Musi Online https://musionline.co.id 14 May 2026 @15:20 14 x dibaca 
Nafsiah Jadi Jamaah Haji Tertua Asal Ogan Ilir, Usia 92 Tahun Tetap Sehat dan Bugar Menuju Tanah Suci.
Musionline.co.id, Ogan Ilir – Semangat menunaikan ibadah haji tidak pernah mengenal batas usia.
Hal itu dibuktikan oleh Nafsiah, jamaah calon haji asal Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang menjadi jamaah tertua pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Di usia yang telah mencapai 92 tahun, perempuan asal Desa Sritanjung, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir tersebut tetap terlihat sehat, segar, dan penuh semangat saat mengikuti proses keberangkatan menuju Tanah Suci.
Kondisi fisik Nafsiah yang masih bugar menjadi perhatian tersendiri dalam pelepasan jamaah calon haji Kabupaten Ogan Ilir. Bahkan, semangat perempuan lanjut usia itu mendapat apresiasi langsung dari Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ogan Ilir, Nelson Asnawi, mengatakan bahwa Nafsiah merupakan sosok inspiratif bagi masyarakat, khususnya para calon jamaah haji lainnya. Meski usianya hampir satu abad, Nafsiah tetap mampu menjalani seluruh tahapan keberangkatan dengan baik.
“Pak Wabup bahkan secara pribadi menanyainya langsung. Beliau salut di usianya yang sudah tua masih sehat dan segar,” ujar Nelson Asnawi saat diwawancarai pada Rabu (13/5/2026).
Menurut Nelson, keberangkatan Nafsiah menjadi bukti bahwa semangat dan niat kuat dalam menjalankan ibadah dapat memberikan energi positif, bahkan di usia lanjut. Ia menyebut kondisi kesehatan Nafsiah juga terus dipantau oleh petugas demi memastikan ibadah hajinya berjalan lancar.
Nafsiah sendiri diketahui sehari-hari bekerja sebagai petani di Desa Sritanjung. Meski hidup sederhana, ia memiliki tekad besar untuk menunaikan rukun Islam kelima. Perjalanan panjang menuju Tanah Suci pun telah dipersiapkannya sejak lama.
Tercatat, Nafsiah telah mendaftarkan diri sebagai calon jamaah haji sejak tahun 2013. Setelah menunggu selama lebih dari satu dekade, akhirnya tahun ini ia mendapatkan kesempatan berangkat ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji.
Keberangkatan Nafsiah menjadi cerita yang mengundang haru sekaligus kekaguman dari masyarakat sekitar. Banyak warga menilai keteguhan hati dan kesehatan yang dimilikinya di usia senja merupakan anugerah yang patut disyukuri.
Selain menjadi jamaah tertua, Nafsiah juga dianggap sebagai simbol semangat bagi para lansia lainnya agar tetap menjaga kesehatan dan optimistis dalam menjalani kehidupan.
Sebelumnya, Jamaah Calon Haji Kabupaten Ogan Ilir Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi dilepas oleh Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, di Masjid Agung An-Nur KPT Tanjung Senai pada Senin (11/5/2026).
Acara pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, Kementerian Agama, keluarga jamaah, serta masyarakat yang turut memberikan doa bagi kelancaran perjalanan para tamu Allah tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir bersama Kementerian Agama terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jamaah haji.
Menurut Ardani, pemerintah telah menyiapkan berbagai fasilitas dan dukungan agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar selama berada di Tanah Suci.
Ia juga berharap seluruh jamaah dapat menjaga nama baik daerah serta saling membantu selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.
“Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” ujar Ardani dalam sambutannya.
Selain memberikan pesan terkait ibadah, Ardani turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama berada di Arab Saudi. Menurutnya, kondisi cuaca di Tanah Suci sangat berbeda dengan Indonesia sehingga jamaah harus mampu menyesuaikan diri.
Ia meminta seluruh jamaah, terutama yang berusia lanjut, agar tidak memaksakan kondisi fisik dan selalu berkoordinasi dengan tenaga medis maupun petugas haji jika mengalami kendala kesehatan.
“Selama di tanah suci, jamaah calon haji harus menjaga kesehatan sebaik-baiknya. Jika ada gangguan kesehatan ataupun hal-hal yang membingungkan, silakan segera berkoordinasi dengan tenaga medis maupun petugas haji yang bertugas,” pesannya.
Pesan tersebut dinilai sangat penting mengingat mayoritas jamaah haji Indonesia berasal dari kelompok usia lanjut yang membutuhkan perhatian khusus selama menjalankan ibadah.
Keberangkatan jamaah calon haji asal Ogan Ilir tahun ini pun diwarnai suasana haru. Keluarga dan kerabat terlihat mengantar para jamaah sejak pagi hari sambil memberikan doa terbaik agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
Di tengah ratusan jamaah yang bersiap menuju Tanah Suci, sosok Nafsiah menjadi perhatian banyak orang. Dengan wajah teduh dan senyum ramah, perempuan 92 tahun itu tampak tenang mengikuti seluruh proses keberangkatan.
Kisah Nafsiah menjadi gambaran bahwa usia bukanlah penghalang untuk mewujudkan impian beribadah ke Tanah Suci. Semangat, kesehatan, dan keteguhan hati menjadi modal utama dalam menjalani perjalanan spiritual tersebut.
Bagi masyarakat Ogan Ilir, keberangkatan Nafsiah bukan hanya sekadar perjalanan ibadah biasa, melainkan juga simbol perjuangan dan kesabaran dalam menanti panggilan Allah SWT.
Momentum ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi masyarakat lainnya untuk terus menjaga kesehatan, memperkuat niat ibadah, dan mempersiapkan diri dengan baik jika suatu saat mendapat kesempatan menunaikan haji.
Dengan usia 92 tahun dan kondisi yang masih sehat serta bugar, Nafsiah kini menjadi inspirasi tersendiri bagi jamaah calon haji asal Kabupaten Ogan Ilir maupun masyarakat Sumatera Selatan secara umum. (***)
0 Komentar