Musi Online https://musionline.co.id 11 December 2025 @13:40 150 x dibaca 
Ketua MPR Ahmad Muzani Berikan Arahan di Hadapan Wisudawan Unsri, Rektor Tekankan Pentingnya Menjaga Nama Baik Almamater.
Musionline.co.id, Ogan Ilir — Universitas Sriwijaya (Unsri) kembali menyelenggarakan prosesi Wisuda ke-181 yang berlangsung khidmat di Gedung Auditorium Kampus Indralaya, Rabu, 10 Desember 2025.
Acara ini menjadi momen bersejarah bagi ratusan mahasiswa yang resmi menyelesaikan pendidikan tinggi dan bersiap menapaki perjalanan baru di tengah masyarakat.
Pada wisuda kali ini, Unsri meluluskan 686 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan.
Adapun rinciannya yaitu 97 lulusan Program Pascasarjana, 561 lulusan Program Sarjana, dan 28 lulusan Program Diploma.
Para lulusan berasal dari berbagai fakultas dan program studi yang mencerminkan keragaman bidang keilmuan di Universitas Sriwijaya.
Alumni adalah Duta Kampus di Masyarakat
Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Taufiq Marwa, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan serta keluarga yang hadir.
Ia menegaskan bahwa gelar akademik bukan hanya pencapaian individual, tetapi juga amanah yang harus dipertanggungjawabkan di tengah masyarakat.
“Gunakan ilmu pengetahuan dan pengalaman selama menempuh pendidikan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, negara, dan agama,” ujar Taufiq dalam pidatonya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater. Menurutnya, setiap alumni membawa identitas Unsri di mana pun mereka berada.
Perilaku, prestasi, integritas, dan kontribusi nyata para lulusan akan menjadi gambaran kualitas pendidikan di Universitas Sriwijaya.
Taufiq Marwa juga mengajak para lulusan untuk terus meningkatkan kualitas diri, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memanfaatkan jejaring alumni yang luas dalam dunia profesional.
“Keberhasilan Anda di masa depan akan menjadi kebanggaan tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi Unsri sebagai institusi,” tegasnya.
Ketua MPR Ahmad Muzani: Ilmu Harus Diimplementasikan dalam Kehidupan Nyata
Prosesi wisuda kali ini juga menghadirkan orasi ilmiah dari Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang memberikan suntikan semangat dan motivasi bagi seluruh lulusan.
Dalam paparannya, Muzani menekankan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti pada tataran teori, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ilmu pengetahuan bukan hanya konsep akademis yang Anda pelajari di ruang kuliah. Ilmu harus menjadi solusi nyata bagi berbagai persoalan di masyarakat sesuai bidang keahlian masing-masing,” ujar Muzani.
Ia mencontohkan lulusan di bidang pertanian yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor perkebunan dan ketahanan pangan di Sumatera Selatan.
Menurutnya, inovasi akademik yang dipelajari selama kuliah dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit, mempercepat masa panen, serta menghasilkan kualitas buah yang lebih baik.
Muzani juga menekankan pentingnya peran generasi muda terdidik dalam menghadapi tantangan global, mulai dari pesatnya perkembangan teknologi, perubahan iklim, hingga dinamika ekonomi.
“Negara membutuhkan kontribusi para sarjana muda untuk menghadapi perubahan zaman dan menciptakan kemajuan,” ucapnya.
Menjelang akhir acara, Ahmad Muzani mengajak seluruh peserta wisuda dan tamu undangan untuk mendoakan masyarakat yang terdampak bencana banjir di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Ia menyampaikan rasa simpati dan berharap agar para korban segera memperoleh bantuan dan pemulihan.
“Kita berdoa agar saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah diberikan kekuatan, keselamatan, dan kemudahan dalam melewati masa sulit ini,” ujarnya.
Wisuda ke-181 Universitas Sriwijaya ini tidak hanya menandai kelulusan para mahasiswa, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi dunia pendidikan dan pembangunan daerah.
Dengan dukungan para akademisi, pemerintah, dan masyarakat, Unsri berharap lulusan tahun ini dapat menjadi generasi yang kreatif, inovatif, berintegritas, dan mampu bersaing dalam dunia kerja maupun pengabdian masyarakat. (***)
0 Komentar