Musi Online https://musionline.co.id 09 June 2026 @14:56 19 x dibaca 
Pelajar SD Hilang Terseret Arus Sungai Musi di Muba, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif.
Musionline.co.id, Musi Banyuasin – Tim gabungan hingga kini masih melakukan pencarian terhadap seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) yang dilaporkan tenggelam dan hilang di aliran Sungai Musi, tepatnya di wilayah Desa Terusan, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Minggu (7/6/2026) sore.
Korban diketahui bernama Ira Yudila (12), putri dari Masirul, warga Dusun II Desa Terusan, Kecamatan Sanga Desa. Korban merupakan siswi kelas VI Sekolah Dasar yang sehari-hari tinggal bersama keluarganya di desa tersebut.
Peristiwa yang mengundang perhatian masyarakat setempat itu terjadi sekitar pukul 17.40 WIB. Hingga saat ini, berbagai unsur yang tergabung dalam tim pencarian masih terus berupaya menemukan korban dengan menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran Sungai Musi yang diduga menjadi lokasi tenggelamnya korban.
Kapolsek Sanga Desa, Iptu Harun Suardi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat terkait seorang anak perempuan yang tenggelam saat mandi dan berenang bersama teman-temannya di Sungai Musi.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari saksi dan warga sekitar, sebelum kejadian korban diketahui bermain air bersama tiga orang temannya di tepian Sungai Musi sekitar pukul 17.00 WIB. Aktivitas mandi dan berenang di sungai tersebut memang kerap dilakukan oleh anak-anak setempat, terutama pada sore hari.
Saat kejadian berlangsung, kondisi debit air Sungai Musi diketahui sedang surut. Namun demikian, arus sungai tetap cukup kuat dan berpotensi membahayakan bagi siapa saja yang berenang terlalu jauh ke tengah aliran.
"Dari informasi yang kami terima, korban bersama tiga rekannya sedang mandi dan berenang di Sungai Musi. Diduga saat berada di tengah aliran sungai, korban mengalami kesulitan untuk kembali ke tepian sehingga akhirnya tenggelam. Kejadian tersebut kemudian segera dilaporkan kepada warga dan pihak terkait," jelas Iptu Harun Suardi.
Mendapatkan laporan tersebut, aparat kepolisian bersama instansi terkait langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses pencarian. Operasi pencarian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim penyelamat hingga masyarakat setempat.
Tim gabungan yang turun ke lapangan terdiri dari personel Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin, Pemerintah Kecamatan Sanga Desa, Polsek Sanga Desa, Pemerintah Desa Terusan, serta warga sekitar yang turut membantu pencarian.
Sejak Minggu sore hingga malam hari, tim telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan berbagai metode pencarian. Area pencarian difokuskan pada titik awal korban dilaporkan tenggelam serta sejumlah lokasi yang diperkirakan menjadi jalur pergerakan korban akibat terbawa arus sungai.
Selain menyisir permukaan sungai, petugas juga melakukan pemantauan di beberapa titik strategis yang berada di hilir lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya maksimal untuk mempercepat proses penemuan korban.
Kehadiran tim gabungan di lokasi mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Desa Terusan. Banyak warga yang secara sukarela ikut membantu proses pencarian dengan menggunakan perahu tradisional maupun melakukan pemantauan di sepanjang bantaran sungai.
Suasana haru juga terlihat di lokasi kejadian. Pihak keluarga korban tampak terus menunggu perkembangan proses pencarian sambil berharap anak mereka segera ditemukan. Sejumlah kerabat dan warga sekitar turut memberikan dukungan moral kepada keluarga yang sedang dilanda kesedihan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak yang beraktivitas di kawasan perairan terbuka, terutama sungai yang memiliki arus cukup kuat seperti Sungai Musi.
Sungai Musi sendiri merupakan salah satu sungai terbesar di Sumatera Selatan yang memiliki karakteristik arus yang dapat berubah sewaktu-waktu, baik saat kondisi air pasang maupun surut. Meski terlihat tenang di permukaan, sejumlah titik di sungai tersebut memiliki kedalaman dan arus bawah yang cukup berbahaya.
Pemerintah setempat bersama aparat keamanan juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika bermain atau mandi di sungai. Edukasi mengenai keselamatan di perairan dinilai penting guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa mendatang.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap Ira Yudila masih terus berlangsung. Tim gabungan tetap melakukan penyisiran secara intensif di sepanjang aliran Sungai Musi dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
Operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai prosedur yang berlaku dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Sementara itu, masyarakat dan keluarga korban terus memanjatkan doa agar proses pencarian berjalan lancar dan membuahkan hasil secepat mungkin.
Perkembangan terbaru mengenai operasi pencarian korban akan terus dipantau dan diinformasikan kepada masyarakat seiring dengan berlangsungnya upaya pencarian oleh tim gabungan di lapangan. (***)
0 Komentar