Musi Online https://musionline.co.id 12 October 2025 @15:48 290 x dibaca 
Asap Tebal Keluar dari Eskalator, Pengunjung PTC Palembang Panik: Diduga Korsleting Listrik.
Musionline.co.id, Palembang - Kepanikan sempat melanda pengunjung Palembang Trade Center (PTC) pada Minggu siang (12/10/2025), setelah asap tebal berwarna hitam tiba-tiba muncul dari area eskalator lantai dua pusat perbelanjaan tersebut.
Kejadian sekitar pukul 13.30 WIB itu membuat ratusan pengunjung berlarian menuju pintu keluar karena khawatir terjadi kebakaran.
Menurut pantauan di lokasi, asap pertama kali terlihat mengepul dari area eskalator yang menghubungkan lantai dua dan tiga PTC.
Tak lama kemudian, aroma menyengat seperti kabel terbakar mulai tercium di seluruh area mall.
Situasi berubah menjadi panik, beberapa pengunjung menjerit sembari berusaha menyelamatkan diri.
“Awalnya cuma terlihat asap tipis, tapi beberapa detik kemudian makin tebal dan baunya sangat menyengat. Kami langsung turun lewat tangga darurat,” ujar Pitri, salah satu pengunjung yang saat itu tengah berbelanja bersama anaknya.
“Saya takut karena anak saya mulai batuk, jadi langsung keluar saja.”
Sejumlah toko dan tenant di sekitar lokasi kejadian segera menutup rolling door untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Petugas keamanan mall bersama tim kebersihan berupaya menenangkan pengunjung sambil mengarahkan mereka menuju pintu darurat dan area parkir bawah tanah.
Hingga pukul 14.00 WIB, belum terlihat adanya mobil pemadam kebakaran di lokasi. Namun, petugas keamanan PTC sudah mensterilkan area dan memastikan tidak ada pengunjung yang kembali masuk ke dalam gedung sebelum kondisi benar-benar aman. Situasi mulai terkendali setelah sebagian besar pengunjung berhasil dievakuasi ke luar gedung.
Belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen Palembang Trade Center (PTC) terkait penyebab munculnya asap tebal tersebut.
Upaya konfirmasi melalui nomor kontak resmi PTC juga belum membuahkan hasil, karena nomor yang dihubungi dalam keadaan tidak aktif.
Namun, berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, asap diduga kuat berasal dari korsleting listrik pada sistem eskalator lantai dua.
“Kemungkinan besar korsleting di bagian mesin bawah eskalator, karena tadi terdengar suara ‘letupan kecil’ sebelum asap keluar,” ungkap salah satu petugas kebersihan yang enggan disebut namanya.
Video amatir dari pengunjung juga mulai viral di media sosial. Dalam video berdurasi sekitar 30 detik itu, tampak kepulan asap hitam pekat membumbung dari bagian tengah eskalator. Beberapa warganet mengimbau agar masyarakat sementara waktu menghindari area PTC sampai kondisi dinyatakan aman oleh pihak pengelola.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palembang hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Warga sekitar berharap agar tim Damkar segera melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar dan terpopuler di Kota Palembang, Palembang Trade Center (PTC) selalu ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan. Mall yang berlokasi strategis di Jalan R. Sukamto ini menjadi destinasi favorit warga untuk berbelanja, bersantap, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga.
Insiden asap tebal kali ini tentu menimbulkan kekhawatiran publik, terutama terkait keamanan fasilitas dan sistem kelistrikan di dalam gedung. Banyak pihak meminta agar pengelola segera melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan klarifikasi kepada publik untuk menghindari spekulasi.
“Kami berharap manajemen PTC segera mengumumkan penyebab pasti dan memastikan semua fasilitas listrik diperiksa kembali. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang,” ujar Rudi, salah satu pengunjung yang berada di lokasi.
Hingga sore hari, petugas keamanan masih melakukan penyisiran di area eskalator guna memastikan kondisi sudah benar-benar aman. Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat insiden ini. Namun, kegiatan jual-beli di beberapa bagian mall sempat terhenti selama lebih dari satu jam.
Insiden asap tebal di PTC Palembang menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan dan pemeliharaan sistem kelistrikan di tempat umum. Publik kini menunggu langkah cepat dari pihak pengelola dan pemerintah kota agar mall kembali beroperasi normal dengan jaminan keamanan yang lebih baik. (***)
0 Komentar