Musi Online | Dukung Atasi Sampah Berkelanjutan, Ketua KADIN Muara Enim Tegaskan Pentingnya Pembangunan Kolaborasi Strategis
HDCU
Home        Berita        Seputar Musi

Dukung Atasi Sampah Berkelanjutan, Ketua KADIN Muara Enim Tegaskan Pentingnya Pembangunan Kolaborasi Strategis

Musi Online
https://musionline.co.id 16 November 2025 @14:08
Dukung Atasi Sampah Berkelanjutan, Ketua KADIN Muara Enim Tegaskan Pentingnya Pembangunan Kolaborasi Strategis
Dukung Atasi Sampah Berkelanjutan, Ketua KADIN Muara Enim Tegaskan Pentingnya Pembangunan Kolaborasi Strategis.

Musionline.co.id, Muara Enim - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Muara Enim kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Pemerintah Daerah mengatasi permasalahan sampah yang kian kompleks. 
Melalui kemitraan strategis dengan NGO Australia Green Wafe, KADIN mendorong percepatan pembangunan sistem pengolahan sampah berkelanjutan berbasis teknologi modern dan bernilai ekonomi.
Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan diskusi daring (Zoom Meeting) pada Jumat, 14 November 2025, yang dipimpin langsung Ketua KADIN Muara Enim, Iwan Kurniawan. 
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muara Enim, Karang Taruna, Yayasan Lingkungan GIS, aktivis lingkungan, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap isu pengelolaan sampah.
Komitmen KADIN: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang Ekonomi
Dalam forum tersebut, Iwan Kurniawan menegaskan bahwa penanganan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan pendekatan konvensional. 
Menurutnya, sampah harus dipandang sebagai sumber daya yang bisa memberi nilai tambah bagi perekonomian daerah.
“KADIN Muara Enim menilai bahwa sampah bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga peluang ekonomi jika dikelola dengan benar. Dengan menggandeng mitra internasional, kami berharap dapat menghadirkan proyek hilirisasi sampah menjadi energi terbarukan yang memberikan manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi masyarakat,” ujar Iwan.
Iwan juga menekankan bahwa inisiatif tersebut selaras dengan amanat Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan, yang mendorong pemanfaatan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) dalam pengolahan sampah non-organik. 
Teknologi ini dinilai mampu mengurangi beban TPA sekaligus menghasilkan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.
KADIN, kata Iwan, siap menjadi penghubung antara pemerintah, investor, serta lembaga internasional untuk memastikan proyek kolaboratif ini dapat terwujud dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dukungan Green Wafe: Siap Bangun Fasilitas Energi Terbarukan
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan NGO Green Wafe, Webri Veliana, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk menjajaki dan merealisasikan proyek pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis RDF di Kabupaten Muara Enim.
“Green Wafe berkomitmen menghadirkan proyek yang berkelanjutan dan melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, serta pelaku usaha secara aktif. Kami melihat Kabupaten Muara Enim memiliki potensi dan kesiapan untuk mengembangkan model pengolahan sampah berbasis energi terbarukan,” jelas Webri.
Green Wafe sebelumnya telah mengembangkan beberapa pilot project serupa di sejumlah negara dan menilai Muara Enim sebagai lokasi yang ideal karena ketersediaan lahan, volume sampah, dan dukungan pemangku kepentingan yang kuat.
Pemerintah Daerah Sambut Positif Kolaborasi
Dari unsur pemerintah, Ir. Silfiana Devi, ST., M.Si., perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Muara Enim, menyampaikan apresiasi atas upaya kolaboratif yang digagas KADIN. 
Menurutnya, pemerintah daerah menjadikan isu pengelolaan sampah sebagai prioritas penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“DLH Muara Enim tentu menyambut baik kolaborasi yang digagas KADIN. Kami berharap langkah ini berlanjut pada realisasi investasi untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi terbarukan di daerah,” ungkap Silfiana.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Muara Enim terus berusaha meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah, termasuk melalui edukasi masyarakat, penambahan sarana prasarana, dan penerapan teknologi ramah lingkungan.
Membangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berbasis Kolaborasi
Kerja sama antara KADIN, Green Wafe, DLH, dan unsur masyarakat menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem pengelolaan sampah yang tidak hanya menekankan aspek kebersihan lingkungan, tetapi juga transformasi ekonomi hijau.
KADIN menegaskan kesiapannya menjadi fasilitator dalam membangun kemitraan strategis yang melibatkan investor, pemerintah, organisasi masyarakat, kalangan akademik, hingga sektor swasta. 
Targetnya adalah menciptakan model pengelolaan sampah modern yang berbasis teknologi, ramah lingkungan, dan mampu memberikan kontribusi ekonomi bagi Kabupaten Muara Enim.
Dengan upaya bersama ini, Muara Enim diharapkan dapat menjadi salah satu daerah di Sumatera Selatan yang sukses mengembangkan sistem pengolahan sampah berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendorong energi terbarukan berbasis pengelolaan sampah. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top