Musi Online | RSMH Palembang Bangun Gedung Baru Sembilan Lantai Khusus Layanan KRIS, Target Operasional Desember 2025
Hut
Home        Berita        Seputar Musi

RSMH Palembang Bangun Gedung Baru Sembilan Lantai Khusus Layanan KRIS, Target Operasional Desember 2025

Musi Online
https://musionline.co.id 05 September 2025 @17:56
RSMH Palembang Bangun Gedung Baru Sembilan Lantai Khusus Layanan KRIS, Target Operasional Desember 2025
RSMH Palembang Bangun Gedung Baru Sembilan Lantai Khusus Layanan KRIS, Target Operasional Desember 2025.

Musionline.co.id, Palembang – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan membangun gedung baru sembilan lantai yang akan difokuskan untuk kelas rawat inap standar (KRIS).
Pembangunan gedung senilai Rp170 miliar ini ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada 1 Desember 2025.
Direktur Utama RSMH Palembang, dr. Siti Khalimah, MARS., menyampaikan bahwa progres kesiapan layanan KRIS saat ini sudah mencapai sekitar 60 persen. 
Sisanya akan dipenuhi setelah gedung baru tersebut rampung dan siap digunakan.
“Gedung KRIS ini dibangun dengan investasi sekitar Rp170 miliar, dengan rincian Rp50 miliar digunakan untuk pembangunan struktur pada tahun lalu, sementara Rp120 miliar dialokasikan tahun ini untuk tahap finishing. InsyaAllah pada 1 Desember 2025 bisa mulai melayani pasien,” ujar Siti Khalimah saat ditemui di Palembang, Kamis (4/9/2025).
Kapasitas 435 Kamar, Fasilitas Modern
Gedung baru KRIS RSMH Palembang akan memiliki 435 kamar dengan total kapasitas sekitar 500 tempat tidur. 
Meski demikian, sebagian ruangan juga akan dimanfaatkan untuk fasilitas tambahan seperti fisioterapi dan layanan geriatrik, sehingga jumlah kamar berkurang namun tetap mengutamakan kenyamanan pasien.
Siti menjelaskan bahwa layanan KRIS merujuk pada 12 indikator standar sarana dan prasarana yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. 
Beberapa di antaranya adalah kualitas ventilasi, ketersediaan kamar mandi di dalam ruangan, hingga kelengkapan perabotan kamar pasien.
“RSMH juga menyiapkan perlengkapan baru berupa tempat tidur standar KRIS, sofa bed untuk keluarga pasien, serta gorden pembatas agar privasi pasien lebih terjaga,” tambahnya.
Dengan tambahan kapasitas tersebut, total tempat tidur di RSMH nantinya mencapai 987 unit. Pihak manajemen memperkirakan tingkat keterisian atau Bed Occupancy Rate (BOR) bisa stabil di angka 85 persen, yang dianggap ideal dalam pelayanan rumah sakit.
Fokus Pasien BPJS Kelas 3
Hingga kini regulasi final mengenai penerapan KRIS masih dalam pembahasan antara pemerintah dengan BPJS Kesehatan. Namun, RSMH Palembang sudah menyiapkan diri untuk penerapan penuh.
“Untuk tahap awal, layanan KRIS akan fokus pada pasien BPJS kelas 3. Sedangkan pasien kelas 1 dan kelas 2 tetap dilayani di fasilitas yang sudah ada dan telah sesuai standar,” jelas Siti.
Meski fokus pada KRIS, RSMH tetap menyediakan layanan premium. Di Gedung Graha Eksekutif, pasien masih bisa mendapatkan kamar kelas 1, VIP, VVIP, hingga presidential suite. Sebagian lantai kamar kelas 1 juga akan dialokasikan untuk pasien BPJS.
Langkah pembangunan gedung KRIS ini sejalan dengan program nasional pemerintah dalam standarisasi pelayanan kesehatan. 
RSMH Palembang, sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya, diharapkan menjadi percontohan implementasi KRIS.
“RSMH siap mendukung penuh kebijakan Kemenkes terkait KRIS. Kami ingin memastikan bahwa setiap pasien, khususnya peserta BPJS, mendapatkan pelayanan yang layak, nyaman, dan manusiawi,” pungkas Siti Khalimah.
Dengan hadirnya gedung baru ini, RSMH Palembang tidak hanya memperluas kapasitas layanan, tetapi juga menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan mutu fasilitas kesehatan publik. 
Jika sesuai rencana, pada Desember 2025 masyarakat Sumatera Selatan sudah bisa menikmati pelayanan rawat inap standar yang lebih modern, nyaman, dan setara di bawah skema KRIS. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top