Musi Online https://musionline.co.id 07 November 2025 @17:59 188 x dibaca 
Tutup Rangkaian TMMD di Muara Enim, Jenderal Maruli: Akselerasi Program Pembangunan Nasional di Wilayah Terpencil.
Musionline.co.id, Muara Enim – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak secara resmi menutup rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 di wilayah Kodim 0404/Muara Enim, Kamis (6/11/2025).
Acara penutupan berlangsung di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, dan dihadiri berbagai pejabat tinggi TNI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat.
Turut mendampingi Jenderal Maruli, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Paulina Simanjuntak, yang juga hadir memberikan dukungan kepada para anggota TNI serta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam program lintas sektoral tersebut.
Dalam upacara penutupan itu, hadir pula para Asisten KSAD, Pangdam II/Sriwijaya, Danrem 044/Gapo, Dandim 0404/Muara Enim, Gubernur Sumsel, Kapolda Sumsel, Bupati Muara Enim, Wakil Bupati PALI, Wakil Wali Kota Prabumulih, serta jajaran Forkopimda dari wilayah Kodim 0404/Muara Enim.
Kolaborasi Nyata TNI dan Rakyat untuk Pembangunan Daerah
Dalam amanatnya, Jenderal Maruli menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD ke-126, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang turut mengalokasikan dana APBD untuk menyukseskan kegiatan yang berlangsung sejak 8 Oktober hingga 6 November 2025 tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI AD, AL, AU, anggota Polri, Satgas TMMD, Pemerintah Daerah, masyarakat Muara Enim, serta organisasi masyarakat dan pelajar yang telah ikut berpartisipasi dalam program ini,” ujar Maruli dalam sambutannya.
Jenderal berbintang empat itu menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah terpencil dan pedesaan.
Melalui program ini, kata Maruli, TNI hadir bukan hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai agen pembangunan nasional.
“TMMD adalah bagian dari strategi besar TNI AD untuk mengakselerasi program pembangunan nasional. Melalui kegiatan ini, TNI ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat di pelosok desa,” tegasnya.
Pembangunan Fisik dan Non-Fisik untuk Kesejahteraan Rakyat
Lebih lanjut, KSAD Maruli menjelaskan bahwa kegiatan TMMD ke-126 tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, melainkan juga pada penguatan aspek sosial dan ekonomi masyarakat melalui kegiatan non-fisik.
“Pembangunan fisik TMMD kali ini dilaksanakan secara serentak di 50 kabupaten/kota di Indonesia, meliputi pembangunan infrastruktur jalan, sarana dan prasarana umum, hingga renovasi rumah tidak layak huni,” jelasnya.
Selain itu, TMMD juga menyentuh aspek non-fisik seperti penyuluhan, sosialisasi, pembekalan keterampilan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
TNI bahkan mengintegrasikan program TMMD dengan program unggulan TNI AD, seperti ketahanan pangan, penyediaan air bersih, pipanisasi untuk lahan pertanian, serta program lingkungan “Bersatu dengan Alam”.
“Semua kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan observasi kebutuhan nyata masyarakat. Dengan demikian, hasil TMMD benar-benar memberikan manfaat langsung bagi warga,” ujar Maruli.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan TNI dan masyarakat diharapkan dapat membuka akses sosial, meningkatkan mobilitas ekonomi, serta mempercepat pemerataan pembangunan.
“Kami berharap semangat gotong royong yang terjalin selama TMMD ini tidak berhenti sampai di sini. Mari terus rawat kolaborasi yang baik antara TNI dan rakyat, demi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Maruli.
Bupati Edison Apresiasi Dedikasi Prajurit TNI di Muara Enim
Sementara itu, Bupati Muara Enim H. Edison menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Jenderal Maruli beserta seluruh jajaran TNI yang telah mempercayakan Kabupaten Muara Enim sebagai salah satu lokasi pelaksanaan TMMD ke-126.
“Terima kasih kepada TNI, mulai dari tingkat pusat hingga prajurit di lapangan yang telah bekerja tanpa kenal lelah. Mereka bahu membahu bersama masyarakat demi suksesnya TMMD ini,” ucap Edison dalam sambutannya.
Edison menilai, pelaksanaan TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Inilah makna sejati TMMD. Bahwa kekuatan bangsa sesungguhnya terletak pada persatuan dan sinergi seluruh elemen masyarakat,” ujarnya penuh semangat.
Bupati juga berharap, meskipun kegiatan TMMD telah berakhir, nilai-nilai kebersamaan yang telah tumbuh selama program berlangsung dapat terus dijaga dan dikembangkan.
“Jangan berhenti di sini. Mari kita lanjutkan semangat gotong royong untuk menjaga dan memelihara hasil pembangunan agar manfaatnya bisa dirasakan oleh generasi mendatang,” kata Edison.
Ia juga berpesan khusus kepada masyarakat di Desa Harapan Jaya, Muara Harapan, dan Saka Jaya, agar seluruh fasilitas yang telah dibangun melalui program TMMD dapat dijaga dan digunakan dengan baik.
“Jangan biarkan hasil kerja keras bersama ini rusak karena kelalaian. Mari kita rawat bersama sebagai bentuk rasa memiliki terhadap pembangunan di daerah kita sendiri,” tegasnya.
Sasaran TMMD di Muara Enim Tercapai 100 Persen
Di kesempatan yang sama, Dandim 0404/Muara Enim Letkol Arm Tri Budi Wijaya melaporkan hasil pelaksanaan TMMD ke-126 yang berlangsung selama 30 hari penuh, sejak 8 Oktober hingga 6 November 2025.
“Seluruh sasaran kegiatan fisik telah tercapai 100 persen,” ungkapnya.
Adapun sasaran fisik yang berhasil diselesaikan meliputi:
Pembuatan jalan sepanjang 965 meter dengan lebar 8 meter
Pembangunan dua unit plat duiker
Rehabilitasi satu unit musala
Bedah empat unit rumah tidak layak huni (RTLH)
Pembangunan tujuh unit pos kamling
Pembuatan lima unit sumur bor dan satu unit MCK umum
Selain itu, kegiatan non-fisik juga berjalan sukses.
Di antaranya penyuluhan kebangsaan, sosialisasi hukum dan kesehatan, bakti sosial, pelayanan kesehatan gratis, program KB kesehatan, pemberdayaan UMKM, pasar murah, pembagian paket sembako, serta bantuan kursi roda untuk masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara dana pusat, APBD Kabupaten Muara Enim, serta dukungan dari BUMN dan BUMS yang beroperasi di wilayah Kodim 0404/Muara Enim,” jelas Letkol Tri Budi.
TMMD, Bukti Nyata Negara Hadir di Tengah Rakyat
Program TMMD ke-126 ini menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat masih menjadi salah satu motor penggerak pembangunan di daerah.
Melalui kerja sama lintas sektor, program ini mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup warga di wilayah pedesaan.
Dengan keberhasilan pelaksanaan TMMD di Muara Enim, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan, baik dari sisi infrastruktur maupun pemberdayaan ekonomi.
Penutupan TMMD ke-126 di Muara Enim ini bukan sekadar akhir dari sebuah program, melainkan awal dari semangat baru untuk terus menjaga kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun negeri. (***)
0 Komentar