Musi Online https://musionline.co.id 15 October 2025 @19:02 285 x dibaca 
Pemkab Muara Enim Dukung Percepatan Pembangunan JTTS, Kadis PUPR: Masih Tahap Pembahasan Awal.
Musionline.co.id, Muara Enim - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim menyatakan dukungannya terhadap rencana percepatan pembangunan lanjutan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya pada ruas Indralaya–Muara Enim yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
Pembangunan tol tersebut diharapkan dapat mempercepat konektivitas wilayah Sumatera Selatan, terutama untuk menyambungkan akses Indralaya – Prabumulih – Muara Enim.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim, Suhermansyah, melalui Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, Arie Jonathan ST MT, menjelaskan bahwa rencana ini masih berada pada tahap awal.
“Baru sebatas pembahasan awal,” ujarnya usai menghadiri rapat koordinasi bersama BPK RI, Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Bappeda Kota Palembang, Bappeda Kabupaten Ogan Komering Ilir, dan Bappeda Kabupaten Muara Enim melalui Zoom Meeting, Selasa (14/10/2025).
Menurut Arie, proyek pembangunan ruas tol Indralaya–Muara Enim akan memiliki panjang sekitar 65 kilometer, dan akan dilaksanakan oleh PT Hutama Karya (Persero) selaku pengembang utama JTTS.
Dalam usulan awal, Pemkab Muara Enim juga mengajukan tiga titik exit tol, yakni di Simpang Kepur (Muara Enim), Belimbing, dan Lembak, yang dinilai strategis untuk menggerakkan roda ekonomi daerah.
“Ketiga pintu keluar tol ini diusulkan agar bisa mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Aksesibilitas yang baik akan mendorong sektor industri, pertanian, dan pariwisata di wilayah Muara Enim,” jelas Arie.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya percepatan proses pembebasan lahan agar proyek strategis ini tidak kembali terhambat seperti pada tahap sebelumnya.
“Kendala utama biasanya ada pada pembebasan lahan. Jika tidak segera dilakukan, harga tanah akan terus meningkat setiap tahun dan berisiko memperlambat pengerjaan konstruksi,” ungkapnya.
Arie menambahkan, keberadaan tol Indralaya–Muara Enim nantinya akan memiliki dampak besar terhadap mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah.
Selain memperlancar arus barang dan jasa, infrastruktur ini juga diharapkan menjadi pendorong utama investasi baru di kawasan tengah Sumatera Selatan.
“Pembangunan jalan tol bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang membuka akses ekonomi baru dan meningkatkan daya saing daerah. Karena itu, dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat, sangat dibutuhkan,” pungkasnya.
Dengan adanya dukungan kuat dari Pemkab Muara Enim, proyek strategis JTTS diharapkan dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan konektivitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan. (***)
0 Komentar