Musi Online | Update : Korban Jiwa Longsor Natuna Menjadi 15 Orang
HDCU
Home        Berita        Nasional

Update : Korban Jiwa Longsor Natuna Menjadi 15 Orang

Musi Online
https://musionline.co.id 08 March 2023 @22:34
Update : Korban Jiwa Longsor Natuna Menjadi 15 Orang
(Foto : BNPB)

Musionline.co.id, Natuna - Hari ini, korban meninggal dunia akibat tanah longsor di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi 15 orang, dan sementara 35 orang masih dinyatakan hilang, diduga tertimbun material longsoran dengan kedalaman hingga empat meter, Rabu (8/3/2023).

Dalam kunjungan lapangan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memastikan, tim gabungan yang mulai dari BASARNAS, BPBD, TNI, Polri dan relawan terus melakukan upaya pencarian, pertolongan dan evakuasi. 
 
Suharyanto meminta agar hal itu diprioritaskan hingga batas yang ditentukan pada masa tanggap darurat.
 
 
“Bagi 35 warga yang masih dinyatakan hilang ini, kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk ditemukan,” tegasnya.
 
Suharyanto memastikan, bahwa personel tim satgas gabungan akan ditambah, mengingat medan cakupan yang terdampak tanah longsor cukup luas dan memerlukan lebih banyak lagi anggota. Di samping itu BNPB dan BASARNAS serta Brimob juga akan mengupayakan anjing pelacak agar proses pencarian, pertolongan dan evakuasi dapat lebih maksimal.
 
“BASARNAS, TNI, Polri ini bekerja terus menerus. Bahkan unsur TNI, Polri ini ditambah terus. Ratusan personel brimob ditambah anjing pelacak untuk membantu pasukan yang sudah ada,” kata Suharyanto.
 
 
Menurutnya, kendala utama dalam proses pencarian, pertolongan dan evakuasi juga berasal dari faktor cuaca. Dalam kurun waktu sepekan terakhir, kondisi cuaca di Pulau Serasan selalu turun hujan hampir sepanjang hari dengan intensitas ringan hingga tinggi. Kondisi tersebut tentunya tidak memungkinkan untuk dilakukan proses pencarian sehingga harus dihentikan sementara.
 
Melihat kondisi lapangan seperti demikian, Suharyanto bersama Gubernur Kepulauan Riau telah sepakat akan melakukan koordinasi dan kerja sama dengan BRIN, BMKG dan TNI untuk kemungkinan melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Selain untuk meminimalisir dampak curah hujan, Suharyanto berharap nantinya dengan TMC dapat memperlancar proses pencarian, pertolongan dan evakuasi.
 
“BNPB bekerja sama dengan BMKG, BRIN dan TNI AU akan menggelar teknologi modifikasi cuaca di Pulau Serasan. Sehingga cuaca bisa terang dan pencarian bisa dilakukan,” tutupnya. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top