Musi Online https://musionline.co.id 13 September 2025 @19:47 156 x dibaca 
23 Jamaah Haji Asal Sumsel Meninggal Dunia, Keluarga Terima Asuransi Masing-Masing Rp54 Juta.
Musionline.co.id, Palembang – Musim haji tahun 2025 menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel).
Sebanyak 23 orang jamaah haji asal Embarkasi Palembang tercatat meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
Meski demikian, pemerintah melalui Kementerian Agama memastikan bahwa hak-hak asuransi jamaah tersebut telah disalurkan kepada keluarga ahli waris masing-masing.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumsel, Syafitri Irwan, di Palembang, Rabu (10/9), mengatakan bahwa seluruh jamaah haji yang meninggal dunia memperoleh santunan asuransi sesuai biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) Embarkasi Palembang tahun 2025.
Besaran asuransi yang diterima masing-masing jamaah adalah Rp54.411.751.
“Alhamdulillah, seluruh jamaah yang meninggal dunia sudah menerima asuransi dari pemerintah sebesar biaya perjalanan haji tahun ini, yaitu Rp54.411.751. Dana tersebut sudah dicairkan langsung ke rekening jamaah atau ahli warisnya,” ujar Syafitri.
Selain asuransi dari pemerintah, terdapat pula satu jamaah haji yang meninggal dunia di dalam pesawat.
Jamaah tersebut, kata Syafitri, memperoleh tambahan asuransi khusus atau extra cover dari pihak maskapai penerbangan dengan nilai Rp130 juta.
“Ini bentuk perlindungan ganda yang diberikan negara dan pihak maskapai. Jadi, hak jamaah dan keluarganya tetap terjamin meski ditimpa musibah,” imbuhnya.
Komitmen Perlindungan Jamaah Haji
Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu (SIHDU) Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Ramadhan Harisman, menegaskan bahwa pemberian asuransi kepada jamaah yang meninggal dunia adalah amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
Menurutnya, pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan penuh kepada seluruh jamaah haji Indonesia, baik saat keberangkatan, selama berada di Arab Saudi, hingga saat kepulangan ke tanah air.
“Setiap jamaah yang meninggal dunia dalam masa operasional haji, tanpa terkecuali, berhak atas asuransi. Ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan perlindungan kepada umat,” jelas Ramadhan.
Suasana Duka dan Doa dari Sesama Jamaah
Kabar meninggalnya 23 jamaah haji asal Sumsel menimbulkan duka di kalangan jamaah lainnya.
Para petugas haji dan rombongan jamaah menyampaikan doa bersama di Tanah Suci untuk mendiang, seraya berharap mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Pihak keluarga di tanah air pun menyatakan rasa ikhlas meski tak dapat menahan kesedihan.
Beberapa keluarga yang ditemui mengaku bersyukur karena pemerintah telah memberikan perhatian dengan menyalurkan asuransi tepat waktu, sehingga dapat meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan.
“Walau hati kami sedih, kami ikhlas. Kami juga berterima kasih karena hak almarhum sudah ditunaikan, dan pemerintah memberi perhatian,” ujar salah satu keluarga jamaah asal Kabupaten Ogan Ilir.
Haji Sumsel Tahun 2025
Tahun 2025, Embarkasi Palembang memberangkatkan ribuan jamaah dari berbagai daerah di Sumsel.
Proses pemberangkatan dan pemulangan jamaah berjalan lancar, meski cuaca panas ekstrem di Arab Saudi sempat menjadi tantangan tersendiri.
Faktor usia lanjut dan kondisi kesehatan jamaah menjadi salah satu penyebab meninggalnya sebagian jamaah di Tanah Suci.
Kemenag Sumsel mencatat, dari 23 jamaah yang meninggal, sebagian besar merupakan jamaah dengan usia lanjut yang sebelumnya memang memiliki riwayat penyakit kronis.
Petugas kesehatan haji Indonesia (TKHI) telah berupaya maksimal memberikan layanan medis, baik di klinik kesehatan maupun rumah sakit Arab Saudi.
Dengan adanya pencairan asuransi, pemerintah berharap keluarga jamaah haji yang ditinggalkan dapat sedikit terbantu secara ekonomi.
Meskipun tidak bisa menggantikan kehilangan, santunan tersebut menjadi bukti bahwa negara hadir memberikan perlindungan bagi warganya yang menunaikan ibadah haji.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga jamaah haji asal Sumsel yang berpulang. Semoga mereka memperoleh haji mabrur dan ditempatkan di sisi Allah SWT. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan dan kekuatan,” tutup Syafitri. (***)
0 Komentar