Musi Online | Warga Banyuasin Tewas Dibunuh di Depan PT Arwana Ogan Ilir, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
HDCU
Home        Berita        Hukum Kriminal

Warga Banyuasin Tewas Dibunuh di Depan PT Arwana Ogan Ilir, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Musi Online
https://musionline.co.id 17 November 2025 @18:25
Warga Banyuasin Tewas Dibunuh di Depan PT Arwana Ogan Ilir, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Warga Banyuasin Tewas Dibunuh di Depan PT Arwana Ogan Ilir, Polisi Kantongi Identitas Pelaku.

Musionline.co.id, Ogan Ilir — Kasus pembunuhan tragis kembali terjadi di Kabupaten Ogan Ilir. 
Seorang pria asal Kabupaten Banyuasin, bernama Akmaludin Indrawan alias Kemal, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di depan PT Arwana, Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara, pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.
Peristiwa ini langsung menggemparkan warga setempat karena lokasi kejadian berada di jalur yang setiap hari ramai dilalui karyawan dan masyarakat.
Berdasarkan informasi awal dari pihak kepolisian, insiden bermula dari perselisihan antara korban dan terduga pelaku.
Keributan tersebut kemudian berujung pada tindak kekerasan brutal. Pelaku yang diduga berinisial S.A., warga Kecamatan Indralaya, disebutkan memukul korban menggunakan benda tumpul berupa besi.
Saat korban terjatuh tak berdaya, pelaku kembali melakukan penyerangan dengan benda tajam hingga menyebabkan luka fatal yang merenggut nyawa korban di lokasi kejadian.
Sejumlah saksi di sekitar lokasi mengaku mendengar suara keributan sesaat sebelum korban ditemukan dalam kondisi tergeletak. 
Namun posisi jalan yang gelap dan pelaku yang langsung kabur membuat warga tidak bisa berbuat banyak.
Respons Cepat Kepolisian
Sekitar pukul 03.00 WIB, aparat kepolisian menerima laporan dari masyarakat. Personel Opsnal Sat Reskrim Polres Ogan Ilir, bersama Kanit Pidum, Unit Identifikasi, serta piket Reskrim dan Pamapta, langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas segera melakukan:
Pengamanan area TKP untuk mencegah hilangnya barang bukti
Pencarian dan pemeriksaan saksi-saksi di sekitar lokasi
Pendokumentasian TKP secara menyeluruh
Pengumpulan barang bukti yang diduga terkait dengan aksi pembunuhan
Langkah-langkah cepat ini dilakukan agar proses pengungkapan kasus dapat berlangsung optimal dan setiap detail kejadian dapat terjawab.
Identitas Pelaku Telah Dikantongi
Setelah melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.
“Pelaku diketahui berinisial S.A., warga Kecamatan Indralaya, yang diduga kuat terlibat langsung dalam aksi penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo melalui Kasi Humas AKP Herman, Senin (17/11/2025).
Identitas tersebut menjadi dasar Sat Reskrim Polres Ogan Ilir untuk melakukan penyelidikan lanjutan. Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih melakukan pengejaran intensif terhadap S.A.
Jenazah Dibawa ke RS Ar-Royyan
Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Ar-Royyan Ogan Ilir untuk dilakukan pemeriksaan medis. 
Namun, pihak keluarga korban menyatakan secara resmi menolak proses autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Meski demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa proses penyelidikan tidak akan terhambat mengingat sejumlah bukti dan keterangan saksi telah berhasil diamankan.
Kapolres menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya maksimal mengejar pelaku dan mengungkap motif lengkap dari aksi pembunuhan ini.
“Proses penyelidikan dan pengejaran masih berlangsung. Dengan dukungan masyarakat, kami optimis pelaku dapat segera diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas AKBP Bagus Suryo Wibowo.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan terduga pelaku atau informasi lain yang relevan agar segera melapor.
Kasus ini menambah daftar panjang tindak kriminalitas yang terjadi akibat perselisihan pribadi yang berujung kekerasan.
Polisi mengingatkan pentingnya penyelesaian masalah secara baik-baik dan tidak mengedepankan emosi yang dapat berakibat fatal. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top