Musi Online | Jasad Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tersangkut di Bebatuan Sungai Mio, Warga Muara Dua Digegerkan Penemuan Korban
HDCU
Hut sumsel
Home        Berita        Hukum Kriminal

Jasad Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tersangkut di Bebatuan Sungai Mio, Warga Muara Dua Digegerkan Penemuan Korban

Musi Online
https://musionline.co.id 20 May 2026 @18:28
Jasad Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tersangkut di Bebatuan Sungai Mio, Warga Muara Dua Digegerkan Penemuan Korban
Jasad Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tersangkut di Bebatuan Sungai Mio, Warga Muara Dua Digegerkan Penemuan Korban.

Musionline.co.id, Muara Enim – Warga Desa Muara Dua, Kecamatan Semendo Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim digemparkan dengan penemuan sesosok jasad perempuan di aliran Sungai Mio, Selasa pagi, 19 Mei 2026. 
Korban ditemukan tersangkut di bebatuan sungai sekitar pukul 07.17 WIB dan belakangan diketahui merupakan seorang ibu rumah tangga bernama Misdaliana (46), warga Dusun 2 Desa Muara Dua.
Peristiwa ini sontak mengejutkan masyarakat setempat, terlebih lokasi penemuan berada di kawasan yang biasa digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk mengambil air dan menuju area sekitar sungai. 
Aparat kepolisian bersama tenaga medis bergerak cepat melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal guna memastikan penyebab meninggalnya korban.
Penemuan mayat perempuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Harminaini (31) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, saksi diketahui hendak menuju area sungai di bawah jembatan Air Mio untuk melakukan aktivitas seperti biasa.
Ketika berada di lokasi, Harminaini melihat sebuah objek mencurigakan di antara bebatuan yang berada di seberang aliran sungai. Karena merasa ada sesuatu yang tidak biasa, saksi kemudian memutuskan untuk memastikan temuannya dengan meminta bantuan warga lain.
Kapolres Muara Enim melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang menjelaskan bahwa saksi kemudian memanggil suaminya, Ikin Arahan (33), bersama seorang warga lainnya, Raimuna (36), guna mengecek objek tersebut.
“Ketika turun, saksi melihat objek yang mencurigakan di bebatuan seberang sungai,” ujar Kasi Humas dalam keterangannya.
Setelah diperiksa lebih dekat, warga mendapati bahwa objek tersebut merupakan tubuh manusia yang dalam kondisi tidak bernyawa. Penemuan itu segera dilaporkan kepada Pemerintah Desa Muara Dua serta pihak kepolisian agar segera dilakukan penanganan lebih lanjut.
Polisi dan Tim Medis Lakukan Olah TKP
Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran kepolisian bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Kapolsek bersama Kanit Reskrim, anggota kepolisian setempat, personel Babinsa, serta tim medis dari RSD Pratama Semendo Darat Laut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban dari aliran Sungai Mio untuk dibawa ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan medis atau visum.
Dari hasil identifikasi awal, korban diketahui bernama Misdaliana (46), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Dusun 2, Desa Muara Dua, Kecamatan Semendo Darat Laut, Kabupaten Muara Enim.
Selain melakukan evakuasi, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi. Di antaranya berupa satu helai kemeja putih bermotif garis-garis dan satu rok batik warna hitam yang diduga berkaitan dengan korban.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari prosedur penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian secara lengkap dan menghindari kemungkinan adanya unsur lain dalam peristiwa tersebut.
Hasil Pemeriksaan Medis Tidak Temukan Tanda Kekerasan
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis terhadap jasad korban, aparat menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh Misdaliana.
Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang menjelaskan bahwa dokter yang melakukan pemeriksaan tidak menemukan adanya luka, lebam, maupun indikasi penganiayaan.
“Berdasarkan pemeriksaan medis oleh dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, luka ataupun lebam pada tubuh korban,” jelasnya.
Keterangan ini menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban secara menyeluruh.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengumpulkan informasi dari keluarga dan warga sekitar guna melengkapi data terkait aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
Korban Memiliki Riwayat Penyakit Epilepsi Menahun
Dari hasil keterangan keluarga dan sejumlah saksi, diketahui bahwa almarhumah Misdaliana memiliki riwayat penyakit epilepsi yang telah dideritanya selama kurang lebih 22 tahun.
Penyakit tersebut disebut telah dialami korban sejak tahun 2004 dan menjadi salah satu informasi penting dalam proses pemeriksaan oleh aparat.
Riwayat kesehatan korban diduga menjadi bahan pertimbangan bagi petugas dalam memahami kondisi yang mungkin dialami Misdaliana sebelum ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Mio.
Pihak keluarga juga telah memberikan informasi kepada petugas mengenai kondisi medis korban selama ini, termasuk riwayat penyakit yang pernah dialaminya.
Warga Berduka, Jenazah Diserahkan Kepada Keluarga
Usai proses identifikasi dan pemeriksaan medis selesai dilakukan, jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kepolisian memastikan bahwa proses penanganan dilakukan sesuai prosedur, mulai dari evakuasi di lokasi, pemeriksaan medis hingga penyerahan jenazah kepada keluarga.
“Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan,” pungkas AKP RTM Situmorang.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus menjadi perhatian masyarakat sekitar. Warga Desa Muara Dua berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi serta mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama bagi warga yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Selain itu, aparat juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor kepada pemerintah desa maupun pihak kepolisian apabila menemukan situasi mencurigakan di lingkungan sekitar, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top