarai Rika Wulan Dari dengan membonceng Wiluna Juniarista dari arah berlawanan (Sekayu menuju Lubuklinggau).
Benturan tersebut membuat motor oleng dan terjatuh. Rika Wulan terpental ke sisi kiri jalan, sementara Wiluna jatuh ke badan jalan sebelah kanan. 
Nahas, di saat bersamaan, truk Fuso yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Sekayu tidak sempat menghindar dan langsung melindas tubuh Wiluna. Korban meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Musi Banyuasin, AKP Pandri Pratama Putra Simbolon, S.I.K., M.A, membenarkan insiden ini.
“Benar, kecelakaan terjadi melibatkan tiga kendaraan. Korban yang dibonceng motor Honda Genio meninggal dunia akibat terlindas truk Fuso, sementara pengendara motornya mengalami luka-luka,” jelasnya.
Sopir Truk Kabur, Polisi Lakukan Pencarian
Usai kejadian, sopir truk Fuso langsung melarikan diri meninggalkan kendaraannya di lokasi. Minibus yang diduga sebagai penyebab awal kecelakaan juga langsung tancap gas dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
“Pihak kepolisian dari Pos Lantas Babat Toman sudah mengamankan barang bukti berupa satu unit truk Fuso Hino BG 8428 IJ, satu unit sepeda motor Honda Genio BG 5453 BAX, serta dokumen STNK kendaraan roda dua tersebut. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu pengemudi truk maupun minibus yang kabur,” terang AKP Pandri.
Peristiwa kecelakaan ini sempat membuat warga sekitar geger. Jalur utama penghubung Sekayu–Lubuklinggau pun mengalami kemacetan cukup panjang karena banyak pengendara yang berhenti untuk melihat kondisi korban. Polisi bersama warga bahu-membahu mengevakuasi korban dan mengatur arus lalu lintas hingga situasi kembali normal.
Kasat Lantas Polres Muba mengimbau agar seluruh pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas di jalur Sekayu–Lubuklinggau yang dikenal ramai dilalui kendaraan besar.
“Jangan melakukan manuver berbahaya, seperti mendahului di jalur sempit, tikungan, atau kondisi lalu lintas yang tidak memungkinkan. Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apapun dapat berakibat fatal,” ujarnya.
Jalur Sekayu–Lubuklinggau memang kerap menjadi titik rawan kecelakaan karena kondisi jalan yang ramai, dilalui truk-truk besar, dan sering dimanfaatkan pengendara untuk menyalip. Pihak kepolisian berencana menambah rambu peringatan serta patroli untuk meminimalisasi risiko kecelakaan serupa.
Sementara itu, keluarga korban yang berada di Desa asalnya masih shock menerima kabar duka. Jenazah Wiluna Juniarista langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.
Kecelakaan maut ini menambah daftar panjang kasus lalu lintas yang terjadi di Sumatera Selatan sepanjang tahun 2025. Aparat berharap dengan adanya kesadaran pengendara untuk lebih tertib dan mengutamakan keselamatan, angka kecelakaan bisa ditekan. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top