Musi Online | BPBD OKU Padamkan Karhutla di Lengkiti dan Air Paoh, Cegah Meluasnya Kabut Asap di Ogan Komering Ulu
Hut
Home        Berita        Seputar Musi

BPBD OKU Padamkan Karhutla di Lengkiti dan Air Paoh, Cegah Meluasnya Kabut Asap di Ogan Komering Ulu

Musi Online
https://musionline.co.id 15 June 2026 @17:33
BPBD OKU Padamkan Karhutla di Lengkiti dan Air Paoh, Cegah Meluasnya Kabut Asap di Ogan Komering Ulu
BPBD OKU Padamkan Karhutla di Lengkiti dan Air Paoh, Cegah Meluasnya Kabut Asap di Ogan Komering Ulu.

Musionline.co.id, Ogan Komering Ulu – Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Lengkiti dan Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur. 
Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas dan menimbulkan bencana kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat serta aktivitas warga.
Kepala BPBD OKU, Januar Efendi, mengatakan bahwa peristiwa kebakaran lahan pertama terjadi di wilayah Kecamatan Lengkiti pada Jumat, 12 Juni 2026 sekitar pukul 13.32 WIB. Sementara itu, kebakaran lahan lainnya terdeteksi di kawasan Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur, pada Sabtu siang, 13 Juni 2026.
Menurut Januar, kebakaran yang terjadi di Kecamatan Lengkiti menghanguskan lahan gambut yang berada di Desa Karang Endah dan Desa Pajar Bulan. Berdasarkan hasil pendataan sementara, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar empat hektare.
“Peristiwa karhutla di Lengkiti terjadi pada Jumat siang, sedangkan di Air Paoh terjadi pada Sabtu siang. Untuk luas lahan yang terbakar di Lengkiti sekitar empat hektare, sementara untuk di Air Paoh masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan,” ujarnya, Minggu (14/6).
BPBD OKU menduga kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan di area lahan kering. Kondisi cuaca yang panas serta vegetasi yang mudah terbakar diduga mempercepat munculnya titik api hingga menyebabkan kebakaran lahan.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih terus didalami oleh pihak terkait. Masyarakat pun diimbau agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perkebunan maupun lahan terbuka, terutama selama musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Januar menegaskan bahwa laporan dari masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran. Setelah menerima informasi adanya titik api, tim BPBD langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Mendapat laporan dari warga, kami segera menerjunkan personel ke lokasi agar api tidak menyebar lebih luas dan bisa segera dikendalikan,” katanya.
Dalam upaya memadamkan api, BPBD OKU mengerahkan puluhan personel yang dilengkapi berbagai peralatan pendukung. Selain itu, dua unit mobil tangki air diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman di area yang sulit dijangkau.
Pemadaman tidak hanya dilakukan oleh BPBD OKU. Operasi penanganan karhutla juga melibatkan berbagai unsur lintas instansi yang tergabung dalam tim gabungan.
Tim yang terlibat antara lain personel BPBD OKU, petugas Manggala Agni, Babinsa, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta perangkat desa setempat. Kolaborasi tersebut dinilai sangat penting untuk mempercepat pengendalian kebakaran dan mencegah api menjalar ke area yang lebih luas.
Kerja sama lintas sektor menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam penanganan karhutla, terutama di wilayah yang memiliki karakteristik lahan gambut yang rentan terbakar dan sulit dipadamkan apabila api sudah masuk ke lapisan bawah tanah.
Helikopter Water Bombing Dikerahkan
Dalam proses pemadaman, dukungan juga datang dari BPBD Provinsi Sumatera Selatan. Tim provinsi membantu operasi pemadaman melalui penggunaan helikopter water bombing yang melakukan penyiraman air dari udara ke titik-titik api yang sulit dijangkau oleh petugas darat.
Pengerahan helikopter dinilai efektif untuk mempercepat proses pemadaman, terutama pada area yang memiliki akses terbatas dan berpotensi menimbulkan penyebaran api lebih luas.
Penyiraman udara dilakukan secara berkala hingga kondisi api benar-benar dapat dikendalikan. Upaya ini sekaligus menjadi langkah antisipasi agar asap dari kebakaran tidak meluas ke kawasan permukiman warga.
“Alhamdulillah, saat ini api karhutla sudah berhasil dipadamkan oleh petugas di lapangan,” tegas Januar.
Meskipun api telah berhasil dipadamkan, tim satuan tugas karhutla masih tetap berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan. Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Pendinginan menjadi tahapan penting dalam penanganan karhutla, terutama pada lahan gambut yang memiliki karakter api dapat muncul kembali meskipun secara kasat mata sudah terlihat padam.
Petugas terus melakukan pemantauan intensif terhadap area bekas kebakaran guna memastikan kondisi benar-benar aman. Jika ditemukan titik panas atau asap tipis, petugas akan segera melakukan penyiraman ulang.
BPBD OKU juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah, maupun membuka lahan dengan cara dibakar.
Kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor utama dalam mencegah terjadinya karhutla, terutama memasuki periode cuaca panas yang diperkirakan masih berlangsung di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
Selain itu, warga diminta segera melaporkan kepada aparat desa, petugas BPBD, maupun instansi terkait apabila menemukan titik api atau tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar.
Dengan respons cepat dari tim gabungan serta dukungan masyarakat, diharapkan potensi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Komering Ulu dapat ditekan sehingga tidak berkembang menjadi bencana kabut asap yang berdampak luas terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
BPBD OKU menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau guna menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top