Musi Online https://musionline.co.id 08 December 2025 @17:53 120 x dibaca 
Rumah Semi Permanen di Kayuagung Ludes Terbakar, Ibu Rumah Tangga Sempat Pingsan Saat Selamatkan Anak.
Musionline.co.id, Ogan Komering Ilir - Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah semi permanen di Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada Senin, 8 Desember 2025.
Peristiwa memilukan ini menimpa keluarga Sri (45), yang tinggal di rumah tersebut bersama suami dan tiga orang anaknya.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, rumah milik korban tampak rata dengan tanah dan hanya menyisakan puing-puing hitam.
Api yang dengan cepat membesar juga melahap dua unit sepeda motor milik keluarga Sri yang terparkir di halaman rumah.
Meski kerugian material ditaksir cukup besar, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Asap hitam pekat terlihat membubung tinggi ke langit dan sempat menghebohkan warga sekitar.
Banyak warga yang berhamburan keluar rumah untuk melihat lokasi kejadian sekaligus membantu proses pemadaman secara manual sebelum petugas tiba.
Salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.
Dalam waktu kurang dari setengah jam, api sudah melalap seluruh bagian rumah korban.
“Kejadiannya sekitar jam sebelas siang. Tidak lama berselang, sekitar pukul 11.30 WIB, rumah itu sudah habis terbakar,” ujarnya.
Menurut keterangan warga, saat peristiwa terjadi, suami Sri yang bernama Iman tidak berada di rumah. Sementara itu, kedua anak korban yang kembar sedang berada di sekolah.
Di dalam rumah hanya terdapat Sri dan anak sulungnya yang berusia sekitar 17 tahun dan diketahui memiliki keterbatasan fisik (disabilitas).
Dalam situasi panik, Sri sempat berusaha keras menyelamatkan anak sulungnya dari amukan api. Upaya tersebut membuatnya mengalami syok berat hingga akhirnya pingsan di lokasi kejadian.
“Ibunya sempat pingsan karena kaget dan panik. Dia coba selamatkan anaknya yang besar dulu. Makanya motor tidak sempat dikeluarkan,” ungkap warga tersebut.
Sri kemudian dievakuasi oleh warga dan dibawa ke rumah tetangga terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Kondisi korban kini dilaporkan mulai membaik meski masih terlihat trauma akibat peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, api berasal dari dalam rumah, namun belum ada keterangan resmi terkait sumber api.
Petugas dari pemerintah kecamatan, Dinas Pemadam Kebakaran, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKI turun langsung ke lokasi untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan.
Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena sebagian besar bangunan terbuat dari material kayu yang mudah terbakar.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memeriksa instalasi listrik dan memastikan tidak ada sumber api yang berisiko di dalam rumah.
Pemerintah setempat juga dikabarkan tengah mendata kerugian serta menyiapkan bantuan darurat bagi keluarga korban. (***)
0 Komentar