Musi Online | Ratu Dewa Sebut 56 SPPG Belum Miliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi di Kota Palembang
HDCU
Hut sumsel
Home        Berita        Seputar Musi

Ratu Dewa Sebut 56 SPPG Belum Miliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi di Kota Palembang

Musi Online
https://musionline.co.id 03 March 2026 @14:22
Ratu Dewa Sebut 56 SPPG Belum Miliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi di Kota Palembang
Ratu Dewa Sebut 56 SPPG Belum Miliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi di Kota Palembang.

Musionline.co.id, Palembang - Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengungkapkan bahwa sebanyak 56 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Palembang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. 
Temuan tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Palembang dalam upaya memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan aman, tertib, dan sesuai standar kesehatan.
Hal itu disampaikan Ratu Dewa saat menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi bersama 186 pengampu pelaksanaan SPPG Makan Bergizi Gratis di Kota Palembang. 
Kegiatan tersebut digelar di Auditorium UPTD Balai Pelatihan Kesehatan (BAPELKES) Provinsi Sumatera Selatan, Senin (02/03/2026). Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, serta sejumlah perwakilan instansi terkait.
Dalam sambutannya, Ratu Dewa menegaskan bahwa rapat koordinasi ini sangat penting sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi permasalahan dalam penyelenggaraan SPPG, khususnya yang berkaitan dengan aspek keamanan pangan dan standar sanitasi.
“Tujuannya agar seluruh pelaksanaan di lapangan dapat berjalan lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Jangan sampai ada temuan yang merugikan masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima manfaat,” ujar Ratu Dewa.
Ia menekankan, persoalan 56 SPPG yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi menjadi titik krusial yang harus segera ditindaklanjuti. Sertifikat tersebut merupakan bukti bahwa tempat pengolahan dan penyajian makanan telah memenuhi standar kebersihan dan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, Pemkot Palembang juga melibatkan pendampingan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memastikan tata kelola program berjalan sesuai regulasi. Pendampingan ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan dan mencegah terjadinya penyimpangan, baik dari sisi administrasi maupun teknis di lapangan.
“Dengan adanya pendampingan dari BPKP, kita ingin memastikan semua prosedur dipatuhi. Tidak hanya administrasi yang rapi, tetapi juga standar kebersihan dan keamanan makanan benar-benar diterapkan,” tegasnya.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak, khususnya pelajar. Namun, Ratu Dewa mengingatkan bahwa aspek keamanan pangan tidak boleh diabaikan. 
Ia berharap tidak ada lagi kejadian siswa mengalami keracunan makanan akibat kelalaian dalam proses pengolahan dan distribusi.
“Sehingga tidak ada lagi yang namanya siswa keracunan dan sebagainya. Karena itu saya bersama Bapak Wakil Wali Kota hadir langsung untuk memastikan pengawalan berjalan maksimal,” katanya.
Ratu Dewa juga menyebut bahwa dukungan politik terhadap program nasional ini menjadi bagian penting dalam pengawalan kebijakan pemerintah pusat. 
Ia menyinggung peran Wakil Wali Kota Prima Salam yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra, sehingga koordinasi dengan pemerintah pusat dapat berjalan lebih optimal, termasuk dalam melaporkan perkembangan pelaksanaan program kepada Presiden.
Program MBG di Kota Palembang melibatkan ratusan pengelola SPPG yang bertugas memastikan distribusi makanan bergizi tepat sasaran dan memenuhi standar kualitas. 
Dengan adanya evaluasi menyeluruh melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Palembang berharap seluruh SPPG segera melengkapi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dan meningkatkan standar operasional.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen Pemkot Palembang dalam menjaga kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan. 
Ke depan, pengawasan berkala serta pembinaan terhadap pengelola SPPG akan terus dilakukan agar program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat optimal bagi generasi muda di Kota Palembang. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top