Musi Online https://musionline.co.id 08 March 2026 @14:08 135 x dibaca 
Tim Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Musi, Muhamad Ariyadi Ditemukan Meninggal Dunia.
Musionline.co.id, Musi Banyuasin – Tim gabungan akhirnya berhasil menemukan korban yang diduga tenggelam di Sungai Musi, tepatnya di wilayah RT 004 Dusun II Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Sabtu (07/03/2026).
Korban diketahui bernama Muhamad Ariyadi yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan sejak pagi hari.
Korban ditemukan sekitar empat kilometer dari lokasi awal yang diduga menjadi titik ia tenggelam. Proses pencarian dan evakuasi melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Basarnas Palembang, BPBD Musi Banyuasin, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, perangkat desa, hingga masyarakat setempat yang turut membantu melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Musi.
Kepala Pelaksana BPBD Musi Banyuasin, Marko Susanto SSTP MSi, menjelaskan bahwa operasi pencarian dimulai sekitar pukul 08.07 WIB setelah pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Lumpatan mengenai adanya sepeda motor yang terparkir di tepi Sungai Musi sejak subuh pada Jumat (6/3/2026).
Menurut Marko, informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh pemerintah desa dengan melakukan penelusuran terhadap pemilik kendaraan tersebut. Hasilnya diketahui bahwa sepeda motor tersebut milik seorang warga bernama Muslim.
“Setelah ditelusuri, kendaraan tersebut ternyata dipakai oleh anaknya yang bernama Muhamad Ariyadi. Dari keterangan warga sekitar, korban diduga tenggelam di Sungai Musi tidak jauh dari lokasi sepeda motor tersebut ditemukan,” ujar Marko saat memberikan keterangan.
Berdasarkan dugaan tersebut, tim gabungan langsung bergerak melakukan operasi pencarian dengan menyisir area perairan Sungai Musi di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan menggunakan berbagai peralatan pendukung untuk memaksimalkan proses evakuasi.
Beberapa peralatan yang digunakan di antaranya perahu polietilena, pelampung keselamatan, mesin perahu, jetski milik BPBD, serta kendaraan operasional dari Basarnas Palembang. Selain itu, sejumlah personel juga melakukan pemantauan dari tepi sungai untuk memperluas jangkauan pencarian.
“Tim melakukan penyisiran dengan radius sekitar lima kilometer dari titik awal korban diduga tenggelam. Semua unsur bekerja sama agar korban dapat segera ditemukan,” jelasnya.
Upaya pencarian yang dilakukan secara intensif akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 09.30 WIB, tim gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di perairan Sungai Musi dengan jarak kurang lebih empat kilometer dari titik awal kejadian.
Setelah korban ditemukan, tim langsung melakukan proses evakuasi dari perairan. Jenazah Muhamad Ariyadi kemudian dibawa ke darat dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
“Begitu korban ditemukan, tim langsung melakukan evakuasi dan menyerahkan jenazah kepada keluarga. Dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian resmi kami nyatakan selesai dan ditutup,” tegas Marko.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin turut memberikan apresiasi atas kerja cepat dan sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian tersebut.
Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet SH melalui Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Muba, Drs Syafaruddin MSi, mengatakan keberhasilan proses evakuasi tidak terlepas dari koordinasi yang baik antara berbagai instansi serta dukungan masyarakat sekitar.
“Kami mengapresiasi respons cepat dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta masyarakat yang turut membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” ungkap Syafaruddin.
Ia menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar Sungai Musi, terutama mengingat kondisi arus sungai yang cukup kuat dan berpotensi membahayakan.
Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, baik saat berada di tepi sungai maupun ketika melakukan aktivitas di atas perairan, seperti memancing, menyeberang, atau menggunakan perahu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan ketika beraktivitas di sekitar sungai. Arus Sungai Musi cukup kuat dan dapat membahayakan jika tidak berhati-hati,” pungkasnya.
Peristiwa ini juga menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai keselamatan di wilayah perairan, khususnya di kawasan yang berada di sepanjang aliran Sungai Musi yang menjadi salah satu jalur aktivitas warga di Kabupaten Musi Banyuasin. (***)
0 Komentar