Musi Online https://musionline.co.id 25 February 2026 @19:35 110 x dibaca 
Kabar Duka: Mantan Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin Wafat di Jakarta.
Musionline.co.id, Palembang – Kabar duka menyelimuti masyarakat Provinsi Sumatera Selatan.
Mantan Gubernur Sumsel dua periode, H. Alex Noerdin, telah berpulang ke rahmatullah pada Rabu, 25 Februari 2026.
Almarhum menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 13.30 WIB di RS Siloam Semanggi, Jakarta, setelah menjalani perawatan intensif akibat kondisi kesehatan yang menurun.
Innalillahi wainnailaihi rojiun. Kepergian tokoh sentral dalam perjalanan birokrasi dan politik Sumatera Selatan ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas yang mengenal kiprah panjangnya dalam pembangunan daerah.
Kabar wafatnya H. Alex Noerdin dibenarkan oleh juru bicara keluarga, Okta Alfarisi.
Pihak keluarga memohon doa dari seluruh masyarakat Sumatera Selatan agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta diampuni segala khilaf dan kesalahan semasa hidupnya.
Sebelum wafat, kondisi kesehatan almarhum sempat menjadi perhatian publik.
Ia dilaporkan dilarikan ke ruang ICU pada Senin, 22 Februari 2026, setelah mengalami penurunan kondisi yang cukup signifikan.
Informasi tersebut kemudian beredar luas di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun @CatatanHB yang menampilkan video Alex Noerdin terbaring lemah dengan sejumlah alat medis terpasang.
Video tersebut memicu gelombang doa dan simpati dari masyarakat, khususnya warga Sumatera Selatan.
Kiprah Panjang di Dunia Birokrasi
H. Alex Noerdin lahir di Palembang pada 9 September 1950.
Kariernya di pemerintahan dimulai dari bawah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumsel.
Berkat dedikasi dan kompetensinya, ia menapaki jenjang karier secara bertahap, mulai dari staf hingga dipercaya menjabat sebagai Kepala Bappeda Sumsel.
Pengalaman panjang di birokrasi menjadikan Alex Noerdin sosok yang memahami secara mendalam sistem perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.
Ia dikenal sebagai pemimpin yang tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga aktif turun ke lapangan untuk memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Dari Musi Banyuasin hingga Sumatera Selatan
Karier politik Alex Noerdin mulai menanjak saat ia terpilih sebagai Bupati Musi Banyuasin pada 2002.
Selama dua periode kepemimpinannya (2001–2006 dan 2007–2012), Kabupaten Musi Banyuasin mengalami berbagai kemajuan, terutama di bidang infrastruktur dan penguatan ekonomi daerah.
Keberhasilan tersebut mengantarkannya menuju kursi Gubernur Sumatera Selatan.
Sebagai Gubernur Sumsel periode 2008–2018, Alex Noerdin memimpin provinsi ini dalam berbagai agenda strategis pembangunan.
Di masa kepemimpinannya, Sumatera Selatan dikenal aktif menjadi tuan rumah sejumlah event berskala nasional hingga internasional.
Berbagai proyek infrastruktur juga menjadi bagian dari catatan pembangunan pada era tersebut.
DPRD Sumsel Sampaikan Belasungkawa
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, SE, MM, turut menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya H. Alex Noerdin.
Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sumsel, ia menyebut almarhum sebagai sosok pemimpin yang memiliki kontribusi besar bagi pembangunan daerah.
“Almarhum merupakan sosok pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Sumatera Selatan. Berbagai kemajuan infrastruktur dan penyelenggaraan event nasional maupun internasional menjadi bagian dari sejarah pembangunan Sumsel di masa kepemimpinannya,” ujar Andie.
Ia menambahkan, kepergian Alex Noerdin merupakan kehilangan besar bagi masyarakat Sumatera Selatan.
Dedikasi, pemikiran, dan pengabdian almarhum akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan panjang pembangunan provinsi ini.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutup Andie.
Kepergian H. Alex Noerdin menandai berakhirnya satu bab penting dalam sejarah birokrasi dan politik Sumatera Selatan. Jejak pengabdian dan kepemimpinannya akan terus dikenang oleh generasi penerus. (***)
0 Komentar