Musi Online | Mahasiswa Unsri Diduga Curi Motor di Area Parkir Kampus, Polisi Bertindak Cepat Amankan Pelaku
HDCU
Home        Berita        Hukum Kriminal

Mahasiswa Unsri Diduga Curi Motor di Area Parkir Kampus, Polisi Bertindak Cepat Amankan Pelaku

Musi Online
https://musionline.co.id 17 April 2026 @18:21
Mahasiswa Unsri Diduga Curi Motor di Area Parkir Kampus, Polisi Bertindak Cepat Amankan Pelaku
Mahasiswa Unsri Diduga Curi Motor di Area Parkir Kampus, Polisi Bertindak Cepat Amankan Pelaku.

Musionline.co.id, Ogan Ilir – Kasus dugaan pencurian sepeda motor yang melibatkan seorang mahasiswa kembali mencuat di lingkungan kampus. 
Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di area parkir Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya (Unsri), Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Rabu (15/4/2026).
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ogan Ilir bergerak cepat mengungkap kasus ini setelah menerima laporan dari pihak keamanan kampus. 
Seorang mahasiswa berinisial MRR (20), yang diketahui berasal dari Fakultas Teknik, berhasil diamankan tidak lama setelah kejadian berlangsung.
Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Mukhlis, bersama Kanit Pidum IPTU Ettah Juliansyah dan tim Resmob Unit Pidum. 
Respons cepat aparat kepolisian menjadi kunci dalam mengamankan pelaku sebelum situasi berkembang lebih luas.
Peristiwa bermula saat korban, seorang mahasiswi berinisial NBA (17), memarkirkan sepeda motor Honda Beat Street miliknya di area parkir kampus sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, korban tengah mengikuti kegiatan perkuliahan seperti biasa.
Namun, setelah selesai mengikuti kelas, korban sempat kembali ke ruang perkuliahan karena merasa kunci motornya tertinggal. Dugaan tersebut ternyata benar, dan menjadi celah bagi pelaku untuk melancarkan aksinya.
Sekitar 20 menit kemudian, saat korban kembali ke lokasi parkir, sepeda motor miliknya sudah tidak berada di tempat semula. Diduga kuat, pelaku memanfaatkan kelalaian korban yang meninggalkan kunci tergantung di kendaraan.
Kejadian ini dengan cepat menyebar di kalangan mahasiswa. Informasi mengenai ciri-ciri pelaku pun mulai beredar, hingga akhirnya salah satu rekan korban yang mengenal pelaku mengambil inisiatif untuk menghubungi yang bersangkutan.
Langkah tersebut membuahkan hasil. Pelaku yang merasa terdesak akhirnya mengakui perbuatannya dan bersedia mengembalikan sepeda motor yang telah diambilnya. Ia kemudian datang kembali ke lingkungan kampus dengan membawa kendaraan milik korban.
Di waktu bersamaan, tim Resmob Satreskrim Polres Ogan Ilir yang sedang melakukan patroli rutin atau hunting menerima laporan dari petugas keamanan kampus terkait insiden tersebut. Tanpa membuang waktu, tim langsung menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku saat berada di area kampus.
Dari hasil pemeriksaan awal, MRR mengakui telah membawa sepeda motor tersebut. Ia bahkan sempat melepas pelat nomor kendaraan serta sarung jok guna menghindari identifikasi dan memperlambat proses pelacakan.
Barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Street dan kunci kontak turut diamankan oleh pihak kepolisian. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Ogan Ilir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Mukhlis, menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli di wilayah rawan, termasuk area kampus yang kerap menjadi sasaran tindak kriminalitas.
Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya mahasiswa, agar lebih berhati-hati dalam menjaga barang pribadi, terutama kendaraan bermotor.
“Kelalaian sekecil apa pun, seperti meninggalkan kunci di kendaraan, dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Kami mengimbau agar masyarakat selalu waspada untuk mencegah terjadinya tindak pidana,” ujarnya.
Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi dan melengkapi berkas perkara. Tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan kasus apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh civitas akademika untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan kampus. Selain itu, peran aktif mahasiswa dan pihak keamanan juga terbukti efektif dalam membantu aparat penegak hukum mengungkap kasus secara cepat.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan pihak kampus dapat memperketat sistem keamanan, termasuk pengawasan di area parkir, guna meminimalisir potensi tindak kriminal serupa di masa mendatang. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top