Musi Online | Buruh Asal Pemulutan Ogan Ilir Ditemukan Mengambang di Sungai Arisan Jaya Setelah Dua Hari Dilaporkan Hilang
Hut
Home        Berita        Hukum Kriminal

Buruh Asal Pemulutan Ogan Ilir Ditemukan Mengambang di Sungai Arisan Jaya Setelah Dua Hari Dilaporkan Hilang

Musi Online
https://musionline.co.id 29 May 2026 @19:13
Buruh Asal Pemulutan Ogan Ilir Ditemukan Mengambang di Sungai Arisan Jaya Setelah Dua Hari Dilaporkan Hilang
Buruh Asal Pemulutan Ogan Ilir Ditemukan Mengambang di Sungai Arisan Jaya Setelah Dua Hari Dilaporkan Hilang.

Musionline.co.id, Ogan Ilir – Warga Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir mendadak geger setelah penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengambang di aliran sungai desa setempat pada Kamis dini hari, 28 Mei 2026 sekitar pukul 04.30 WIB.
Korban diketahui bernama Jalaludin (64), seorang buruh asal Dusun III Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. 
Saat ditemukan warga, kondisi korban sudah meninggal dunia dengan posisi tubuh tertelungkup di permukaan sungai dan tubuh korban dilaporkan telah membengkak.
Peristiwa penemuan jenazah tersebut langsung menyita perhatian masyarakat sekitar, mengingat korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang sejak Selasa, 26 Mei 2026. 
Selama dua hari terakhir, pihak keluarga bersama warga diketahui telah melakukan pencarian sebelum akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari menjelaskan, penemuan mayat bermula ketika seorang warga yang hendak mencari ikan di pinggiran sungai melihat benda mencurigakan mengambang di aliran air.
Saat didekati, saksi mendapati bahwa benda tersebut merupakan tubuh manusia dalam kondisi tidak bergerak. 
Menyadari situasi tersebut, saksi segera melaporkan kejadian kepada Kepala Desa dan aparat kepolisian setempat.
“Setelah dipastikan korban sudah meninggal dunia, saksi langsung melapor kepada Kepala Desa dan pihak Kepolisian,” ujar Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari saat memberikan keterangan.
Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Polsek Pemulutan bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
Petugas langsung melakukan pengamanan lokasi kejadian, olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, pemasangan garis polisi, hingga proses evakuasi jenazah korban menuju rumah duka di Desa Pelabuhan Dalam.
Menurut hasil identifikasi awal yang dilakukan petugas, jenazah yang ditemukan dipastikan merupakan Jalaludin, warga yang sebelumnya telah dilaporkan hilang sejak dua hari lalu.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban terakhir kali terlihat pada Selasa, 26 Mei 2026 sekitar pukul 13.00 WIB. 
Saat itu, Jalaludin diketahui sedang mengendarai perahu dan sempat singgah di wilayah anak sungai Desa Muara Baru menuju Desa Arisan Jaya.
Korban disebut pergi untuk mencari rumput sebagai pakan kambing, aktivitas yang biasa dilakukan sehari-hari. 
Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah sehingga membuat keluarga merasa khawatir.
Pihak keluarga bersama warga sekitar kemudian melakukan pencarian di sejumlah titik, terutama di sekitar aliran sungai dan lokasi yang biasa didatangi korban. 
Sayangnya, pencarian tersebut belum membuahkan hasil hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kapolsek Pemulutan menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi dan identifikasi fisik terhadap jenazah, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka mencurigakan pada tubuh korban.
Tidak ditemukan bekas penganiayaan ataupun indikasi tindak pidana lain yang mengarah pada unsur kekerasan.
“Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat tenggelam saat beraktivitas di sekitar sungai,” jelas AKP Nugrah Angga Oktari.
Kondisi sungai yang menjadi jalur aktivitas masyarakat sehari-hari di wilayah Pemulutan memang dikenal cukup berisiko, terutama bagi warga yang menggunakan perahu kecil untuk mencari ikan maupun mengumpulkan rumput pakan ternak.
Arus sungai yang sewaktu-waktu berubah serta kondisi medan di beberapa titik menjadi tantangan tersendiri bagi warga yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan prosedur penanganan sesuai ketentuan guna memastikan penyebab kematian korban.
Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang terakhir melihat keberadaan Jalaludin sebelum dinyatakan hilang untuk melengkapi proses penyelidikan.
Namun, keluarga korban memutuskan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki proses autopsi terhadap jenazah.
Keputusan itu disampaikan langsung kepada pihak kepolisian dan dituangkan dalam surat pernyataan resmi sebagai bentuk penolakan autopsi.
“Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang dibuat di hadapan petugas,” kata Kapolsek.
Jenazah Jalaludin kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan setelah proses identifikasi selesai dilakukan aparat kepolisian.
Kabar meninggalnya Jalaludin meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar yang mengenalnya sebagai sosok pekerja keras serta sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan agar lebih berhati-hati, terutama saat menggunakan perahu atau bekerja di sekitar sungai seorang diri.
Selain menjaga keselamatan, warga diimbau untuk memperhatikan kondisi cuaca, arus sungai, serta memberi informasi kepada keluarga apabila hendak pergi ke lokasi yang cukup jauh dan berisiko.
Penemuan jenazah Jalaludin di Sungai Desa Arisan Jaya menjadi peristiwa yang mengguncang warga setempat, sekaligus mengakhiri pencarian terhadap pria lanjut usia tersebut setelah dua hari dinyatakan hilang.
Hingga kini, aparat kepolisian memastikan tidak ditemukan indikasi tindak kriminal dalam kejadian tersebut dan kasus dinyatakan sebagai musibah yang diduga akibat tenggelam saat korban menjalankan aktivitas sehari-hari. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top