Musi Online https://musionline.co.id 26 July 2026 @12:32 22 x dibaca 
Lokasi Penyulingan Minyak Ilegal Kembali Terbakar di Muba, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan.
Musionline.co.id, Musi Banyuasin – Peristiwa kebakaran yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyulingan minyak ilegal atau illegal refinery kembali terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.
Insiden tersebut terjadi pada Jumat malam, 24 Juli 2026, dan hingga kini pihak kepolisian masih melakukan pengecekan serta penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di Dusun V, Desa Toman Sari, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin. Lokasi yang terbakar diduga merupakan tempat penyulingan minyak ilegal yang disebut-sebut milik warga Pal 1 berinisial AD.
Informasi mengenai kejadian tersebut dihimpun dari laporan di lapangan. Api diduga muncul dari area yang digunakan untuk aktivitas penyulingan minyak ilegal.
Kendati demikian, sampai berita ini dipublikasikan, belum ada kepastian mengenai titik awal munculnya api maupun faktor yang menjadi pemicu kebakaran.
Selain penyebab kebakaran, informasi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa dan korban luka juga masih menunggu pendataan lebih lanjut.
Belum ada keterangan resmi yang disampaikan pihak kepolisian terkait kondisi di lokasi maupun dampak yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.
Polisi Masih Mengecek Lokasi Kejadian
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ruri Prastowo saat dikonfirmasi terkait kebakaran tersebut menyampaikan bahwa pihaknya masih akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.
"Cek dulu, ya," tulis AKBP Ruri Prastowo melalui pesan singkat WhatsApp.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa aparat kepolisian masih mengumpulkan informasi awal terkait kejadian. Polisi juga perlu memastikan kondisi lokasi, sumber api, hingga kemungkinan adanya aktivitas penyulingan minyak ilegal di tempat tersebut.
Sementara itu, upaya konfirmasi juga telah dilakukan kepada Kapolsek Babat Toman. Namun, hingga berita ini dipublikasikan, pesan yang dikirimkan wartawan melalui aplikasi WhatsApp belum mendapat balasan.
Dengan demikian, sejumlah informasi penting terkait kebakaran masih belum dapat dipastikan. Termasuk mengenai penyebab utama kebakaran, luas area yang terdampak, kerugian material, serta ada atau tidaknya korban dalam insiden tersebut.
Pihak kepolisian diperkirakan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kronologi kejadian.
Diduga Berasal dari Aktivitas Illegal Refinery
Kebakaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Babat Toman ini diduga berkaitan dengan aktivitas illegal refinery. Dugaan tersebut muncul karena lokasi kejadian disebut digunakan untuk kegiatan penyulingan minyak ilegal.
Aktivitas illegal refinery sendiri menjadi salah satu persoalan yang cukup mendapat perhatian di wilayah Musi Banyuasin. Selain berkaitan dengan aspek hukum karena dilakukan tanpa izin, kegiatan tersebut juga memiliki risiko keselamatan yang cukup tinggi.
Proses pengolahan minyak dengan menggunakan peralatan yang tidak memenuhi standar keselamatan dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Apalagi, kegiatan tersebut umumnya melibatkan bahan bakar dan material yang mudah terbakar.
Risiko semakin besar apabila proses penyulingan dilakukan di kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga atau tanpa sistem pengamanan yang memadai. Percikan api, kebocoran bahan bakar, hingga kesalahan dalam proses pengolahan dapat menjadi faktor yang memicu terjadinya kebakaran.
Karena itu, setiap insiden kebakaran di lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas illegal refinery perlu mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum dan instansi terkait.
Menambah Daftar Kebakaran di Muba
Peristiwa kebakaran pada Jumat malam tersebut menambah daftar insiden yang diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas penyulingan minyak ilegal di Kabupaten Musi Banyuasin.
Wilayah Muba selama ini dikenal memiliki aktivitas sektor minyak dan gas yang cukup besar. Kondisi tersebut juga menjadi salah satu faktor yang membuat isu mengenai aktivitas pengolahan minyak ilegal menjadi perhatian masyarakat dan aparat penegak hukum.
Kebakaran di lokasi penyulingan minyak ilegal tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian material. Apabila terjadi ledakan atau api merambat ke kawasan sekitar, keselamatan masyarakat juga dapat terancam.
Oleh sebab itu, penanganan terhadap aktivitas illegal refinery tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum, tetapi juga menyangkut keselamatan lingkungan dan masyarakat.
Aparat kepolisian diharapkan dapat segera memastikan status lokasi yang terbakar dan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan aktivitas di tempat tersebut. Jika nantinya ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum, proses penegakan hukum dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Kebakaran yang diduga terjadi di lokasi penyulingan minyak ilegal juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap waspada terhadap keberadaan aktivitas yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.
Masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas penyulingan minyak tanpa izin dapat menyampaikan informasi kepada aparat terkait. Langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya kejadian yang lebih besar, terutama jika aktivitas dilakukan di sekitar permukiman atau kawasan yang banyak dihuni warga.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan tidak mendekati lokasi kebakaran apabila proses penanganan masih berlangsung. Area yang berkaitan dengan pengolahan minyak berpotensi memiliki risiko tambahan, seperti ledakan susulan, kebocoran bahan mudah terbakar, maupun material berbahaya lainnya.
Sampai saat ini, penyebab pasti kebakaran di Dusun V, Desa Toman Sari, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman, masih belum diketahui. Begitu pula dengan informasi mengenai korban jiwa, korban luka, kerugian material, dan detail kronologi kejadian.
Polisi masih melakukan pengecekan dan pendataan untuk memastikan fakta-fakta di lapangan. Keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hasil penyelidikan diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih jelas mengenai insiden tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai kondisi terkini lokasi serta kemungkinan adanya korban masih dalam proses pendataan. Perkembangan lebih lanjut akan menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian dan petugas yang berada di lapangan. (***)
0 Komentar