Musi Online https://musionline.co.id 07 December 2025 @12:56 186 x dibaca 
Wali Kota Palembang Ratu Dewa Tinjau Banjir dan Longsor, Perintahkan PUPR Telusuri Jalur Drainase.
Musionline.co.id, PaLembang – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, turun langsung ke lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Sabtu (6/12/2025).
Kunjungan ini dilakukan sebagai respons cepat Pemerintah Kota Palembang terhadap keluhan masyarakat yang terdampak genangan air akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Dalam peninjauan tersebut, Ratu Dewa didampingi Kadiskominfo, Adi Zahri, perangkat kecamatan, lurah setempat, serta perwakilan komunitas pegiat lingkungan seperti Komunitas Peduli Sungai dan Banjir.
Kehadiran berbagai elemen ini menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan lingkungan di wilayah rawan banjir.
Ratu Dewa menyampaikan bahwa salah satu penyebab utama genangan air diduga berasal dari sistem drainase yang tidak terkoneksi dengan baik. Oleh karena itu, ia secara langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan penelusuran jalur drainase secara menyeluruh.
“Saya minta Dinas PUPR menelusuri saluran drainase sampai benar-benar diketahui aliran pembuangan airnya bermuara ke mana. Kita tidak mau masyarakat terus-menerus kebanjiran setiap hujan deras,” tegas Ratu Dewa saat berada di lokasi.
Selain fokus pada infrastruktur, Wali Kota Palembang juga menunjukkan perhatian sosial dengan menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga kurang mampu yang terdampak banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari pasca terjadinya bencana.
Tak hanya soal banjir, Ratu Dewa juga memastikan program pengentasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tetap berjalan sesuai target. Pemkot Palembang bekerja sama dengan pemerintah pusat serta forum Corporate Social Responsibility (CSR) menargetkan sebanyak 3.067 unit RTLH direnovasi.
“Beberapa rumah yang terdampak banjir tadi sudah kita data untuk masuk dalam program perbaikan. Target kita pada tahun 2026 seluruh RTLH sebanyak 3.067 unit bisa selesai direnovasi,” jelasnya.
Sebelum meninjau banjir, Ratu Dewa juga meninjau lokasi tanah longsor di Jalan Pangeran Ing Kenayan, Sungai Jong, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus. Longsor terjadi di sekitar jembatan dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta fasilitas umum.
Untuk mempercepat penanganan, Wali Kota Palembang langsung memerintahkan Dinas PUPR menurunkan alat berat ke lokasi. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan ditargetkan dapat dibersihkan dalam waktu maksimal tujuh hari.
“Saya sudah instruksikan alat berat diturunkan segera. Kita targetkan pembersihan selesai tujuh hari agar akses masyarakat kembali normal,” tegasnya.
Ratu Dewa menegaskan, Pemerintah Kota Palembang berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap bencana lingkungan, termasuk banjir dan longsor, demi menjaga keamanan serta kenyamanan seluruh warga Palembang. (***)
0 Komentar