Musi Online https://musionline.co.id 08 December 2025 @17:55 134 x dibaca 
Diduga Kecelakaan Tunggal, Pengendara Motor Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Pinggir Jalan Lahat–Semendo.
Musionline.co.id, Muara Enim - Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lahat.
Seorang pengendara sepeda motor berusia lanjut ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Semendo dan Mulak, tepatnya di Desa Tanah Abang, pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.
Korban diketahui bernama Nasrun (64), warga Desa Aremantai, Kecamatan Semendo Darat Ulu (SDU).
Saat ditemukan warga, korban dalam posisi terlentang di pinggir jalan dengan kondisi sepeda motor tergeletak tidak jauh dari tubuh korban.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka lecet di bagian pelipis yang diduga akibat benturan saat terjatuh.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di lokasi kejadian.
Melihat ada seorang pria tergeletak di bahu jalan, warga segera berhenti dan berusaha memberikan pertolongan.
Namun, saat diperiksa, korban diketahui sudah tidak bernyawa. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat.
Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tunggal tersebut.
Ia mengatakan, setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Semendo langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, korban diduga mengalami kecelakaan tunggal. Korban terjatuh dari sepeda motornya dan mengalami benturan di bagian kepala yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat,” jelas AKP RTM Situmorang.
Adapun sepeda motor yang digunakan korban adalah Honda Supra Fit yang diketahui tidak menggunakan nomor polisi.
Kendaraan tersebut mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor dan melakukan pendataan di lokasi kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pratama Semendo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak keluarga korban juga telah diberitahu terkait kejadian tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur-jalur penghubung antardesa yang memiliki kondisi jalan berkelok dan rawan licin, terlebih di musim penghujan seperti saat ini.
“Kami mengingatkan para pengendara agar selalu menjaga kecepatan, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit saat melakukan perjalanan. Jalan licin dan kurangnya konsentrasi dapat berujung pada kecelakaan fatal,” pungkas AKP RTM Situmorang.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian guna memastikan tidak adanya unsur lain di balik peristiwa tersebut. (***)
0 Komentar