Musi Online https://musionline.co.id 06 May 2025 @21:04 705 x dibaca 
Pria tanpa identitas alias Mr X ditemukan mengapung di Sungai Komering Desa Srigeni Baru Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI saat dibawa ke RSUD Kayuagung untuk divisum, Selasa 6 Mei 2025.
Musionline.co.id, OKI – Warga Desa Srigeni Baru, Kecamatan Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria tak dikenal yang mengapung di Sungai Komering pada Selasa pagi, 6 Mei 2025.
Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tubuh sudah mulai membusuk dan kulit yang mengelupas.
Yang membuat warga semakin penasaran adalah karena mayat pria itu terlihat mengenakan kalung tasbih di lehernya, menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat mengenai identitas dan penyebab kematiannya.
Kapolsek Kota Kayuagung, Iptu Joni Saibi, saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengatakan bahwa jasad pria tak dikenal itu pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan setempat sekitar pukul 07.30 WIB.
"Mayat ditemukan dalam kondisi mengapung di pinggiran Sungai Komering, tepatnya di wilayah Desa Srigeni Baru. Informasi awal kami terima dari warga, dan kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi," terang Iptu Joni.
Sekitar pukul 07.45 WIB, tim kepolisian bersama warga mengevakuasi jasad tersebut dan langsung membawanya ke RSUD Kayuagung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Staf Humas RSUD Kayuagung, Dedi Sepriadi, menjelaskan bahwa kondisi tubuh korban sudah menunjukkan tanda-tanda pembusukan parah.
Hal ini menunjukkan bahwa jasad tersebut kemungkinan telah berada di air lebih dari dua hari.
"Saat ditemukan, kulit mayat sudah mengelupas, bau menyengat juga cukup kuat. Ini menandakan proses pembusukan sudah cukup lanjut," ungkap Dedi.
Ia menambahkan, biasanya mayat orang tenggelam baru mengapung setelah lebih dari 24 jam. Namun kondisi tubuh korban ini menunjukkan waktu yang lebih lama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun warga yang melapor kehilangan anggota keluarga atau yang mengenali ciri-ciri korban.
Kepolisian pun mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten OKI dan sekitarnya, yang merasa kehilangan anggota keluarga laki-laki agar segera menghubungi Polsek Kota Kayuagung atau datang langsung ke RSUD Kayuagung.
"Kami masih menunggu laporan dari masyarakat. Ciri-ciri korban sudah kami dokumentasikan, termasuk keberadaan tasbih yang dikenakan. Semoga ini bisa membantu mengungkap identitasnya," jelas Iptu Joni.
Penemuan tasbih di leher korban juga menimbulkan berbagai spekulasi.
Sebagian warga menduga pria tersebut mungkin seorang musafir atau seseorang yang memiliki latar belakang religius.
Namun, pihak kepolisian belum bisa memastikan latar belakang korban karena belum ada data atau dokumen identitas yang ditemukan di sekitar lokasi penemuan.
Meski demikian, Kapolsek Kayuagung menegaskan bahwa pihaknya akan tetap menjalankan prosedur sesuai hukum yang berlaku, termasuk menunggu hasil visum dan autopsi jika diperlukan.
"Kami akan terus menyelidiki dan mengungkap siapa sebenarnya korban ini dan apa penyebab kematiannya. Apakah murni tenggelam, atau ada unsur lain, semua masih dalam proses pendalaman," pungkasnya. (***)
0 Komentar