Musi Online https://musionline.co.id 16 March 2026 @16:45 197 x dibaca 
Kecelakaan Maut di Jalan Lintas PALI–Musi Rawas: Mobil Travel Terjun ke Sungai Jernih, Dua Tewas dan Empat Selamat.
Musionline.co.id, Musi Rawas - Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di ruas jalan lintas PALI–Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Sebuah mobil travel jenis Daihatsu Xenia dengan nomor polisi BG 1798 TB dilaporkan terjun bebas ke aliran Sungai Jernih pada Sabtu, 14 Maret 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.
Peristiwa nahas ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara empat penumpang lainnya berhasil selamat.
Mobil travel yang melayani rute Palembang–Lubuklinggau tersebut dikemudikan oleh Khoirul Zarin (22).
Berdasarkan data yang dihimpun, kendaraan tersebut tengah melaju dari arah Kabupaten PALI menuju wilayah Kabupaten Musi Rawas saat insiden terjadi.
Korban meninggal dunia diketahui adalah sang sopir, Khoirul Zarin, warga Jalan Bangka No.156 RT 004, Kelurahan Lubuklinggau Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau.
Satu korban lainnya adalah penumpang bernama Anisa (19), warga Dusun II Desa Sukamana, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas.
Sementara itu, empat penumpang lainnya berhasil selamat dari kecelakaan tersebut, meskipun sebagian mengalami luka ringan.
Di antaranya Syarifuddin (52), yang merupakan ayah dari sopir, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka fisik.
Penumpang lain, Nopan (28), warga Kota Lubuklinggau, mengalami luka gores di bagian pipi kiri. Opi (26), juga warga Lubuklinggau, mengalami luka ringan berupa lecet di bahu kanan.
Satu penumpang lainnya yang belum diketahui identitasnya, diperkirakan berusia sekitar 25 tahun, juga dilaporkan selamat tanpa luka.
Berdasarkan keterangan awal di lokasi kejadian, kecelakaan diduga terjadi akibat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.
Saat memasuki tikungan tajam di jalur tersebut, mobil diduga melebar ke sisi kanan jalan hingga akhirnya sopir kehilangan kendali.
Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan langsung terjun ke Sungai Jernih yang berada di sisi jalan.
Hingga saat laporan ini diterima, mobil Xenia tersebut masih berada di dalam aliran sungai. Petugas gabungan masih melakukan upaya evakuasi kendaraan untuk ditarik ke daratan.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit mengingat posisi kendaraan berada di aliran sungai dengan arus yang cukup deras.
Kapolsek Muara Lakitan, AKP Hendrawan, menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan sementara di lapangan, kecelakaan ini dipicu oleh beberapa faktor.
Selain dugaan kecepatan tinggi, kondisi jalan yang berkelok tajam serta minimnya rambu lalu lintas di lokasi turut menjadi penyebab kecelakaan.
“Diduga sopir melaju dengan kecepatan tinggi sehingga kehilangan kendali saat memasuki tikungan tajam. Selain itu, kondisi jalan di lokasi juga cukup berbahaya karena minim rambu peringatan,” ujar Hendrawan.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya yang melintas di jalur PALI–Musi Rawas, untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, terutama saat melewati tikungan tajam dan daerah rawan kecelakaan.
“Kami mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati, patuhi aturan lalu lintas, dan jangan memaksakan kecepatan di jalur yang rawan seperti ini,” tambahnya.
Peristiwa kecelakaan maut ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya, terutama di jalur lintas kabupaten yang memiliki kontur jalan berbahaya.
Diharapkan, pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera melakukan evaluasi terhadap kondisi infrastruktur jalan, termasuk penambahan rambu lalu lintas dan pengamanan di titik-titik rawan kecelakaan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Kecelakaan di Jalan Lintas PALI–Musi Rawas ini juga menambah daftar panjang insiden lalu lintas di wilayah Sumatera Selatan, sekaligus menjadi perhatian serius bagi semua pihak untuk meningkatkan keselamatan di jalan. (***)
0 Komentar