Musi Online | Hujan Lebat Picu Longsor di Desa Pinang Mas Ogan Ilir, Dua Rumah Petani Rusak dan Terancam Roboh
HDCU
Home        Berita        Seputar Musi

Hujan Lebat Picu Longsor di Desa Pinang Mas Ogan Ilir, Dua Rumah Petani Rusak dan Terancam Roboh

Musi Online
https://musionline.co.id 07 December 2025 @13:02
Hujan Lebat Picu Longsor di Desa Pinang Mas Ogan Ilir, Dua Rumah Petani Rusak dan Terancam Roboh
Hujan Lebat Picu Longsor di Desa Pinang Mas Ogan Ilir, Dua Rumah Petani Rusak dan Terancam Roboh.

Musionline.co.id, Ogan Ilir - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ogan Ilir dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya bencana tanah longsor di Dusun I RT 001, Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang, Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. 
Peristiwa ini mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan serius dan terancam ambruk akibat pergeseran tanah di sekitar bangunan.
Longsor terjadi secara tiba-tiba setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak dini hari.
Material tanah di sisi bangunan ambrol dan menggerus bagian penopang rumah, sehingga struktur bangunan menjadi tidak stabil. 
Warga sekitar sempat panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga ketika melihat retakan tanah semakin melebar.
Petugas dari Polsek Rantau Panjang bersama perangkat Desa Pinang Mas langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi lapangan. 
Dari hasil peninjauan sementara, teridentifikasi adanya pergerakan tanah aktif yang berpotensi memicu longsor lanjutan apabila curah hujan kembali meningkat.
Dua rumah yang terdampak diketahui milik Irawan (49) dan Bahirin (35), keduanya berprofesi sebagai petani dan warga Dusun I RT 001. 
Rumah milik Irawan dihuni oleh empat kepala keluarga, sementara rumah Bahirin ditempati oleh tiga kepala keluarga. 
Dengan jumlah penghuni yang cukup banyak, risiko keselamatan warga dinilai sangat tinggi jika mereka tetap bertahan di dalam rumah.
Sebagai langkah antisipasi, aparat kepolisian bersama pemerintah desa langsung mengimbau seluruh penghuni rumah agar mengungsi sementara ke rumah kerabat dan fasilitas umum yang lebih aman. 
Imbauan ini dilakukan mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi longsor masih labil dan dikhawatirkan dapat kembali bergerak sewaktu-waktu.
“Tanah masih dalam kondisi tidak stabil. Jika hujan deras kembali turun, potensi longsor susulan sangat besar. Karena itu, kami minta warga tidak memaksakan diri tetap tinggal di rumah,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Kejadian ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Sungai Pinang selama beberapa hari terakhir.
Struktur tanah di wilayah dengan kontur miring cenderung lebih mudah mengalami pergeseran saat jenuh air. 
Kondisi tersebut memperparah risiko longsor, terutama di area permukiman yang berada di dekat tebing atau lereng.
Kapolres Ogan Ilir, Bagus Suryo Wibowo, mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya selama musim hujan. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama.
“Keselamatan jiwa adalah hal yang paling penting. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah penanganan darurat serta mitigasi bencana,” tegasnya.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top