Musi Online https://musionline.co.id 06 December 2025 @17:10 126 x dibaca 
Aksi Warga Mandi Lumpur di Ogan Ilir Viral, Kades Rengas I Tegaskan Sudah Berulang Kali Ajukan Perbaikan Jalan.
Musionline.co.id, Ogan Ilir – Viral di media sosial, aksi seorang warga yang nekat mandi lumpur di tengah jalan rusak di Desa Rengas I, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, memicu perhatian publik.
Video yang memperlihatkan seorang pria berendam di kubangan lumpur sebagai bentuk protes terhadap rusaknya infrastruktur jalan itu tidak hanya menarik komentar warganet, tetapi juga memaksa pemerintah desa memberikan klarifikasi resmi.
Kepala Desa Rengas I, Bakaruddin, akhirnya angkat bicara. Melalui keterangannya, ia menegaskan bahwa pihaknya sudah berulang kali mengajukan perbaikan jalan tersebut kepada pemerintah di tingkat kecamatan hingga kabupaten, namun belum mendapatkan realisasi.
Kades: Aksi Warga Bentuk Frustasi, Tapi Damai dan Kreatif
Bakaruddin mengaku memahami sepenuhnya keresahan masyarakat yang harus melewati jalan rusak parah setiap hari. Menurutnya, aksi mandi lumpur yang dilakukan warga adalah bentuk ekspresi spontan akibat lamanya penantian perbaikan.
“Aksi itu bentuk penyampaian pendapat yang kreatif dan tidak destruktif. Kami memahami rasa frustasi warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah desa sama sekali tidak merasa terganggu dengan aksi tersebut, selama dilakukan secara damai dan tidak merusak fasilitas umum.
Kepala desa juga menyebut bahwa kondisi jalan tersebut sudah lama mengalami kerusakan dan menjadi keluhan utama dalam berbagai forum musyawarah desa.
Jalan Bukan Kewenangan Desa, Sudah Berkali-kali Diusulkan
Dalam penjelasannya, Bakaruddin menekankan bahwa jalan yang menjadi lokasi aksi viral itu bukan berada di bawah kewenangan Pemerintah Desa Rengas I.
“Kami sudah beberapa kali mengajukan usulan perbaikan melalui Musrenbang desa, kecamatan, hingga kabupaten,” ungkapnya.
Menurutnya, desa hanya bisa mengusulkan dan mengawal proses, sementara penanganan fisik sepenuhnya berada pada dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir atau Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Ia memastikan bahwa koordinasi dengan camat dan instansi teknis terus dilakukan agar perbaikan bisa segera direalisasikan, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital warga.
Akses Vital untuk Ekonomi dan Mobilitas Warga
Jalan yang menghubungkan Desa Rengas I dengan Kelurahan Payaraman ini merupakan jalur yang digunakan warga untuk beraktivitas setiap hari, baik menuju sekolah, pasar, maupun tempat bekerja. Kerusakan yang berkepanjangan dikhawatirkan akan berdampak pada aktivitas ekonomi desa.
“Kami berharap seluruh pihak memiliki komitmen kuat untuk mempercepat perbaikan jalan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tegas Kades.
Ia meminta masyarakat tetap bersabar dan terus menyampaikan aspirasi secara tertib, sembari memastikan pemerintah desa akan terus mengawal proses pengajuan hingga benar-benar terealisasi.
Aksi Mandi Lumpur Viral, Warganet Ramai-ramai Tag Pemda
Aksi mandi lumpur itu sendiri pertama kali diunggah oleh akun Facebook milik @Teddy Etet Suhandi pada Kamis, 4 Desember 2025 dan mulai viral pada Jumat (5/12/2025). Video berdurasi beberapa menit itu memperlihatkan Teddy berendam di kubangan lumpur besar di tengah jalan berlubang.
Dalam rekaman tersebut, Teddy tampak mengenakan pakaian yang mirip seragam ASN, berdiri hingga berendam di separuh tubuh di tengah genangan lumpur sambil memperlihatkan kondisi sekitar jalan.
Ia juga menunjukkan beberapa titik jalan yang berlubang besar dan sulit dilintasi kendaraan. Di dalam videonya, Teddy menyampaikan kritik pedas terhadap pemerintah.
“Proposal perbaikan jalan sudah diajukan berkali-kali, tapi hanya menumpuk di meja. Reses anggota DPR hanya seremonial, warga cuma kebagian snack,” tulis Teddy dalam caption videonya.
Teddy juga melontarkan kalimat satir sambil mengacungkan kedua jempolnya ke arah kamera:
“Oke pemirsa, inilah jalan kita, terbaik se-Ogan Ilir. Maknyos!”
Unggahannya mendapat ribuan tontonan dan komentar dari warganet. Banyak yang mendukung aksi Teddy, sementara sebagian lain menandai akun resmi pemerintah daerah untuk mendesak perbaikan segera dilakukan.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir belum memberikan keterangan resmi terkait viralnya video tersebut. Upaya media untuk menghubungi Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir, Ruslan, juga belum membuahkan hasil.
Sementara itu, masyarakat berharap viralnya aksi mandi lumpur ini dapat mendorong perhatian lebih serius dari pemerintah daerah agar perbaikan jalan dapat segera direalisasikan setelah bertahun-tahun dikeluhkan. (***)
0 Komentar