Musi Online | Bantu Operasi 19 Pasien Bibir Sumbing Gratis di Muara Enim, Bupati Edison: Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat
HDCU
Home        Berita        Hukum Kriminal

Bantu Operasi 19 Pasien Bibir Sumbing Gratis di Muara Enim, Bupati Edison: Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Musi Online
https://musionline.co.id 17 November 2025 @18:31
Bantu Operasi 19 Pasien Bibir Sumbing Gratis di Muara Enim, Bupati Edison: Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat
Bantu Operasi 19 Pasien Bibir Sumbing Gratis di Muara Enim, Bupati Edison: Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat.

Musionline.co.id, Muara Enim - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kabupaten Muara Enim, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesehatan warganya. 
Sebanyak 19 pasien bibir sumbing dan celah langit-langit mulut mendapatkan bantuan operasi gratis melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan pada Sabtu, 15 November 2025 di RSUD dr. HM Rabain Muara Enim.
Program operasi gratis tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkab Muara Enim bersama Smile Train Palembang, organisasi internasional yang fokus membantu anak-anak dengan kelainan bibir sumbing. 
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Muara Enim H. Edison, Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim Hj. Heni Pertiwi Edison, Kepala Dinas Kesehatan dr. Eni Zatila MKM, jajaran dokter dari Smile Train, serta para keluarga pasien yang penuh harap menyambut kesempatan ini.
Dalam kesempatan itu, Bupati Edison menyerahkan bingkisan khusus kepada para pasien sebagai bentuk perhatian sekaligus dukungan moral agar mereka lebih bersemangat menjalani proses penyembuhan. 
Suasana haru mewarnai kegiatan ketika para orang tua pasien mengungkapkan rasa syukur karena anak-anak mereka mendapatkan peluang untuk menjalani operasi penting yang selama ini sulit dijangkau secara mandiri.
Komitmen Pemkab Meningkatkan Akses Kesehatan
Bupati Edison menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya seremoni dalam rangka HUT Kabupaten, tetapi merupakan implementasi nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. 
Menurutnya, layanan kesehatan inklusif adalah hak seluruh warga tanpa memandang latar belakang ekonomi.
“Kegiatan ini adalah bentuk perhatian kami untuk memastikan seluruh warga mendapat layanan kesehatan terbaik. Kami ingin kelainan bibir sumbing tidak lagi menjadi penghalang bagi tumbuh kembang anak-anak di Muara Enim,” ujar Bupati.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama seperti yang dilakukan dengan Smile Train Palembang merupakan contoh konkret sinergi lintas sektor yang perlu terus diperkuat. 
Program-program kemanusiaan seperti ini memiliki dampak langsung bagi masyarakat, terutama kelompok rentan dan keluarga berpenghasilan rendah.
Demi keberlanjutan program, Pemkab Muara Enim berkomitmen untuk tetap membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi kesehatan, baik lokal maupun internasional, agar penanganan kasus bibir sumbing dapat dilakukan secara berkala.
Operasi Bibir Sumbing Tidak Ditanggung BPJS
Kepala Dinas Kesehatan Muara Enim, dr. Eni Zatila, menjelaskan bahwa program ini sangat penting bagi masa depan anak-anak.
Selain memberikan manfaat medis, operasi bibir sumbing juga memberi dampak besar bagi psikologis anak agar tidak minder atau mengalami hambatan sosial di kemudian hari.
Ia menyebut, operasi bibir sumbing belum ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga sangat berat bagi keluarga kurang mampu jika harus membiayai tindakan tersebut secara mandiri.
“Biaya operasi cukup besar, sehingga kami memilih fokus membantu kasus bibir sumbing yang tidak ditanggung BPJS. Selain itu, Pemkab juga rutin menggelar operasi katarak gratis untuk para lansia,” ujar dr. Eni.
Menurutnya, masih banyak anak-anak di Muara Enim yang membutuhkan tindakan serupa. Karena itu, kegiatan bakti sosial operasi gratis direncanakan akan terus dilaksanakan di masa mendatang.
Kebahagiaan Warga Kurang Mampu
Salah satu peserta, Nurhayati (28), warga Desa Karang Sari, Kecamatan Lubai Ulu, tidak mampu menyembunyikan rasa bahagianya. Bayinya yang berusia 9 bulan, Muhamad Aska Bagu Aldika, menjadi salah satu penerima manfaat operasi gratis ini.
Dengan penghasilan keluarga yang hanya mengandalkan pekerjaan suaminya sebagai petani, Nurhayati mengaku operasi bibir sumbing merupakan biaya yang mustahil dapat mereka tanggung sendiri.
“Kami sangat terbantu. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh pihak yang sudah membantu. Banyak anak-anak di desa kami yang kondisi seperti anak saya, dan saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan,” ujarnya penuh haru.
Di akhir kegiatan, Bupati Edison menyampaikan doa dan harapan agar para pasien yang telah menjalani operasi dapat pulih dengan cepat dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, percaya diri, serta memiliki daya saing untuk masa depan.
“Semoga operasi ini membuka jalan baru bagi mereka untuk hidup lebih baik. Anak-anak kita harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan cerah,” tutup Bupati.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Pemkab Muara Enim kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai solidaritas sosial dalam momentum peringatan hari jadi kabupaten. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top