Musi Online https://musionline.co.id 24 November 2025 @18:46 119 x dibaca 
Pria Berusia 50 Tahun Ditemukan Tewas Penuh Luka di Lais, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Sadis.
Musionline.co.id, Musi Banyuasin – Warga Desa Teluk Kijing III, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dikejutkan oleh penemuan mayat seorang pria berinisial RN (50).
Mayat RN ditemukan di pinggir Jalan Raya Dusun II, tepat di kawasan Simpang KUD Trijaya, pada Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan penuh luka, memunculkan dugaan kuat telah terjadi tindak pembunuhan.
Menurut informasi yang dihimpun, jenazah RN pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas.
Mereka melihat seorang pria tergeletak tak bergerak di tepi jalan, dengan kondisi tubuh berlumuran darah.
Setelah diperiksa lebih dekat, warga langsung melaporkan temuan tersebut ke Polsek Lais karena dugaan adanya tanda-tanda kekerasan.
Kasi Humas Polres Muba, Iptu S. Hutahean, mewakili Kapolsek Lais AKP Syawaluddin, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyebut bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan banyaknya luka pada tubuh korban sehingga besar kemungkinan RN meninggal akibat penganiayaan berat.
“Masih diduga korban pembunuhan. Kasih kami waktu untuk mengungkap kasus ini secepatnya,” ujarnya saat dikonfirmasi media.
Serangkaian Luka Parah di Tubuh Korban
Berdasarkan pemeriksaan awal tim penyidik, RN mengalami sejumlah luka fatal. Di antaranya, tujuh luka tusuk pada bagian dada yang diduga menjadi penyebab utama korban kehilangan nyawa.
Selain itu, terdapat tiga luka robek di wajah sebelah kiri serta luka robek di bagian belakang kepala. Banyaknya luka yang ditemukan mengindikasikan adanya aksi kekerasan yang dilakukan secara brutal.
Polisi juga menemukan sejumlah petunjuk di sekitar lokasi kejadian yang mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan.
Meski belum dapat diungkapkan ke publik, polisi memastikan bahwa bukti-bukti tersebut kini tengah dipelajari intensif oleh penyidik.
Polsek Lais Turun Langsung Olah TKP
Tidak lama setelah menerima laporan, Kapolsek Lais AKP Syawaluddin bersama Kanit Reskrim Ipda Daimon, SH, MH dan tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Petugas tampak memeriksa setiap sudut sekitar lokasi untuk mencari jejak pelaku ataupun benda yang mungkin digunakan dalam aksi kejahatan tersebut.
Setelah proses identifikasi awal selesai, jenazah RN dievakuasi ke Puskesmas Lais untuk pemeriksaan lanjutan. Proses autopsi awal diperlukan untuk menguatkan dugaan dan memastikan penyebab pasti kematian korban.
Keluarga Korban Ikhlas dan Bersiap Melakukan Pemakaman
Setelah pemeriksaan medis, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Korban rencananya akan dimakamkan pada Minggu (23/11/2025) di Desa Tanjung Agung Selatan, Kecamatan Lais. Pihak keluarga tampak terpukul namun menerima musibah ini dengan tabah.
Hingga kini, polisi masih bekerja keras mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri motif yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Dugaan sementara mengarah pada aksi pembunuhan berencana maupun sengketa pribadi, namun polisi belum bersedia memberikan rincian.
Kasi Humas Iptu S. Hutahean meminta publik dan media untuk sabar menunggu perkembangan resmi dari kepolisian.
“Sabar ya rekan-rekan media. Kita masih mendalami siapa yang melakukan dan apa motifnya. Semua akan kami sampaikan setelah hasil penyelidikan mengerucut,” pungkasnya.
Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan yang terjadi di wilayah Muba. Polisi berharap kerja sama masyarakat dapat membantu mempercepat pengungkapan kasus, terutama bagi warga yang sempat melihat atau mengetahui kejadian mencurigakan di sekitar waktu kejadian. (***)
0 Komentar