
Musionline.co.id, Jakarta – Penetapan anggota komponen cadangan (komcad) dapat menjadi media promosi untuk menarik berbagai lapisan masyarakat mengimplementasikan nilai bela negara. Sehingga, di masa mendatang banyak dari berbagai lapisan itu dapat mengikuti jejak menjadi anggota komponen cadangan.
“Komponen cadangan terus menjadi inspirasi bela negara bagi masyarakat,” kata Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin yang didampingi Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto pada upacara Penetapan Komponen Cadangan, Kamis (8/9).
Menurut Wapres, pelatihan yang diberikan oleh pemangku kepentingan dalam program komponen cadangan harus dilakukan dengan kreatif dan inovatif seiring dengan perkembangan zaman. Sebab, pelatihan yang dilakukan dengan sesuai kondisi-kondisi faktual masyarakat pada saat ini. Sehingga semakin membuat banyak lapisan masyarakat tertarik mengikuti pelatihan menjadi komponen cadangan.
“Kembangkan pelatihan yang kreatif dan kekinian agar program bela negara efektif menjangkau berbagai kelompok sasaran masyarakat,” kata Wapres Ma’ruf Amin.
Pelatihan yang diberikan, imbuh Ma’ruf, harus didesain dengan perspektif yang lebih luas. Mencakup pertahanan konvensional dan ancaman non tradisional pertahanan modern. Dengan mengutamakan penggunaan teknologi yang berkembang pada saat ini.
“Menggabungkan pola pertahanan konvensional dan ancaman non tradisional pertahanan modern mengutamakan teknologi informasi dan komunikasi serta peralatan canggih,” kata Ma’ruf.
Kemudian, komponen cadangan juga harus mampu membangun komunikasi publik yang efektif. Sehingga, masyarakat mengetahui berkaitan dengan betapa pentingnya peran dan fungsinya dari komponen cadangan.
Adanya hal itu, akan membuat seluruh elemen masyarakat dapat secara sadar diri, untuk mengikuti pelatihan yang digelar dalam komponen cadangan. Efek tersebut, akan membuat semakin masif masyarakat yang mengikuti pelatihan tersebut.
“Muncul kesadaran kolektif seluruh anak bangsa untuk ambil bagian dalam upaya bela negara ketika menjadi anggota komponen cadangan,” tukas Ma’ruf.
Sementara itu, Menhan Prabowo Subianto menyebutkan ada 2.974 orang ditetapkan sebagai Komcad Pertahanan Negara. Komcad 2022 ini akan memperkuat dan memperbesar kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) matra darat, laut, dan udara.
“Sebanyak 2.974 orang Komcad Pertahanan Negara ini, dibagi menjadi lima batalyon yang dilatih di masing-masing matra. Yakni, Matra Darat sebanyak 450 orang di Rindam II/Sriwijaya, 500 orang di Rindam VI/Mulawarman dan 500 orang di Rindam XIV/Hasanuddin. Kemudian, 499 orang Matra Laut di Kodikmar Surabaya serta 500 orang Matra Udara di Pusdiklat Kopasgat, Bandung. Selain itu 50 orang wanita dilatih di Pusdik Kowad dan 475 orang Kadet Unhan di Unhan RI,” kata Prabowo.
Pembentukan Komponen Cadangan TA. 2022 dimulai dengan proses pendaftaran secara sukarela pada 1 Maret sampai 8 Mei 2022. Selanjutnya, tahapan seleksi pada 9 sampai 27 Mei 2022 dan Pendidikan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) pada 30 Mei sampai 27 Agustus 2022 serta Penetapan pada 8 September 2022. (hattadi)