Musi Online | Provinsi Sumsel Bakal Terima Dana Hibah MCC Amerika Serikat
HDCU
Home        Berita        Nasional

Provinsi Sumsel Bakal Terima Dana Hibah MCC Amerika Serikat

Musi Online
https://musionline.co.id 30 May 2021 @12:49
Provinsi Sumsel Bakal Terima Dana Hibah MCC Amerika Serikat
(foto : kurnianto/kumparan)

Musionline.co.id, Riau - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan, tiga Provinsi akan mendapatkan dana hibah dari Millenium Challange Corporation (MCC) dari Amerika Serikat. Jumlah dana hibahnya sekitar Rp 4 triliun untuk beberapa program pembangunan.

"Dana ini diperuntukkan untuk membantu UMKM dan infrastruktur. Dalam rangka membangun ekonomi hijau. Salah satunya Riau yang masuk kriteria untuk mendapatkan dana ini," ungkapnya di Pekanbaru, Provinsi Riau, dikutip dari ANTARA, Sabtu (29/5/2021).

Sebanyak tiga Provinsi yang mendapatkan dana hibah tersebut, yakni Riau, Sumatera Selatan (Sumsel) dan Sulawesi Utara (Sulut).

Suharso Monoarfa dalam kapasitas sebagai Ketua Umum PPP berkunjung ke Pekanbaru, Sabtu (29/5), untuk menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII PPP Riau.

Dia memastikan Provinsi Riau mendapatkan dana hibah Rp1,7 triliun dari MCC Amerika Serikat. Totalnya Rp 4 triliun lebih dana hibah yang dialokasikan untuk ketiga Provinsi tersebut.

Hal tersebut disampaikan Suharso menjawab pertanyaan Gubernur Riau, Syamsuar yang menanyakan tentang dana hibah ini.

"Tentu saya apresiasi keseriusan Pemprov Riau mendapatkan dana ini sehingga masuk kriteria untuk diberikan dana hibah," ucapnya.

Dana hibah ini direncanakan dikucurkan untuk pembangunan jalan, pengembangan kawasan industri, hilirisasi sawit serta pengembangan pertanian.

"Dana hibah MCC ini difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan," ujarnya.

Saat menghadiri muswil itu, Suharso sempat menanyakan banyak hal kepada Gubernur Riau, Syamsuar, antara lain pertumbuhan ekonomi, percepatan vaksinasi, kasus terkonfirmasi COVID-19, tingkat kemiskinan, angka gizi buruk serta jumlah pengangguran terbuka di daerah setempat. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top