Musi Online | Kabupaten Muara Enim Gagal Menjadi Tuan Rumah Porprov Sumsel 2027, Bupati Edison: Ini Momentum untuk Berbenah
Hut
Home        Berita        Seputar Musi

Kabupaten Muara Enim Gagal Menjadi Tuan Rumah Porprov Sumsel 2027, Bupati Edison: Ini Momentum untuk Berbenah

Musi Online
https://musionline.co.id 12 December 2025 @14:25
Kabupaten Muara Enim Gagal Menjadi Tuan Rumah Porprov Sumsel 2027, Bupati Edison: Ini Momentum untuk Berbenah
Kabupaten Muara Enim Gagal Menjadi Tuan Rumah Porprov Sumsel 2027, Bupati Edison: Ini Momentum untuk Berbenah.

Musionline.co.id, Muara Enim - Kabupaten Muara Enim dipastikan gagal menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan tahun 2027. 
Keputusan resmi tersebut diumumkan setelah Gubernur Sumatera Selatan menetapkan Kota Lubuk Linggau sebagai tuan rumah ajang olahraga terbesar tingkat provinsi itu. 
Meski begitu, kegagalan ini tidak membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim patah semangat.
Bupati Muara Enim, Edison, menegaskan bahwa keputusan tersebut harus disikapi secara positif sebagai bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk melakukan pembenahan lebih matang demi mempersiapkan diri sebagai calon tuan rumah Porprov Sumsel 2029.
“Kita sudah mengupayakan semaksimal mungkin. Bahkan saya sendiri sudah menyampaikan langsung kepada Pak Gubernur bahwa anggaran dan kesiapan venue kita memenuhi syarat. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran KONI dan stakeholder yang telah mendukung,” ujar Bupati Edison saat ditemui di Balai Agung Serasan Sekundang, Kamis, 11 Desember 2025.
Upaya Maksimal Muara Enim Belum Membawa Hasil
Menurut Edison, Pemkab Muara Enim bersama KONI Kabupaten dan DPRD telah bekerja keras dalam beberapa bulan terakhir. Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari penyusunan proposal, kesiapan anggaran penyelenggaraan, hingga presentasi resmi di depan Gubernur Sumsel dan tim penilai.
Namun, dengan adanya lebih dari satu daerah yang mengajukan diri, keputusan akhir tentu mempertimbangkan berbagai aspek strategis. Kota Lubuk Linggau akhirnya dipilih sebagai tuan rumah Porprov 2027.
“Kita tidak berkecil hati meski belum terpilih. Ini bukan kegagalan, tapi momentum untuk semakin berbenah. Yang terpenting, semangat kita tetap ada. Dari sisi positif, kita masih punya waktu untuk memperbaiki dan melengkapi venue serta mempersiapkan atlet agar lebih kuat,” tegas Edison.
Meski gagal pada 2027, Bupati Edison mengungkapkan bahwa Gubernur Sumsel memberikan sinyal kuat bahwa Muara Enim berpeluang besar menjadi tuan rumah Porprov tahun 2029.
“Gubernur terakhir mengatakan kepada saya bahwa Muara Enim punya harapan besar untuk Porprov 2029. Mungkin beliau memiliki pertimbangan dan strategi khusus terkait hal tersebut,” ungkapnya.
Dengan jarak dua tahun menuju penentuan Porprov 2029, Pemkab Muara Enim akan memanfaatkan waktu ini seoptimal mungkin untuk mempercepat pembangunan serta peningkatan standar fasilitas olahraga agar memenuhi ketentuan yang ditetapkan KONI Sumsel.
Pemkab Mulai Susun Rencana Pembenahan Besar-besaran
Sebagai langkah konkret, Pemkab bersama KONI Muara Enim mulai menyusun rencana pembangunan dan renovasi sejumlah venue prioritas. Pembenahan ini mencakup stadion utama, arena atletik, venue bulutangkis, gedung olahraga multi­purpose, hingga pusat pelatihan atlet.
Tidak hanya itu, pembinaan atlet dan peningkatan kualitas pelatih pun akan menjadi fokus utama. Langkah ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi melalui event-event olahraga yang berskala besar.
Ini Bukan Akhir, Tapi Batu Loncatan
Ketua KONI Muara Enim, M. Zen Sukri, juga menyampaikan bahwa seluruh proses administrasi dan presentasi telah dilakukan dengan maksimal. Namun, hasil akhirnya harus diterima dengan lapang dada.
“Kita sudah melengkapi seluruh administrasi, melakukan paparan, dan menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah. Namun tim akhirnya memutuskan bahwa Lubuk Linggau lebih layak untuk Porprov 2027, dan kita harus legowo,” ujarnya.
Syukri menegaskan bahwa semangat pembinaan olahraga tidak boleh padam. Justru hasil ini harus dijadikan pemacu semangat untuk meraih peluang lebih besar pada Porprov 2029.
“Mudah-mudahan hasil ini tidak menyurutkan semangat para atlet, pelatih, maupun masyarakat Muara Enim. Sebaliknya, ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mempersiapkan diri lebih matang,” pungkasnya.
Dengan begitu, kegagalan menjadi tuan rumah pada Porprov 2027 tidak menjadi akhir perjalanan Kabupaten Muara Enim dalam dunia olahraga. Justru menjadi titik awal untuk bangkit dan mempersiapkan diri lebih kuat menyongsong Porprov 2029. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top