Musi Online https://musionline.co.id 23 March 2026 @14:45 25 x dibaca 
Pohon Tumbang di Jalinsum Lengkiti OKU Sempat Lumpuhkan Arus Lalu Lintas, BPBD Bergerak Cepat Evakuasi.
Musionline.co.id, Ogan Komering Ulu - Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di wilayah Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Peristiwa ini sempat menyebabkan arus lalu lintas kendaraan terganggu, bahkan lumpuh total untuk sementara waktu, khususnya bagi kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di jalur tersebut.
Kejadian pohon tumbang ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Minggu (22/3) sekitar pukul 18.00 WIB.
Intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang membuat batang pohon tidak mampu bertahan hingga akhirnya roboh dan menutup badan jalan.
Kepala BPBD OKU melalui Manager Pusdalops, Gunalfi, menjelaskan bahwa meskipun kejadian tersebut cukup mengganggu aktivitas lalu lintas, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Selain itu, kondisi jalan yang relatif sepi saat kejadian turut meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan maupun kemacetan panjang.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat pohon tumbang, kondisi lalu lintas sedang tidak terlalu ramai sehingga tidak menimbulkan antrean kendaraan yang panjang,” ujar Gunalfi saat dikonfirmasi.
Ruas jalan yang tertutup pohon tersebut merupakan jalur strategis penghubung antara Kabupaten OKU dengan wilayah OKU Selatan serta Provinsi Bengkulu.
Jalur ini juga menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat, terutama menjelang arus mudik Lebaran yang biasanya mengalami peningkatan volume kendaraan.
Mendapatkan laporan dari masyarakat setempat, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, serta masyarakat sekitar.
Dalam proses penanganan, petugas menggunakan alat berat dan mesin pemotong kayu (chainsaw) untuk memotong batang pohon menjadi bagian-bagian kecil agar lebih mudah dipindahkan.
Upaya evakuasi ini berlangsung hingga malam hari demi memastikan jalur dapat segera dibuka kembali dan aktivitas lalu lintas kembali normal.
“Personel kami bersama TNI/Polri dan warga setempat berjibaku membersihkan pohon tumbang hingga selesai. Pohon dipotong menjadi bagian kecil dan dipindahkan ke lokasi pembuangan agar tidak mengganggu pengguna jalan,” jelasnya.
Setelah melalui proses evakuasi yang cukup intensif, akhirnya pada pagi hari arus lalu lintas di Jalinsum wilayah Lengkiti kembali normal. Kendaraan sudah dapat melintas dengan lancar tanpa hambatan berarti.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur yang rawan bencana.
Terlebih lagi, wilayah dengan banyak pepohonan besar di sepanjang jalan memiliki risiko tinggi terhadap kejadian pohon tumbang, terutama saat hujan deras dan angin kencang.
BPBD OKU juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hari atau dalam kondisi cuaca ekstrem. Pengendara diharapkan dapat mengurangi kecepatan dan tetap waspada terhadap potensi bahaya di sekitar jalan.
Sebagai langkah antisipasi menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026, BPBD OKU telah mendirikan sejumlah posko siaga bencana di titik-titik rawan.
Posko tersebut ditempatkan di beberapa kecamatan yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana alam, seperti tanah longsor dan pohon tumbang.
Beberapa wilayah yang menjadi fokus pendirian posko antara lain Kecamatan Ulu Ogan, Lengkiti, dan Pengandonan. Kehadiran posko ini diharapkan dapat mempercepat respon penanganan jika terjadi bencana, sekaligus memberikan rasa aman bagi para pemudik yang melintas di jalur tersebut.
Selain itu, koordinasi lintas instansi juga terus diperkuat guna memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana selama periode mudik Lebaran. BPBD bersama aparat keamanan dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif.
Dengan adanya langkah sigap dari petugas serta dukungan masyarakat, diharapkan setiap potensi gangguan di jalur transportasi utama seperti Jalinsum dapat ditangani dengan cepat dan efektif.
Hal ini menjadi kunci penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, terutama di momen penting seperti arus mudik Lebaran.
Ke depan, BPBD OKU juga akan terus meningkatkan upaya mitigasi bencana melalui pemantauan rutin di wilayah rawan serta sosialisasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah keselamatan saat menghadapi kondisi cuaca ekstrem. (***)
0 Komentar