Musi Online https://musionline.co.id 15 July 2026 @13:24 67 x dibaca 
Kecelakaan Maut di Tol Palembang–Prabumulih, Pajero Tabrak Dump Truk, Tiga Penumpang Meninggal Dunia.
Musionline.co.id, Ogan Ilir – Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di ruas Jalan Tol Palembang–Prabumulih.
Sebuah mobil Mitsubishi Pajero menabrak bagian belakang Dump Truck Hino di KM 41 Jalur Bandung, tepatnya di wilayah Desa Payaraman, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir.
Peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, dan dua penumpang lainnya mengalami luka ringan.
Insiden tersebut kini masih dalam penanganan Satlantas Polres Ogan Ilir.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi para korban, serta mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Diduga Melaju dengan Kecepatan Tinggi
Berdasarkan hasil penyelidikan awal yang disampaikan pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika mobil Mitsubishi Pajero warna hitam dengan nomor polisi BG 120 ZA melaju dari arah Prabumulih menuju Palembang.
Saat mendekati KM 41 Jalan Tol Palembang–Prabumulih, kendaraan tersebut diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi sehingga pengemudi kehilangan kendali atas laju kendaraan.
Akibat kehilangan kendali, mobil kemudian melebar ke sisi kiri lajur dan menghantam bagian belakang Dump Truck Hino berwarna hijau yang berada di depannya. Benturan keras pun tidak dapat dihindari.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ogan Ilir, Aipda Arimbi, mewakili Kasat Lantas Iptu Dede Supria Yopi, menjelaskan bahwa benturan yang terjadi sangat keras sehingga menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan Mitsubishi Pajero.
"Benturan keras tidak dapat dihindari hingga menyebabkan kerusakan berat pada kendaraan Pajero dan kerusakan pada truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut," ujar Aipda Arimbi, Selasa (14/7/2026).
Tiga Penumpang Meninggal Dunia
Kecelakaan tersebut menimbulkan korban jiwa. Tiga penumpang Mitsubishi Pajero dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang diderita setelah benturan keras.
Korban meninggal dunia masing-masing adalah:
Syakila M Putri (22), warga Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang.
Aisyah P (18), seorang pelajar asal Kelurahan Pasar Prabumulih II, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih.
Benazier A (13), warga Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.
Ketiga korban meninggal dunia setelah mengalami luka serius akibat kecelakaan tersebut.
Sementara itu, pengemudi Mitsubishi Pajero, M. Yudha (23), warga Kota Prabumulih, mengalami luka berat dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Dua penumpang lainnya berhasil selamat meski mengalami luka ringan, yakni:
M. Aidil (21), mahasiswa asal Kramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang.
Diah A (28), warga Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang.
Seluruh korban yang mengalami luka segera dievakuasi menuju fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Sopir Dump Truck Selamat
Berbeda dengan kondisi para penumpang Pajero, pengemudi Dump Truck Hino bernomor polisi B 9952 TDE, Tarmedi (58), warga Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Meski demikian, kendaraan yang dikemudikannya mengalami kerusakan akibat benturan dari belakang yang terjadi dengan cukup keras.
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan
Hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan bahwa kecelakaan terjadi akibat pengemudi Mitsubishi Pajero tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan yang berada di depannya.
Ketika kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi, ruang pengereman menjadi sangat terbatas sehingga pengemudi tidak memiliki cukup waktu untuk menghindari tabrakan saat situasi di depan berubah.
Selain itu, hilangnya kendali kendaraan memperburuk kondisi hingga akhirnya Pajero menghantam bagian belakang dump truck.
Petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh faktor penyebab kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan, faktor manusia, maupun kondisi jalan saat kejadian berlangsung.
Polisi Lakukan Olah TKP
Usai menerima laporan kecelakaan, personel Satlantas Polres Ogan Ilir segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian.
Petugas melakukan pengamanan lokasi, mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang, mengevakuasi korban, mendata saksi-saksi di lokasi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara.
Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa:
Mobil Mitsubishi Pajero BG 120 ZA beserta STNK.
Dump Truck Hino B 9952 TDE beserta STNK.
"Kedua kendaraan saat ini diamankan di Kantor Satlantas Polres Ogan Ilir untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," jelas Aipda Arimbi.
Pengingat Pentingnya Keselamatan Berkendara
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan, khususnya yang melintas di ruas jalan tol, agar selalu mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan.
Menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima merupakan langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko kecelakaan fatal.
Jalan tol memang dirancang untuk perjalanan yang lebih cepat, namun setiap pengendara tetap diwajibkan mematuhi aturan lalu lintas, menjaga konsentrasi, serta mengantisipasi kondisi kendaraan lain di depan.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri mengemudi saat mengantuk maupun dalam kondisi kelelahan karena dapat menurunkan kemampuan berkonsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Penyelidikan atas kecelakaan maut di Tol Palembang–Prabumulih tersebut masih terus berlangsung. Satlantas Polres Ogan Ilir akan mengumpulkan seluruh keterangan saksi dan bukti pendukung guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, sekaligus menentukan langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku. (***)
0 Komentar