Musi Online https://musionline.co.id 01 March 2026 @12:15 19 x dibaca 
Bersihkan Gulma Sungai di Jembatan Belanti, Dinas PUPR OKI Turunkan Alat Berat Keruk Eceng Gondok.
Musionline.co.id, Ogan Komering Ilir – Upaya serius dilakukan Dinas PUPR Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dalam menangani tumpukan gulma yang menutupi aliran sungai di Jembatan Desa Belanti, Kecamatan Sirah Pulau Padang.
Dengan menurunkan alat berat, petugas mengeruk eceng gondok yang selama ini menghambat aliran air dan berpotensi memicu banjir, terutama saat curah hujan meningkat.
Pembersihan difokuskan pada area sungai seluas kurang lebih satu hektare. Gulma eceng gondok yang menutupi permukaan sungai diketahui memiliki ketebalan mencapai satu meter.
Kondisi tersebut membuat aliran air tersendat, bahkan menyebabkan penyempitan badan sungai di sekitar jembatan yang menjadi akses penting bagi masyarakat setempat.
Kepala Dinas PUPR OKI, Man Winardi, didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Ir. Amir Muhyidin, menjelaskan bahwa proses pembersihan dilakukan secara bertahap dan terukur.
Metode yang digunakan disesuaikan dengan kondisi gulma di lapangan agar penanganan berjalan efektif dan aman.
“Untuk gulma berukuran kecil, kita hanyutkan mengikuti arus sungai. Sedangkan eceng gondok yang sudah padat dan bercampur dengan sampah, diangkat secara estafet ke tepi sungai oleh petugas, kemudian dimuat ke dump truk untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir,” ujar Man Winardi, Sabtu (28/02/2026).
Ia menambahkan, sebenarnya upaya pembersihan sudah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir melalui kegiatan kerja bakti bersama masyarakat Desa Belanti.
Namun, laju pertumbuhan eceng gondok yang sangat cepat membuat penanganan manual tidak lagi optimal. Dalam waktu singkat, gulma kembali menutupi permukaan sungai sehingga dibutuhkan pengerahan alat berat.
“Pertumbuhan eceng gondok ini memang sangat agresif. Kalau hanya mengandalkan tenaga manual, hasilnya tidak akan maksimal. Karena itu, sekarang kita turunkan alat berat agar aliran sungai bisa segera kembali normal,” jelasnya.
Man Winardi menegaskan bahwa kegiatan pembersihan tidak akan berhenti sampai sungai benar-benar bersih dari tumpukan gulma.
Dinas PUPR OKI berkomitmen menyelesaikan pengerukan secara menyeluruh demi menjaga fungsi sungai sebagai saluran air alami dan penyangga lingkungan.
“Masih terus kita kerjakan sampai aliran sungai benar-benar lancar dan bebas dari eceng gondok,” tegasnya.
Untuk penanganan jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir berencana menjalin koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VII.
Sinergi tersebut diharapkan dapat menghasilkan solusi teknis yang lebih komprehensif, mulai dari pengendalian pertumbuhan gulma hingga normalisasi sungai secara berkelanjutan.
Selain itu, pemerintah desa setempat juga diminta berperan aktif dalam melakukan pengawasan rutin terhadap kondisi sungai. Koordinasi dengan instansi terkait akan terus dilakukan guna mencegah terulangnya penumpukan eceng gondok di kemudian hari.
Langkah kolaboratif antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat ini diharapkan mampu menjaga kelestarian sungai sekaligus meminimalkan risiko banjir di wilayah Kecamatan Sirah Pulau Padang.
Sungai yang bersih dan lancar tidak hanya mendukung aktivitas warga, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan di Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Dengan adanya pembersihan ini, masyarakat Desa Belanti berharap aliran sungai kembali normal dan tidak lagi menimbulkan kekhawatiran saat musim hujan tiba.
Pemerintah daerah pun mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan agar upaya yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang. (***)
0 Komentar